Javascript must be enabled to continue!
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik Ditinjau dari Keaktifan Belajar
View through CrossRef
Kemampuan pemecahan masalah matematis ialah salah satu kemampuan yang wajib dimiliki oleh peserta didik, sebab kemampuan pemecahan masalah menjadi salah satu hal terpenting dalam menunjang aktivitas pembelajaran. Sementara itu keaktifan belajar peserta didik berkaitan dengan aktivitas pembelajaran baik secara fisik maupun non fisik yang berpengaruh dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalis kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik ditinjau dari keaktifan belajar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek yang digunakan adalah siswa kelas XII SMA Negeri 5 Semarang. Subjek penelitian ini sebanyak 4 orang yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan lembar observasi keaktifan belajar peserta didik. Validasi data menggunakan triangulasi sumber. Analisis data pemecahan masalah menggunakan teori dari polya. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa peserta didik yang aktif belajar memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis yang baik dan mampu memenuhi keempat indikator kemampuan pemecahan masalah matematis, sedangkan untuk peserta didik dengan pasif belajar masih belum mampu memenuhi keempat indikator kemampuan pemecahan masalah matematis.
Kata Kunci: Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis, Keaktifan Belajar
Universitas Serang Raya
Title: Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik Ditinjau dari Keaktifan Belajar
Description:
Kemampuan pemecahan masalah matematis ialah salah satu kemampuan yang wajib dimiliki oleh peserta didik, sebab kemampuan pemecahan masalah menjadi salah satu hal terpenting dalam menunjang aktivitas pembelajaran.
Sementara itu keaktifan belajar peserta didik berkaitan dengan aktivitas pembelajaran baik secara fisik maupun non fisik yang berpengaruh dalam proses pembelajaran.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalis kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik ditinjau dari keaktifan belajar.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif.
Subjek yang digunakan adalah siswa kelas XII SMA Negeri 5 Semarang.
Subjek penelitian ini sebanyak 4 orang yang diambil menggunakan teknik purposive sampling.
Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan lembar observasi keaktifan belajar peserta didik.
Validasi data menggunakan triangulasi sumber.
Analisis data pemecahan masalah menggunakan teori dari polya.
Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa peserta didik yang aktif belajar memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis yang baik dan mampu memenuhi keempat indikator kemampuan pemecahan masalah matematis, sedangkan untuk peserta didik dengan pasif belajar masih belum mampu memenuhi keempat indikator kemampuan pemecahan masalah matematis.
Kata Kunci: Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis, Keaktifan Belajar.
Related Results
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbantuan Media Interaktif Nearpod terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Sekolah Dasar
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbantuan Media Interaktif Nearpod terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Sekolah Dasar
Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa merupakan kemampuan yang dibutuhkan siswa agar dapat terbiasa memecahkan permasalahan matematis dalam kehidupan nyata. Dengan adanya kem...
PENILAIAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP
PENILAIAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP
Kemampuan pemecahan masalah merupakan kemampuan fundamental dalam pembelajaran matematika dan merupakan salah satu tujuan utama dari pembelajaran matematika. Artikel ini membahas m...
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Berdasarkan Minat Belajar Siswa SMP
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Berdasarkan Minat Belajar Siswa SMP
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis berdasarkan minat belajar. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan pemecah...
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLE NON EXAMPLE BERBANTUAN MEDIA PAPAN CACAH GORI TERHADAP PRESTASIBELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI AKTIVITAS BELAJAR PESERTA DIDIK
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLE NON EXAMPLE BERBANTUAN MEDIA PAPAN CACAH GORI TERHADAP PRESTASIBELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI AKTIVITAS BELAJAR PESERTA DIDIK
Prestasi belajar matematika peserta didik kelas VII SMP Negeri 7 Pemalang sebagian masih ada yang belum mencapai nilai KKM. Berkaitan hal ini perlu adanya variasi dalam pembelajara...
PEMETAAN KEBUTUHAN BELAJAR BERDASARKAN GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK
PEMETAAN KEBUTUHAN BELAJAR BERDASARKAN GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK
Memetakan gaya belajar peserta didik perlu dilakukan oleh guru. Setiap peserta didik memiliki kelebihan dan kekurangan, serta preferensi bagaimana sebuah informasi diproses berbeda...
Hubungan Resiliensi Matematis dengan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VIII
Hubungan Resiliensi Matematis dengan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VIII
Resiliensi matematis adalah perilaku positif yang membantu siswa mengatasi kesulitan dan tekanan ketika menghadapi masalah matematika yang sulit dipecahkan. Untuk dapat memecahkan ...
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau Dari Minat Belajar Siswa
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau Dari Minat Belajar Siswa
Kemampuan pemecahan masalah adalah suatu pemikiran untuk menemukan solusi. Rendahnya kemampuan pemecahan masalah salah satu penyebabnya adalah rendahnya minat belajar. Tujuan penel...
Analisis Kemampuan Representasi Matematis Peserta Didik dalam Menyelesaikan Masalah pada Materi Program Linier
Analisis Kemampuan Representasi Matematis Peserta Didik dalam Menyelesaikan Masalah pada Materi Program Linier
Abstrak. Representasi matematis merupakan kemampuan yang sangat penting dan harus dimiliki oleh peserta didik untuk mengoorganisasikan ide mereka dalam menyelesaikan suatu masalah ...

