Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pentarikhan Radiokarbon dalam Penentuan Umur Aktivitas Sesar Sumatra di Liwa, Lampung Radiocarbon Dating for Sumatra Fault Activity Age Determination in Liwa, Lampung

View through CrossRef
ABSTRAK Gempa bumi tahun 1994 di daerah Liwa dan sekitarnya merupakan gempa yang cukup besar dan memakan banyak korban jiwa. Untuk itu penelitian sesar aktif di daerah tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mengurangi risiko bencana gempa bumi. Metode pentarikhan radiokarbon dengan fase gas asetilena diperkenalkan dalam tulisan ini untuk menentukan umur absolut batuan atau endapan pada suatu singkapan paleoseismik, sehingga dapat merekonstruksi kejadian gempa bumi pada masa lampau, yang bersumber pada sistem tektonik sesar Sumatra yang terdapat di Liwa, Lampung. Metode ini memanfaatkan material yang mengandung unsur karbon radioaktif yang terdapat di dalam suatu percontoh batuan atau sedimen dengan kisaran umur tidak lebih dari 50.000 tahun BP (Before Present). Berdasarkan hasil pentarikhan tersebut diketahui aktivitas tektonik sesar Sumatra di daerah Liwa (Segmen Semangko) terjadi pada 5370 - 5280 ±120 tahun B.P. dan 2980 - 2880 ± 120 tahun B.P. Kata kunci: gas asetilena, Liwa, Pentarikhan radio karbon, Sesar Sumatra ABSTRACT The 1994 earthquake in Liwa and its surroundings is the most severe earthquake which caused many fatalities. Therefore a research of active faults has been done as an effort to mitigate the earthquake hazard. In this paper, dating method is introduced using asetilena gas phase which is one of dating methods applied to rocks or sediment from a paleoseismic exposure to reconstruct a paleo-earthquake event. This method uses material containing radioactive carbon and resulting the age that is no more than 50.000 BP (Before Present). This method determine that there is tectonic activity of Sumatra Fault in Liwa region, which occured in 5,370 – 5,280 ± 120 years B.P. and 2,980 – 2,880 ± 120 years B.P. Keywords: asetilena gas, carbon dating, Liwa, Sumatra Fault
Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan, Badan Geologi
Title: Pentarikhan Radiokarbon dalam Penentuan Umur Aktivitas Sesar Sumatra di Liwa, Lampung Radiocarbon Dating for Sumatra Fault Activity Age Determination in Liwa, Lampung
Description:
ABSTRAK Gempa bumi tahun 1994 di daerah Liwa dan sekitarnya merupakan gempa yang cukup besar dan memakan banyak korban jiwa.
Untuk itu penelitian sesar aktif di daerah tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mengurangi risiko bencana gempa bumi.
Metode pentarikhan radiokarbon dengan fase gas asetilena diperkenalkan dalam tulisan ini untuk menentukan umur absolut batuan atau endapan pada suatu singkapan paleoseismik, sehingga dapat merekonstruksi kejadian gempa bumi pada masa lampau, yang bersumber pada sistem tektonik sesar Sumatra yang terdapat di Liwa, Lampung.
Metode ini memanfaatkan material yang mengandung unsur karbon radioaktif yang terdapat di dalam suatu percontoh batuan atau sedimen dengan kisaran umur tidak lebih dari 50.
000 tahun BP (Before Present).
Berdasarkan hasil pentarikhan tersebut diketahui aktivitas tektonik sesar Sumatra di daerah Liwa (Segmen Semangko) terjadi pada 5370 - 5280 ±120 tahun B.
P.
dan 2980 - 2880 ± 120 tahun B.
P.
Kata kunci: gas asetilena, Liwa, Pentarikhan radio karbon, Sesar Sumatra ABSTRACT The 1994 earthquake in Liwa and its surroundings is the most severe earthquake which caused many fatalities.
Therefore a research of active faults has been done as an effort to mitigate the earthquake hazard.
In this paper, dating method is introduced using asetilena gas phase which is one of dating methods applied to rocks or sediment from a paleoseismic exposure to reconstruct a paleo-earthquake event.
This method uses material containing radioactive carbon and resulting the age that is no more than 50.
000 BP (Before Present).
This method determine that there is tectonic activity of Sumatra Fault in Liwa region, which occured in 5,370 – 5,280 ± 120 years B.
P.
and 2,980 – 2,880 ± 120 years B.
P.
Keywords: asetilena gas, carbon dating, Liwa, Sumatra Fault.

Related Results

DISTRIBUSI DAN POLA SESAR DAERAH KEPALA BURUNG (PAPUA BARAT)
DISTRIBUSI DAN POLA SESAR DAERAH KEPALA BURUNG (PAPUA BARAT)
<p>Pergerakan tiga lempeng di Indonesia, yakni lempeng Asia, lempeng Indo-Australia dan lempeng Pasifik menimbulkan unsur-unsur tektonik  yaitu gempa bumi. Hampir seluruh wil...
EXPERIENCE OF USE OF THE RADIOCARBON METHOD DATING OF EARLY SLAVIC SITES FROM UKRAINE (1970—1987)
EXPERIENCE OF USE OF THE RADIOCARBON METHOD DATING OF EARLY SLAVIC SITES FROM UKRAINE (1970—1987)
The introduction of radiocarbon dating method in USSR and Ukrainian archeology was much slower compared to world practice. Natural scientific methods of dating in archeology have f...
Integration Techniques of Fault Detection and Isolation Using Interval Observers
Integration Techniques of Fault Detection and Isolation Using Interval Observers
An interval observer has been illustrated to be a suitable approach to detect and isolate faults affecting complex dynamical industrial systems. Concerning fault detection, interv...
PENENTUAN TEGANGAN NORMAL DI SEKITAR SESAR FLORES MENGGUNAKAN SOFTWARE STRESSINVERSE
PENENTUAN TEGANGAN NORMAL DI SEKITAR SESAR FLORES MENGGUNAKAN SOFTWARE STRESSINVERSE
AbstrakNegara Indonesia terletak diatas jalur pertemuan lempeng dan sesar aktif. Pergerakan pada sesar terjadi pada daerah yang relatif lebih lemah sehingga dapat mengakibatkan ret...
Manajemen Asuhan Kebidanan Post Sectio Caesarea Hari Kedua pada Ny. M dengan Nyeri Luka Operasi
Manajemen Asuhan Kebidanan Post Sectio Caesarea Hari Kedua pada Ny. M dengan Nyeri Luka Operasi
Pada tahun 1985 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan: "Tidak ada data pasti untuk wilayah yang memiliki tingkat operasi sesar yang lebih tinggi dari 10-15%", melakukan penel...
VISUALISASI KEMASAN KERIPIK PISANG ANEKA SEBAGAI KULINER KHAS LAMPUNG
VISUALISASI KEMASAN KERIPIK PISANG ANEKA SEBAGAI KULINER KHAS LAMPUNG
<p>Lampung merupakan provinsi yang terletak di ujung timur pulau Sumatera. Lampung juga dilalui oleh jalur lintas Sumatera yang memiliki efek langsung terhadap perekonomian m...
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Limbah sering digunakan sebagai bahan untuk berbagai keperluan, termasuk dalam rekayasa bahan bangunan. Salah satu jenis limbah yang masih jarang diteliti sebagai campuran dalam pe...

Back to Top