Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH AIR FUEL RATIO (AFR) DAN TEMPERATUR TERHADAP KADAR CO2 DARI GASIFIKASI BIOMASSA KAYU KARET (HEVEA BRASILIENSIS)

View through CrossRef
Proses gasifikasi terjadi di reaktor gasifikasi yang disebut gasifier. Di antara jenis proses gasifikasi, yang paling sederhana dan mampu menghasilkan gas dengan kualitas yang cukup baik adalah jenis gasifikasi downdraft. Dalam penelitian ini akan digunakan gasifier downdraft di mana udara pembakaran akan masuk dari bagian atas atau samping di zona pembakaran dan syngas akan keluar dari bagian bawah reaktor. Pada penelitian ini, gasifikasi biomassa berbahan baku kayu karet dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh AFR dan suhu terhadap nilai kalor dan komposisi syngas dengan menggunakan downdraft gasifier dan batubara sebagai stabilisator. Hasil dari penelitian ini terdapat persentase penurunan CO, H2, dan CH4 karena AFR meningkat, pada 0,64 AFR kadar CO2 menurun secara signifikan pada suhu 700ºC - 800ºC yaitu sebesar 6,01% tanpa batubara. Kondisi optimum terbaik terdapat pada suhu 0,64 AFR dan suhu 800ºC, pada kondisi tersebut didapatkan kadar CO2 sebesar 18,77%. Kondisi operasi terbaik pada penelitian terjadi pada air fuel ratio (AFR) 0,64, temperatur 800ºC dengan batubara sebesar 33,95% dan tanpa batubara sebesar 31,54%.  
Title: PENGARUH AIR FUEL RATIO (AFR) DAN TEMPERATUR TERHADAP KADAR CO2 DARI GASIFIKASI BIOMASSA KAYU KARET (HEVEA BRASILIENSIS)
Description:
Proses gasifikasi terjadi di reaktor gasifikasi yang disebut gasifier.
Di antara jenis proses gasifikasi, yang paling sederhana dan mampu menghasilkan gas dengan kualitas yang cukup baik adalah jenis gasifikasi downdraft.
Dalam penelitian ini akan digunakan gasifier downdraft di mana udara pembakaran akan masuk dari bagian atas atau samping di zona pembakaran dan syngas akan keluar dari bagian bawah reaktor.
Pada penelitian ini, gasifikasi biomassa berbahan baku kayu karet dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh AFR dan suhu terhadap nilai kalor dan komposisi syngas dengan menggunakan downdraft gasifier dan batubara sebagai stabilisator.
Hasil dari penelitian ini terdapat persentase penurunan CO, H2, dan CH4 karena AFR meningkat, pada 0,64 AFR kadar CO2 menurun secara signifikan pada suhu 700ºC - 800ºC yaitu sebesar 6,01% tanpa batubara.
Kondisi optimum terbaik terdapat pada suhu 0,64 AFR dan suhu 800ºC, pada kondisi tersebut didapatkan kadar CO2 sebesar 18,77%.
Kondisi operasi terbaik pada penelitian terjadi pada air fuel ratio (AFR) 0,64, temperatur 800ºC dengan batubara sebesar 33,95% dan tanpa batubara sebesar 31,54%.
 .

Related Results

POTENSI KAYU HASIL PEREMAJAAN KARET RAKYAT UNTUK MEMASOK INDUSTRI KAYU KARET (STUDI KASUS DI PROVINSI SUMATERA SELATAN)
POTENSI KAYU HASIL PEREMAJAAN KARET RAKYAT UNTUK MEMASOK INDUSTRI KAYU KARET (STUDI KASUS DI PROVINSI SUMATERA SELATAN)
Kayu karet yang bersifat terbarukan (renewable) dapat dimanfaatkan untuk mensubstitusi kayu hutan alam. Sebagai negara produsen karet terbesar kedua setelah Thailand, Indonesia bel...
KUALITAS BRIKET ARANG DARI CAMPURAN ARANG KAYU KARET (Hevea brasiliensis Muell. Arg) DAN ARANG KAYU ALABAN (Vitex pubescens Vahl)
KUALITAS BRIKET ARANG DARI CAMPURAN ARANG KAYU KARET (Hevea brasiliensis Muell. Arg) DAN ARANG KAYU ALABAN (Vitex pubescens Vahl)
This research aims to determine the characteristics of charcoal briquettes made from a mixture of rubber wood charcoal and alaban wood charcoal including water content, density, as...
KAJIAN KELEMBAGAAN DAN KEMITRAAN PEMASARAN KAYU KARET DI PROPINSI SUMATERA SELATAN
KAJIAN KELEMBAGAAN DAN KEMITRAAN PEMASARAN KAYU KARET DI PROPINSI SUMATERA SELATAN
Di Provinsi Sumatera Selatan berkembang beberapa pola kemitraan antara petani dengan pabrik pengolahan kayu karet. Penelitian bertujuan melihat pola kelembagaan pemasaran kayu kare...
KAJIAN KELEMBAGAAN DAN KEMITRAAN PEMASARAN KAYU KARET DI PROPINSI SUMATERA SELATAN
KAJIAN KELEMBAGAAN DAN KEMITRAAN PEMASARAN KAYU KARET DI PROPINSI SUMATERA SELATAN
Di Provinsi Sumatera Selatan berkembang beberapa pola kemitraan antara petani dengan pabrik pengolahan kayu karet. Penelitian bertujuan melihat pola kelembagaan pemasaran kayu kare...
ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN TANAMAN KARET (Hevea brasiliensis, L) KLON UNGGUL DI KECAMATAN BIREM BAYEUN KABUPATEN ACEH TIMUR
ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN TANAMAN KARET (Hevea brasiliensis, L) KLON UNGGUL DI KECAMATAN BIREM BAYEUN KABUPATEN ACEH TIMUR
Analisis Strategi Pengembangan Tanaman Karet (Hevea brasiliensis, L) Klon Unggul di Kecamatan Birem Bayeun Kabupaten Aceh Timur. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Birem Baye...
Sistem Informasi Produksi Tanaman Karet (Hevea Brasiliensis) Di Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung
Sistem Informasi Produksi Tanaman Karet (Hevea Brasiliensis) Di Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung
AbstrakTanaman karet (Hevea brasiliensis) merupakan salah satu komoditi unggulan di daerah Kabupaten Sijunjung. Namun, setiap tahun produksi getah karet terus mengalami penurunan h...
OUTLOOK KOMODITAS KARET ALAM INDONESIA 2023
OUTLOOK KOMODITAS KARET ALAM INDONESIA 2023
Karet merupakan salah satu komoditi perkebunan strategis yang telah memberi kontribusi sangat berarti bagi perekonomian Indonesia. Selama kurun waktu 2017-2021, perkebunan karet In...

Back to Top