Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Faktor Penentu Pembelian Roasted Bean oleh Coffee Shop di Kota Mataram

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis perilaku pembelian roasted bean oleh coffee shop di Kota Mataram. (2) Mengidentifikasi faktor penentu pembelian roasted bean. (3) Menganalisis hubungan antara atribut dengan preferensi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Unit analisis dalam penelitian ini adalah coffee shop di Kota Mataram yang membeli roasted bean. Penentuan daerah sampel secara purposive sampling dengan pertimbangan daerah tersebut terdapat coffee shop. Penentuan jumlah responden dengan rumus slovin, penentuan jumlah responden setiap daerah sampel dengan metode proportional sampling, selanjutnya penentuan responden setiap daerah sampel dengan metode random sampling. Jenis data pada penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Pengumpulan data dengan teknik wawancara terstruktur menggunakan kuesioner. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kualitatif dan analisis konjoin dengan SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Perilaku pembelian roasted bean ditinjau di penelitian alasan produk bermutu (47,6%), ketersediaan roasted bean (28,6%), dan harga terjangkau (23,8%). Frekuensi pembelian roasted bean ≥ 4 kali/bulan (52,4%), 2 kali/bulan (28,6%), serta 1 dan 3 kali/bulan masing-masing (9,5%). Jumlah setiap pembelian sebanyak > 2 kg (64,3%), 2 kg (21,4%), dan < 2 kg (14,3%). (2) faktor penentu dari tertinggi-terendah adalah roasted bean dengan level roasting medium roast, varian jenis biji kopi arabika, harga < Rp 250.000 perkilogram, dan proses biji kopinya washed. (3) Terdapat hubungan yang sangat kuat antara antara atribut dengan preferensi konsumen. Terdapat saran untuk pemerintah, bisnis roastery, coffee shop, dan peneliti.
Title: Analisis Faktor Penentu Pembelian Roasted Bean oleh Coffee Shop di Kota Mataram
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis perilaku pembelian roasted bean oleh coffee shop di Kota Mataram.
(2) Mengidentifikasi faktor penentu pembelian roasted bean.
(3) Menganalisis hubungan antara atribut dengan preferensi.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif.
Unit analisis dalam penelitian ini adalah coffee shop di Kota Mataram yang membeli roasted bean.
Penentuan daerah sampel secara purposive sampling dengan pertimbangan daerah tersebut terdapat coffee shop.
Penentuan jumlah responden dengan rumus slovin, penentuan jumlah responden setiap daerah sampel dengan metode proportional sampling, selanjutnya penentuan responden setiap daerah sampel dengan metode random sampling.
Jenis data pada penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif.
Sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder.
Pengumpulan data dengan teknik wawancara terstruktur menggunakan kuesioner.
Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kualitatif dan analisis konjoin dengan SPSS versi 23.
Hasil penelitian menunjukkan: (1) Perilaku pembelian roasted bean ditinjau di penelitian alasan produk bermutu (47,6%), ketersediaan roasted bean (28,6%), dan harga terjangkau (23,8%).
Frekuensi pembelian roasted bean ≥ 4 kali/bulan (52,4%), 2 kali/bulan (28,6%), serta 1 dan 3 kali/bulan masing-masing (9,5%).
Jumlah setiap pembelian sebanyak > 2 kg (64,3%), 2 kg (21,4%), dan < 2 kg (14,3%).
(2) faktor penentu dari tertinggi-terendah adalah roasted bean dengan level roasting medium roast, varian jenis biji kopi arabika, harga < Rp 250.
000 perkilogram, dan proses biji kopinya washed.
(3) Terdapat hubungan yang sangat kuat antara antara atribut dengan preferensi konsumen.
Terdapat saran untuk pemerintah, bisnis roastery, coffee shop, dan peneliti.

Related Results

British Food Journal Volume 46 Issue 12 1944
British Food Journal Volume 46 Issue 12 1944
1. The Committee have received a request from the Tea and Coffee Division for advice as to appropriate standards for liquid “coffee essences” including coffee and chicory essences,...
ANALISIS PENGEMBANGAN USAHA COFFEE SHOP DENGAN PENDEKATAN PEST PASCA PANDEMI COVID-19 DI KOTA DENPASAR
ANALISIS PENGEMBANGAN USAHA COFFEE SHOP DENGAN PENDEKATAN PEST PASCA PANDEMI COVID-19 DI KOTA DENPASAR
ABSTRACTAnalysis of Coffee Shop Business Development with the Post-Covid-19 PEST Approach in Denpasar City. This study intends to understand the effect of the analysis of coffee sh...
ARABICA COFFEE PROCESSED PRODUCT DEVELOPMENT STRATEGY IN CENTRAL ACEH DISTRICT
ARABICA COFFEE PROCESSED PRODUCT DEVELOPMENT STRATEGY IN CENTRAL ACEH DISTRICT
Gayo coffee is quite famous in the world because it has a distinctive aroma and enjoyment and if it is cupped or taste tested . Aspects of coffee marketing can be viewed in terms o...
PENGGUNAAN MEDIA KOMUNIKASI INSTAGRAM @pointcoffeeid DALAM MEMPERTAHANKAN BRAND IMAGE
PENGGUNAAN MEDIA KOMUNIKASI INSTAGRAM @pointcoffeeid DALAM MEMPERTAHANKAN BRAND IMAGE
ABSTRAK Usaha kedai kopi menjadi salah satu ranah usaha yang banyak diminati banyak orang di Indonesia karena kopi sendiri merupakan salah satu komoditas terbesar di Indones...
Sosiologi Dyah Ayu Kusumastuti 30422030
Sosiologi Dyah Ayu Kusumastuti 30422030
This research will discuss the process of making coffee that has been made by Mrs. Siyah in Gondangan Hamlet, Tirtomulyo Village, planting District, Kendal Regency, Central Java, w...
STRATEGI PEMASARAN DALAM MEMPERTAHANKAN BISNIS COFFEE SHOP DI MASA PANDEMI COVID-19 (STUDI ANOMALI COFFEE MAKASSAR)
STRATEGI PEMASARAN DALAM MEMPERTAHANKAN BISNIS COFFEE SHOP DI MASA PANDEMI COVID-19 (STUDI ANOMALI COFFEE MAKASSAR)
Abstrak. “Strategi Pemasaran Dalam Mempertahankan Bisnis Coffee Shop di Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus Anomali Coffee Makassar).” Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stra...
The emergence and development of new coffee culture in Thailand
The emergence and development of new coffee culture in Thailand
This thesis aims at studying the emergence and development of new coffee culture in Thailand. It attempts to answer two research questions: what is the style of the newly emerged c...

Back to Top