Javascript must be enabled to continue!
Role of Ki Hajar Dewantara in Instilling Character Education in Students
View through CrossRef
Penelitian ini membahas tentang peranan Ki Hajar Dewantara dalam menanamkan pendidikan karakter siswa yang terdapat dalam puisi Teratai karya Sanusi Pane. Kajian yang digunakan pada penelitian ini adalah hermeneutika pada sebuah puisi. Kajian ini digunakan karena kajian hermeneutika yang merupakan titik awal sebuah kajian sastra yang bersifat alternatif untuk memahami makna simbol-simbol dalam karya sastra. Jenis pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dan sumber data yang diolah merupakan hasil dari analisis dokumendan telaah pustaka. Kajian hermeneutika pada puisi “Teratai” karya Sanusi Pane ini mengacu pada perkembangan zaman dan kanonisasi sastra yang beraneka ragam. Seorang penyair atau penulis puisi pasti memiliki tujuan khusus dan persembahan dalam tulisan sastra, tidak terkecuali seorang Sanusi Pane yang membuat puisi “Teratai”. Sajak Sanusi Pane “Teratai” menyimbolkan Ki Hajar Dewantara yang menjaga bumi Indonesia dengan ajarannya yang bersifat edukatif dan menyentuh aspek kebangsaan dengan semangat keindonesiaan yang murni. Puisi ini berisi peranan dan sekaligus pujian terhadap Ki Hajar Dewantara sebagai tokoh yang pantas untuk diteladani dalam hal pundidikan untuk kehidupan sepanjang hayat. Ia dibandingkan dengan bunga yang tidak menonjolkan diri namun namanya terkenal di seluruh penjuru dunia.
Kata kunci: kajian, puisi, hermeneutika, pendidikan, karakter.
Title: Role of Ki Hajar Dewantara in Instilling Character Education in Students
Description:
Penelitian ini membahas tentang peranan Ki Hajar Dewantara dalam menanamkan pendidikan karakter siswa yang terdapat dalam puisi Teratai karya Sanusi Pane.
Kajian yang digunakan pada penelitian ini adalah hermeneutika pada sebuah puisi.
Kajian ini digunakan karena kajian hermeneutika yang merupakan titik awal sebuah kajian sastra yang bersifat alternatif untuk memahami makna simbol-simbol dalam karya sastra.
Jenis pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dan sumber data yang diolah merupakan hasil dari analisis dokumendan telaah pustaka.
Kajian hermeneutika pada puisi “Teratai” karya Sanusi Pane ini mengacu pada perkembangan zaman dan kanonisasi sastra yang beraneka ragam.
Seorang penyair atau penulis puisi pasti memiliki tujuan khusus dan persembahan dalam tulisan sastra, tidak terkecuali seorang Sanusi Pane yang membuat puisi “Teratai”.
Sajak Sanusi Pane “Teratai” menyimbolkan Ki Hajar Dewantara yang menjaga bumi Indonesia dengan ajarannya yang bersifat edukatif dan menyentuh aspek kebangsaan dengan semangat keindonesiaan yang murni.
Puisi ini berisi peranan dan sekaligus pujian terhadap Ki Hajar Dewantara sebagai tokoh yang pantas untuk diteladani dalam hal pundidikan untuk kehidupan sepanjang hayat.
Ia dibandingkan dengan bunga yang tidak menonjolkan diri namun namanya terkenal di seluruh penjuru dunia.
Kata kunci: kajian, puisi, hermeneutika, pendidikan, karakter.
Related Results
Peran Kepemimpinan Transformatif Ki Hajar Dewantara Dalam Pengembangan Madrasah Unggul: Sebuah Kajian Literatur
Peran Kepemimpinan Transformatif Ki Hajar Dewantara Dalam Pengembangan Madrasah Unggul: Sebuah Kajian Literatur
Abstract
Transformative leadership is considered an approach that is able to change organizational culture and create a dynamic learning environment. This research aims to anal...
Cometary Physics Laboratory: spectrophotometric experiments
Cometary Physics Laboratory: spectrophotometric experiments
<p><strong><span dir="ltr" role="presentation">1. Introduction</span></strong&...
Sekolah Alam vs. Ki Hajar Dewantara: A Progressive Humanism Study
Sekolah Alam vs. Ki Hajar Dewantara: A Progressive Humanism Study
This study aimed to examine the parallels and distinctions between the Sekolah Alam methodology and Ki Hajar Dewantara's perspectives within the framework of progressive humanism. ...
Tentang Kepemimpinan Ki Hajar Dewantoro
Tentang Kepemimpinan Ki Hajar Dewantoro
Ki Hajar Dewantoro was born at Yogyakarta on 2 May 1819, he is the father of Indonesian education and an Indonesian hero. Ki Hajar Dewantoro was born with the name Raden Mas Suward...
Teaching and Engaging International Students
Teaching and Engaging International Students
International student mobility has been increasingly subject to turbulences in politics, culture, economics, natural disasters, and public health. The new deca...
Pendidikan yang Membebaskan dalam Bingkai Filosofi Ki Hajar Dewantara dan Pancasila
Pendidikan yang Membebaskan dalam Bingkai Filosofi Ki Hajar Dewantara dan Pancasila
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis konsep pendidikan yang membebaskan dalam bingkai filosofi Ki Hajar Dewantara dan nilai-nilai Pancasila serta relevansinya dalam memb...
IMPLEMENTASI PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DI SMP MUHAMMADIYAH 3 AMPEL KECAMATAN AMPEL KABUPATEN BOYOLALI
IMPLEMENTASI PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DI SMP MUHAMMADIYAH 3 AMPEL KECAMATAN AMPEL KABUPATEN BOYOLALI
School is one place to shape the character of students. Character education in schools can succeed optimally if the implementation is integrated through school rules and regulation...
Kihajar Dewantara's Views on Character Education and Its Relevance in the Learning of Faith and Morals in Elementary Madrasahs
Kihajar Dewantara's Views on Character Education and Its Relevance in the Learning of Faith and Morals in Elementary Madrasahs
The view of character education is indeed the main focus in building a quality generation. This study seems very relevant in the context of education in Indonesia, especially in th...

