Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Transformasi Kriya Kayu dari Fungsi Motif Rumah Adat Menuju Produk Komersial

View through CrossRef
Kriya kayu merupakan bagian penting dari warisan budaya Nusantara yang secara historis terintegrasi dalam konstruksi dan ornamen rumah adat sebagai elemen struktural sekaligus medium ekspresi simbolik dan estetis. Namun, perkembangan industri kreatif dan dinamika globalisasi telah mendorong terjadinya pergeseran fungsi kriya kayu menuju produk komersial yang berorientasi pasar. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses transformasi kriya kayu dari konteks arsitektur tradisional ke ranah produk komersial serta implikasinya terhadap nilai estetika, identitas budaya, dan keberlanjutan praktik kriya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui kajian literatur dan analisis kontekstual terhadap praktik kriya kayu di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi kriya kayu tidak hanya berupa perubahan fungsi, tetapi juga mencakup adaptasi desain, integrasi teknologi produksi, dan rekonstruksi makna estetika yang menempatkan kriya kayu sebagai entitas hibrid antara tradisi dan logika industri kreatif. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberlanjutan kriya kayu tidak dapat dilepaskan dari strategi inovasi yang tetap berakar pada nilai budaya lokal. Penelitian ini menawarkan perspektif konseptual mengenai transformasi kriya kayu sebagai model adaptasi budaya yang relevan bagi pengembangan industri kreatif berbasis warisan budaya di Indonesia.    
Universitas Maarif Hasyim Latif Sidoarjo
Title: Transformasi Kriya Kayu dari Fungsi Motif Rumah Adat Menuju Produk Komersial
Description:
Kriya kayu merupakan bagian penting dari warisan budaya Nusantara yang secara historis terintegrasi dalam konstruksi dan ornamen rumah adat sebagai elemen struktural sekaligus medium ekspresi simbolik dan estetis.
Namun, perkembangan industri kreatif dan dinamika globalisasi telah mendorong terjadinya pergeseran fungsi kriya kayu menuju produk komersial yang berorientasi pasar.
Penelitian ini bertujuan menganalisis proses transformasi kriya kayu dari konteks arsitektur tradisional ke ranah produk komersial serta implikasinya terhadap nilai estetika, identitas budaya, dan keberlanjutan praktik kriya.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui kajian literatur dan analisis kontekstual terhadap praktik kriya kayu di Indonesia.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi kriya kayu tidak hanya berupa perubahan fungsi, tetapi juga mencakup adaptasi desain, integrasi teknologi produksi, dan rekonstruksi makna estetika yang menempatkan kriya kayu sebagai entitas hibrid antara tradisi dan logika industri kreatif.
Temuan ini mengindikasikan bahwa keberlanjutan kriya kayu tidak dapat dilepaskan dari strategi inovasi yang tetap berakar pada nilai budaya lokal.
Penelitian ini menawarkan perspektif konseptual mengenai transformasi kriya kayu sebagai model adaptasi budaya yang relevan bagi pengembangan industri kreatif berbasis warisan budaya di Indonesia.
   .

Related Results

STUDI KASUS BATIK KAJANG PADATI PADA EMI ARLIN FASHION DESIGNER DI KOTA PADANG
STUDI KASUS BATIK KAJANG PADATI PADA EMI ARLIN FASHION DESIGNER DI KOTA PADANG
Each batik product in various regions has its own characteristics with different sources of inspiration. Such as kajang padati batik from West Sumatra which has its own characteris...
Pendekatan Positivistik dalam Studi Hukum Adat
Pendekatan Positivistik dalam Studi Hukum Adat
AbstractAdat Positive Legal Science was initiated to simplify Western People (officer, legal enforcer, scholar) to understand adat or adat law. There are two important process to p...
KONSISTENSI MASYARAKAT ADAT TERHADAP TATANAN FISIK SPASIAL KAMPUNG ADAT CIREUNDEU, CIMAHI SELATAN
KONSISTENSI MASYARAKAT ADAT TERHADAP TATANAN FISIK SPASIAL KAMPUNG ADAT CIREUNDEU, CIMAHI SELATAN
Abstrak - Kampung Adat Cireundeu merupakan salah satu Kampung Adat yang masih eksis hingga saat ini. Kampung Adat Cireundeu terletak di Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selat...
Marginalisasi Hukum Adat pada Masyarakat Adat The marginalization of adat law on adat communities
Marginalisasi Hukum Adat pada Masyarakat Adat The marginalization of adat law on adat communities
Tulisan ini berupaya melihat marjinalisasi adat, hukum adat serta implikasinya pada masyarakat adat. Dalam konteks Indonesia, meskipun Konstitusi dan beberapa aturan formal mengaku...
Digitalisasi Ornamen Mesikhat pada Rumah Adat Alas Aceh Tenggara
Digitalisasi Ornamen Mesikhat pada Rumah Adat Alas Aceh Tenggara
Arsitektur Rumah Adat Alas Aceh Tenggara merupakan rumah hunian masyarakat suku Alas yang mendiami daerah di kabupaten Aceh Tenggara. Umumnya bentuk ruamah adat Alas hampir sama de...
FUNGSI SOSIOBUDAYA RUMAH ADAT TONGKONAN SUKU TORAJA DI LALIKAN PANGALA’, TORAJA UTARA, SULAWESI SELATAN, INDONESIA
FUNGSI SOSIOBUDAYA RUMAH ADAT TONGKONAN SUKU TORAJA DI LALIKAN PANGALA’, TORAJA UTARA, SULAWESI SELATAN, INDONESIA
  ABSTRAK Rumah Adat Tongkonan merupakan warisan budaya yang dimiliki Suku Toraja di Indonesia dimana ianya menjadi pusat kehidupan sebagai rumah adat yang multifungsi. Secara um...
Bentuk Dan Fungsi Batee Ranup Bagi Masyarakat Aceh
Bentuk Dan Fungsi Batee Ranup Bagi Masyarakat Aceh
ABSTRACT Batee ranup has a variety of shapes and motifs, such as round or round oval shapes that have legs and there are also square shapes in general. Batee ranup has five kinds o...
MOTIF UKIRAN KERAWANG GAYO PADA RUMAH ADAT GAYO DI KABUPATEN ACEH TENGAH PROVINSI ACEH
MOTIF UKIRAN KERAWANG GAYO PADA RUMAH ADAT GAYO DI KABUPATEN ACEH TENGAH PROVINSI ACEH
AbstrakKerawang Gayo merupakan hiasan berupa motif ukir atau ragam hias yang diterapkan pada rumah adat Gayo di Kabupaten Aceh Tengah. Motif kerawang diciptakan oleh masyarakat Gay...

Back to Top