Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis kemampuan mendribbling bola menggunakan massed and distributed practice pada sepakbola

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan: (1) perbedaan pengaruh metode massed dan distributed practice (2) perbedaan pengaruh bagi pemain yang memiliki koordinasi mata kaki tinggi dan koordinasi mata-kaki rendah (3) interaksi yang signifikan antara metode massed dan distributed practice serta koordinasi mata kaki terhadap kemampuan menggiring bola dalam permainan sepakbola pada pemain Green Boys FC Selengen usia 12-17 tahun. Populasi penelitian ini adalah 37 pemain Green Boys FC Selengen usia 12-17 tahun. Instrumen untuk mengukur koordinasi mata-kaki menggu-nakan Mithcel Soccer Test dan untuk mengukur kemampuan menggiring bola menggunakan tes menggiring bola dari Nurhasan (2011). Teknik analisis data yang digunakan adalah ANOVA dua jalur. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara metode massed dan distributed practice terhadap kemampuan menggiring bola dalam permainan sepakbola pada pemain Green Boys FC Selengen usia 12-17 tahun. Metode distributed practice lebih baik dibandingkan dengan metode massed practice. (2) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan kemampuan koordinasi mata kaki tinggi dan koordinasi mata kaki rendah terhadap kemampuan menggiring bola dalam permainan sepakbola. Pemain dengan kemampuan koordinasi mata-kaki tinggi lebih baik dibandingkan dengan pemain dengan kemampuan koordinasi mata-kaki rendah. (3) Ada interaksi yang signifikan antara metode massed dan distributed practice dan koordinasi mata-kaki tinggi dan koordinasi mata-kaki rendah terhadap kemampuan menggiring bola dalam permainan sepakbola pada pemain Green Boys FC Selengen usia 12-17 tahun. Analysis of the ability to dribble the ball using soccer drills in bulk and distributed Abstract: This research aims to reveal: (1) effect differences between massed and distributed practice method on the ability in dribbling, (2) effect difference among players with high eye-foot coordination and low eye-foot coordination on the ability in dribbling, and (3) the significant interaction between the massed and distributed practice method as well as the eye-foot coordination on the ability in dribbling of the footballers of Green Boys FC Selengen ages 12-17 years. The population was 37 footballers of Green Boys FC Selengen ages 12-17 years. The instruments to measure eye-foot coordination was Mithcel Soccer Test and the test to measure dribbling ability was a test of Nurhasan (2011). The data analysis technique used was the two-way ANOVA. The results are as follows. (1) There is a significantly different effect of massed and distributed practice method on the ability in dribbling in the game of football of footballers of Green Boys FC Selengen ages 12-17 years. The distributed practice method is better than massed practice method. (2) There is a significantly different effect of the ability of the eye-foot coordination and low eye-foot coordination on the ability in dribbling in the game of football. The players with the high ability in high eye-foot coordination compared to those with the ability of the low eye-foot coordination. (3) There is a significant interaction between massed and distributed practice method with high eye-foot coordination and low eye-foot coordination on the ability in dribbling in the game of football of the footballers of Green Boys FC Selengen ages 12-17 years.
Title: Analisis kemampuan mendribbling bola menggunakan massed and distributed practice pada sepakbola
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan: (1) perbedaan pengaruh metode massed dan distributed practice (2) perbedaan pengaruh bagi pemain yang memiliki koordinasi mata kaki tinggi dan koordinasi mata-kaki rendah (3) interaksi yang signifikan antara metode massed dan distributed practice serta koordinasi mata kaki terhadap kemampuan menggiring bola dalam permainan sepakbola pada pemain Green Boys FC Selengen usia 12-17 tahun.
Populasi penelitian ini adalah 37 pemain Green Boys FC Selengen usia 12-17 tahun.
Instrumen untuk mengukur koordinasi mata-kaki menggu-nakan Mithcel Soccer Test dan untuk mengukur kemampuan menggiring bola menggunakan tes menggiring bola dari Nurhasan (2011).
Teknik analisis data yang digunakan adalah ANOVA dua jalur.
Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara metode massed dan distributed practice terhadap kemampuan menggiring bola dalam permainan sepakbola pada pemain Green Boys FC Selengen usia 12-17 tahun.
Metode distributed practice lebih baik dibandingkan dengan metode massed practice.
(2) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan kemampuan koordinasi mata kaki tinggi dan koordinasi mata kaki rendah terhadap kemampuan menggiring bola dalam permainan sepakbola.
Pemain dengan kemampuan koordinasi mata-kaki tinggi lebih baik dibandingkan dengan pemain dengan kemampuan koordinasi mata-kaki rendah.
(3) Ada interaksi yang signifikan antara metode massed dan distributed practice dan koordinasi mata-kaki tinggi dan koordinasi mata-kaki rendah terhadap kemampuan menggiring bola dalam permainan sepakbola pada pemain Green Boys FC Selengen usia 12-17 tahun.
 Analysis of the ability to dribble the ball using soccer drills in bulk and distributed Abstract: This research aims to reveal: (1) effect differences between massed and distributed practice method on the ability in dribbling, (2) effect difference among players with high eye-foot coordination and low eye-foot coordination on the ability in dribbling, and (3) the significant interaction between the massed and distributed practice method as well as the eye-foot coordination on the ability in dribbling of the footballers of Green Boys FC Selengen ages 12-17 years.
The population was 37 footballers of Green Boys FC Selengen ages 12-17 years.
The instruments to measure eye-foot coordination was Mithcel Soccer Test and the test to measure dribbling ability was a test of Nurhasan (2011).
The data analysis technique used was the two-way ANOVA.
The results are as follows.
(1) There is a significantly different effect of massed and distributed practice method on the ability in dribbling in the game of football of footballers of Green Boys FC Selengen ages 12-17 years.
The distributed practice method is better than massed practice method.
(2) There is a significantly different effect of the ability of the eye-foot coordination and low eye-foot coordination on the ability in dribbling in the game of football.
The players with the high ability in high eye-foot coordination compared to those with the ability of the low eye-foot coordination.
(3) There is a significant interaction between massed and distributed practice method with high eye-foot coordination and low eye-foot coordination on the ability in dribbling in the game of football of the footballers of Green Boys FC Selengen ages 12-17 years.

