Javascript must be enabled to continue!
Rekayasa Kayu Eucalyptus pellita F. Muell Dengan Teknologi Oil Heat Treatment (OHT)
View through CrossRef
Tanaman Eucalyptus pellita F. Muell merupakan tanaman yang banyak dikembangkan pada Hutan Tanam Industri (HTI) Indonesia, karena tanaman ini merupakan kayu cepat tumbuh (Fast growing). Kayu Eucalyptus pellita F. Muell memiliki kelemahan dari segi kualitas keawetan maupun kekuatan kayunya. Oleh karena itu, diperlukan aplikasi teknologi yang ramah lingkungan dan tepat guna. Perlakuan pemanasan Oil Heat Treatment (OHT) merupakan salah satu teknologi kayu yang ramah lingkungan dan tepat guna karena tidak ada bahan kimia selama proses perlakuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh durasi waktu OHT 1 jam, 2 jam dan 3 jam dengan suhu 200 ± 2°C terhadap perubahan sifat fisika mekanika kayu Eucalyptus pellita F. Muell. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode perlakuan modifikasi panas Oil Heat Treatment (OHT) menggunakan minyak goreng bekas dapat menurunkan kadar air kayu seiring lama durasi pemanasan serta meningkatkan nilai kerapatan, Modulus of Elastisity (MoE) dan Modulus of Rupture (MoR) kayu Eucalyptus pellita F. Muell walapun hasil analisis statistik pada penelitian menunjukkkan bahwa perlakuan tidak memberikan pengaruh yang signifikan.
Universitas Palangka Raya
Title: Rekayasa Kayu Eucalyptus pellita F. Muell Dengan Teknologi Oil Heat Treatment (OHT)
Description:
Tanaman Eucalyptus pellita F.
Muell merupakan tanaman yang banyak dikembangkan pada Hutan Tanam Industri (HTI) Indonesia, karena tanaman ini merupakan kayu cepat tumbuh (Fast growing).
Kayu Eucalyptus pellita F.
Muell memiliki kelemahan dari segi kualitas keawetan maupun kekuatan kayunya.
Oleh karena itu, diperlukan aplikasi teknologi yang ramah lingkungan dan tepat guna.
Perlakuan pemanasan Oil Heat Treatment (OHT) merupakan salah satu teknologi kayu yang ramah lingkungan dan tepat guna karena tidak ada bahan kimia selama proses perlakuan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh durasi waktu OHT 1 jam, 2 jam dan 3 jam dengan suhu 200 ± 2°C terhadap perubahan sifat fisika mekanika kayu Eucalyptus pellita F.
Muell.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode perlakuan modifikasi panas Oil Heat Treatment (OHT) menggunakan minyak goreng bekas dapat menurunkan kadar air kayu seiring lama durasi pemanasan serta meningkatkan nilai kerapatan, Modulus of Elastisity (MoE) dan Modulus of Rupture (MoR) kayu Eucalyptus pellita F.
Muell walapun hasil analisis statistik pada penelitian menunjukkkan bahwa perlakuan tidak memberikan pengaruh yang signifikan.
Related Results
Growth Responses of Eucalyptus pellita F. Muell Plantations in South Sumatra to Macronutrient Fertilisers Following Several Rotations of Acacia mangium Willd.
Growth Responses of Eucalyptus pellita F. Muell Plantations in South Sumatra to Macronutrient Fertilisers Following Several Rotations of Acacia mangium Willd.
Eucalyptus pellita has rapidly emerged as the species that has replaced Acacia mangium in broad-scale commercial plantations in Indonesia following widespread losses due to disease...
Association between standing blood pressure and autonomic dysfunction in orthostatic hypertension
Association between standing blood pressure and autonomic dysfunction in orthostatic hypertension
Background: Orthostatic hypertension (OHT), characterized by a significant increase in systolic blood pressure (SBP) upon standing, has been recognized as a risk factor for adverse...
PEMANFAATAN KAYU SEBAGAI BAHAN STRUKTUR BANGUNAN
PEMANFAATAN KAYU SEBAGAI BAHAN STRUKTUR BANGUNAN
Upaya penanaman kembali hutan-hutan yang gundul sudah dilakukan berbagai fihak, baikpemegang HPH maupun pemerintah melalui pemilihan bibit-bibit pohon denganpertumbuhan amat cepat ...
ASSA13-14-10 The Heterogeneity of the Two Orthostatic Hypertension Populations Defined by Amplitude and Absolute Methods
ASSA13-14-10 The Heterogeneity of the Two Orthostatic Hypertension Populations Defined by Amplitude and Absolute Methods
Background
Two methods have been used for diagnosing orthostatic hypertension (OHT), but it is unclear whether the populations with OHT defined by these 2 methods...
KARAKTERISASI SIFAT FISIS, MEKANIS DAN REDAMAN AKUSTIK KAYU LOKAL SEBAGAI BAHAN ALAT MUSIK
KARAKTERISASI SIFAT FISIS, MEKANIS DAN REDAMAN AKUSTIK KAYU LOKAL SEBAGAI BAHAN ALAT MUSIK
Tanaman hutan tropis seperti gempol, sonokeling, mahoni, trembesi dan duren tumbuh subur. Selama ini pemanfaatan kayu hutan tersebut hanya digunakan untuk bahan mebelair serta kons...
Growth and Yield of Maize in Eucalyptus Tree Alley Cropping Agroforestry Practice in Kafa Zone, Ethiopia
Growth and Yield of Maize in Eucalyptus Tree Alley Cropping Agroforestry Practice in Kafa Zone, Ethiopia
Abstract
Background and Objective: Recently, the agenda of Eucalyptus has been debatable because of its both positive and negative arguments. And different research results...
KARAKTERISASI BAMBU LAMINASI SEBAGAI BAHAN PEMBANGUNAN KAPAL PERIKANAN
KARAKTERISASI BAMBU LAMINASI SEBAGAI BAHAN PEMBANGUNAN KAPAL PERIKANAN
Penggunaan bambu dibidang konstruksi sampai saat ini masih sangat terbatas dan hanya digunakan pada struktur ringan. Pengembangan penggunaan bambu dibidang struktur, khususnya dibi...
KUALITAS BRIKET ARANG DARI CAMPURAN ARANG KAYU KARET (Hevea brasiliensis Muell. Arg) DAN ARANG KAYU ALABAN (Vitex pubescens Vahl)
KUALITAS BRIKET ARANG DARI CAMPURAN ARANG KAYU KARET (Hevea brasiliensis Muell. Arg) DAN ARANG KAYU ALABAN (Vitex pubescens Vahl)
This research aims to determine the characteristics of charcoal briquettes made from a mixture of rubber wood charcoal and alaban wood charcoal including water content, density, as...

