Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Strategi Marketing Komunikasi pada Channel Youtube “Jurnal Risa”

View through CrossRef
Dunia kreativitas dalam ranah konten Youtube terus berkembang, terkhusus di Indonesia. Para content creator harus membuat strategi marketing komunikasi untuk tetap eksis di depan audiens. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali strategi marketing komunikasi pada channel Youtube Jurnal Risa, seorang content creator khususnya dalam konten horor yang terkenal dan berhasil menarik banyak perhatian viewers serta keterlibatan pengguna. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan paradigma konstruktivisme serta teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa hambatan yang dialami oleh Jurnal Risa adalah adanya persaingan pasar yang terus meningkat dikarenakan munculnya content creator dan mengalami kesulitan untuk bekerja sama dengan brand untuk mendapatkan sponsor. Adapun upaya tim Jurnal Risa yaitu selalu memperbaharui ide-ide konten mereka agar audiens tidak pernah merasa bosan dan selalu menunggu konten-konten mereka. Jurnal Risa menentukan konten mereka agar tetap unggul di platform Youtube yaitu bisa dilihat dari jenis konten dan visual mereka di media sosial Instagram bahwa walaupun mereka bergerak di bidang konten horor, tetapi mereka tidak pernah membuat para audiensnya ketakutan. Dan terakhir tentunya mereka memanfaatkan fitur di Youtube yaitu Youtube Membership untuk menambahkan pemasukan serta dapat berkomunikasi secara lebih intens dengan audiens atau penggemar berat Jurnal Risa. Strategi marketing komunikasi tim Jurnal Risa memperkuat hubungan antara audiens dengan content creator, berhasil menciptakan konten yang menarik perhatian audiens, dan mengoptimalkan platform digital yang terus berkembang.
Title: Strategi Marketing Komunikasi pada Channel Youtube “Jurnal Risa”
Description:
Dunia kreativitas dalam ranah konten Youtube terus berkembang, terkhusus di Indonesia.
Para content creator harus membuat strategi marketing komunikasi untuk tetap eksis di depan audiens.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali strategi marketing komunikasi pada channel Youtube Jurnal Risa, seorang content creator khususnya dalam konten horor yang terkenal dan berhasil menarik banyak perhatian viewers serta keterlibatan pengguna.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan paradigma konstruktivisme serta teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa hambatan yang dialami oleh Jurnal Risa adalah adanya persaingan pasar yang terus meningkat dikarenakan munculnya content creator dan mengalami kesulitan untuk bekerja sama dengan brand untuk mendapatkan sponsor.
Adapun upaya tim Jurnal Risa yaitu selalu memperbaharui ide-ide konten mereka agar audiens tidak pernah merasa bosan dan selalu menunggu konten-konten mereka.
Jurnal Risa menentukan konten mereka agar tetap unggul di platform Youtube yaitu bisa dilihat dari jenis konten dan visual mereka di media sosial Instagram bahwa walaupun mereka bergerak di bidang konten horor, tetapi mereka tidak pernah membuat para audiensnya ketakutan.
Dan terakhir tentunya mereka memanfaatkan fitur di Youtube yaitu Youtube Membership untuk menambahkan pemasukan serta dapat berkomunikasi secara lebih intens dengan audiens atau penggemar berat Jurnal Risa.
Strategi marketing komunikasi tim Jurnal Risa memperkuat hubungan antara audiens dengan content creator, berhasil menciptakan konten yang menarik perhatian audiens, dan mengoptimalkan platform digital yang terus berkembang.

Related Results

The influence of micro influencers and digital marketing on product purchasing decisions at tiktok shop in bengkulu city
The influence of micro influencers and digital marketing on product purchasing decisions at tiktok shop in bengkulu city
THE INFLUENCE OF MICRO-INFLUENCERS AND DIGITAL MARKETING ON PURCHASE DECISIONS OF TIKTOK SHOP CUSTOMERS IN BENGKULU CITY Andhes Tiani Putri, Meylaty F   12Faculty Of Economic E...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
En skvatmølle i Ljørring
En skvatmølle i Ljørring
A Horizontal Mill at Ljørring, Jutland.Horizontal water-mills have been in use in Jutland since the beginning of the Christian era 2). But the one here described shows so close a c...
STRATEGI PEMASARAN DALAM PERSEKTIF MARKETING SYARIAH PADA UKM SALMA BED ALKES
STRATEGI PEMASARAN DALAM PERSEKTIF MARKETING SYARIAH PADA UKM SALMA BED ALKES
Abstrak Peningkatan persaingan dan perubahan dinamika pasar menuntut UKM untuk mengembangkan strategi pemasaran yang efisien dan efektif. Dengan persaingan yang ketat menjadi satu...
Implementasi Strategi green marketing Di Kantin Amanah PPA lubangsa Utara Putri Indonesia
Implementasi Strategi green marketing Di Kantin Amanah PPA lubangsa Utara Putri Indonesia
Kerusakan lingkungan merupakan masalah yang sulit diatasi oleh manusia karena perkembangan bisnis yang semakin pesat sehingga menimbulkan efek negative bagi lingkungan hidup. Akan ...
Strategi Komunikasi Marketing Public Relations Barli Coffee
Strategi Komunikasi Marketing Public Relations Barli Coffee
Abstract. Barli Coffee, one of the Coffee Shops in the city of Bandung, which is adjacent to the Art Museum, has a different concept from other Coffee Shop concepts. Entering the e...
EFISIENSI PEMASARAN JAGUNG DI KELURAHAN KALAMPANGAN KECAMATAN SABANGAU KOTA PALANGKA RAYA
EFISIENSI PEMASARAN JAGUNG DI KELURAHAN KALAMPANGAN KECAMATAN SABANGAU KOTA PALANGKA RAYA
The aim of this research is to analyze marketing channel, marketing institution, marketing function, marketing margin, marketing cost, marketing profit, corn farmer's share, market...

Back to Top