Related Results

Evaluasi Keterampilan Dasar Sepakbola Pada Klub PSGL (Persatuan Sepakbola Gayo Lues) Kabupaten Gayo Lues
Evaluasi Keterampilan Dasar Sepakbola Pada Klub PSGL (Persatuan Sepakbola Gayo Lues) Kabupaten Gayo Lues
Penelitian yang berjudul: “Evaluasi Keterampilan Dasar Sepakbola Pada Klub PSGL (Persatuan Sepakbola Gayo Lues) Kabupaten Gayo Lues Tahun 2013”. Ini mengangkat masalah bagaimana ev...
Tinjauan Kemampuan Teknik Dasar Pemain Sepak Bola Putri SSB Baringin Sati Kabupaten Padang Pariaman
Tinjauan Kemampuan Teknik Dasar Pemain Sepak Bola Putri SSB Baringin Sati Kabupaten Padang Pariaman
Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih rendahnya kemampuan teknik dasar sepakbola pemain Sepakbola putri SSB Baringin Sati Kabupaten Padang Pariaman. Tujuan penelitian ini ...
Pengaruh Latihan Leddericky shuffle dan Lari Segitiga Terhadap Kemampuan Menggiring Bola Mahasiswa Penjaskesrek Unmul
Pengaruh Latihan Leddericky shuffle dan Lari Segitiga Terhadap Kemampuan Menggiring Bola Mahasiswa Penjaskesrek Unmul
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; (1) Apakah ada pengaruh latihan ledder icky shuffle terhadap kemampuan menggiring bola dalam permainan sepak bola MAHASISWA PENJASKESREKU...
makalah permainan bola voli-vania-x mia 3
makalah permainan bola voli-vania-x mia 3
BAB IPENDAHULUANA. Latar BelakangPada awal penemuannya, olahraga permainan bola voli ini diberi nama Mintonette. Olahraga Mintonette ini pertama kali ditemukan oleh seorang In...
Makalah Permainan Bola Voli (Andriany Putri X MIA 3)
Makalah Permainan Bola Voli (Andriany Putri X MIA 3)
BAB IPENDAHULUANA. Latar BelakangPermainan bola voli diciptakan oleh William G. Morgan seorang Instruktur pendidikan jasmani (Director of Phsycal Education) di YMCA pada tanggal ...
Meletakkan keterampilan mental dalam sepakbola pada konteksnya
Meletakkan keterampilan mental dalam sepakbola pada konteksnya
Keterampilan mental dianggap salah satu aspek penting dalam permainan sepakbola. Namun demikian, pembahasan tentang keterampilan mental dalam sepakbola yang berangkat dari perspekt...
Pengembangan Variasi Latihan Kombinasi Passing dan Smash dalam Bola Voli
Pengembangan Variasi Latihan Kombinasi Passing dan Smash dalam Bola Voli
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan variasi latihan kombinasi passing dan smash pada bola voli. Populasi dalam penelitian ini adalah pemain bola voli yang berasal dari tig...

Back to Top