Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGENDALIAN PROSES PURIFIKASI DME DAN METANOL PADA PABRIK DME DARI GAS SINTESIS

View through CrossRef
Pengembangan produksi DME (dimetil eter) sebagai energi alternatif yang ramah lingkungan sudah banyak dilakukan di negara-negara lain seperti Jerman, Belanda, Australia, Jepang, China dan Taiwan. Indonesia masih mengimpor DME untuk memenuhi seluruh kebutuhan industri dalam negeri, karena itu perlu didirikan pabrik pembuatan DME. Proses pembuatan DME secara indirect melibatkan sintesis metanol, dehidrasi metanol, purifikasi DME hingga purifikasi metanol untuk di recylce. Optimasi proses purifikasi DME dilakukan dengan mendapatkan kinerja pengendalian yang optimum pada proses purifikasi DME hingga purifikasi metanol. Unit-unit yang ada pada proses purifikasi DME ialah unit distilasi DME, unit cooler dan unit storage tank, sedangkan pada proses purifikasi metanol terdapat unit distilasi metanol, unit cooler dan unit pompa. Proses purifikasi DME dan Metanol ini mengandalkan unit distilasi yang memiliki suhu operasi hingga 190oC dan tekanan hingga 1950 kPa. Sistem pengendalian yang dipilih untuk proses ini ialah jenis pengendali Proportional Integral (PI) karena dapat menangani hampir setiap situasi pengendalian proses di dalam skala industri. Penelitian ini menggunakan pemodelan penyetelan pengendali Ziegler Nichols dan Lopez, lalu dibandingkan nilai parameter kinerja pengendalinya yaitu Offset, Rise Time, Time of First Peak, Settling Time, Periode osilasi, Decay Ratio, Overshoot, Deviasi maksimum, Integral Absolute Error (IAE) dan Integral Square Error (ISE) dari kedua jenis penyetelan tersebut. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk penentuan variabel input dan output yang optimum pada proses purifikasi DME dan Metanol yang dapat diterapkan pada pabrik DME.
Title: PENGENDALIAN PROSES PURIFIKASI DME DAN METANOL PADA PABRIK DME DARI GAS SINTESIS
Description:
Pengembangan produksi DME (dimetil eter) sebagai energi alternatif yang ramah lingkungan sudah banyak dilakukan di negara-negara lain seperti Jerman, Belanda, Australia, Jepang, China dan Taiwan.
Indonesia masih mengimpor DME untuk memenuhi seluruh kebutuhan industri dalam negeri, karena itu perlu didirikan pabrik pembuatan DME.
Proses pembuatan DME secara indirect melibatkan sintesis metanol, dehidrasi metanol, purifikasi DME hingga purifikasi metanol untuk di recylce.
Optimasi proses purifikasi DME dilakukan dengan mendapatkan kinerja pengendalian yang optimum pada proses purifikasi DME hingga purifikasi metanol.
Unit-unit yang ada pada proses purifikasi DME ialah unit distilasi DME, unit cooler dan unit storage tank, sedangkan pada proses purifikasi metanol terdapat unit distilasi metanol, unit cooler dan unit pompa.
Proses purifikasi DME dan Metanol ini mengandalkan unit distilasi yang memiliki suhu operasi hingga 190oC dan tekanan hingga 1950 kPa.
Sistem pengendalian yang dipilih untuk proses ini ialah jenis pengendali Proportional Integral (PI) karena dapat menangani hampir setiap situasi pengendalian proses di dalam skala industri.
Penelitian ini menggunakan pemodelan penyetelan pengendali Ziegler Nichols dan Lopez, lalu dibandingkan nilai parameter kinerja pengendalinya yaitu Offset, Rise Time, Time of First Peak, Settling Time, Periode osilasi, Decay Ratio, Overshoot, Deviasi maksimum, Integral Absolute Error (IAE) dan Integral Square Error (ISE) dari kedua jenis penyetelan tersebut.
Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk penentuan variabel input dan output yang optimum pada proses purifikasi DME dan Metanol yang dapat diterapkan pada pabrik DME.

Related Results

การประยุกต์ใช้เชื้อเพลิง DME ผสมปาล์มไบโอดีเซลในเครื่องยนต์ดีเซลชนิดห้องเผาไหม้ส่วนหน้า
การประยุกต์ใช้เชื้อเพลิง DME ผสมปาล์มไบโอดีเซลในเครื่องยนต์ดีเซลชนิดห้องเผาไหม้ส่วนหน้า
งานวิจัยนี้มีวัตถุประสงค์เพื่อศึกษาผลของสัดส่วนการผสมระหว่าง DME กับ ปาล์มไบโอดีเซลที่มีต่อสมรรถนะ และปรากฏการณ์การเผาไหม้ของเครื่องยนต์ดีเซลขนาดเล็กชนิดห้องเผาไหม้ล่วงหน้า โดยทดสอ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
การศึกษาผลการปรับค่าองศาการฉีดเชื้อเพลิง DME ผสมปาล์มไบโอดีเซล ในเครื่องยนต์ดีเซลชนิดห้องเผาไหม้ส่วงหน้า
การศึกษาผลการปรับค่าองศาการฉีดเชื้อเพลิง DME ผสมปาล์มไบโอดีเซล ในเครื่องยนต์ดีเซลชนิดห้องเผาไหม้ส่วงหน้า
งานวิจัยนี้มีวัตถุประสงค์เพื่อศึกษาผลของการปรับค่าองศาการฉีดน้ำมันเชื้อเพลิงเมื่อใช้เชื้อเพลิง DME ผสมปาล์มไบโอดีเซล ที่มีต่อปรากฏการณ์เผาไหม้และสมรรถนะของเครื่องยนต์ดีเซลขนาดเล็ก ...
Analysis of DME/DME Navigation Performance and Ground Network Using Stretched-Front-Leg Pulse-Based DME
Analysis of DME/DME Navigation Performance and Ground Network Using Stretched-Front-Leg Pulse-Based DME
Global navigation satellite systems (GNSS) have become a primary navigation means for aircraft. However, the signal power of GNSS is very weak, and its service can be disrupted at ...
Persepsi Masyarakat Sekitar Terhadap Aktivitas PT. IKPP Mills Tangerang
Persepsi Masyarakat Sekitar Terhadap Aktivitas PT. IKPP Mills Tangerang
<p>Penelitian ini adalah tentang persepsi masyarakat di sekitar PT IKPP Mills terhadap aktivitas PT. IKPP Mills Tangerang untuk kegiatan pabrik berdasarkan faktor individu da...
Pengaruh Ukuran Serbuk Genteng Tanah Liat terhadap Penyerapan C02 pada Purifikasi Biogas
Pengaruh Ukuran Serbuk Genteng Tanah Liat terhadap Penyerapan C02 pada Purifikasi Biogas
Biogas adalah salah satu energi alternatif yang mempunyai nilai ekonomisnya besar teruntuk masyarakat pedesaan. Dalam prakteknya kandungan CH4 biogas menjadi bagian terpenting untu...
7. ALAT PENGUKUR JARAK (DISTANCE MEASUREMENT EQUIPMENT)
7. ALAT PENGUKUR JARAK (DISTANCE MEASUREMENT EQUIPMENT)
Penelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk mengetahui dan menghitung berapa kecepatan yang dibutuhkan  dalam mencapai suatu stasiun.   Distance Measuring Equipment (DME) adalah al...

Back to Top