Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN PRODUK JASA KREDIT CEPAT AMAN (KCA) SEBAGAI ALTERNATIF SUMBER PEMBIAYAAN BAGI NASABAH PT. PEGADAIAN (PERSERO)

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi  permintaan  produk jasa Kredit Cepat Aman (KCA) sebagai alternatif sumber pembiayaan bagi nasabah PT. Pegadaian (Persero) pada tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan kredit Cepat Aman (KCA) yang dilakukan oleh PT.  Pegadaian (Persero). Variabel bebas yang akan digunakan dalam penelitian inia adalah suku bunga. Jumlah uang yang beredar, inflasi dan Jumlah kantor cabang PT. Pegadaian.Kredit Cepat dan Aman (KCA) adalah salah satu kegiatan utama PT Pegadaian. KCA ini berupa pinjaman dana yang disalurkan ke masyarakat, dengan harapan masyarakat menggunakannya untuk berbagai kepentingan ekonomi yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Kepentingan ekonomi tersebut misalnya saja digunakan untuk modal usaha ataupun pengeluaran konsumsi yang dapat meningkatkan agregat demand, sehingga dapat meningkatkan pendapatan nasional.Hasil analisis diketahui persamaan regresi linear berganda adalah  sebagai berikut : LN_KCA = 3.232 - 0.2717 X1 + 0.4271 X2 + 0.1934 X3 +0.5282 X4. Dengan mengunakan uji F secara simultan diketahui bahwa memiliki nilai F Change 50.129 dengan nilai probabilitas sebesar 0.000 yang nyata pada taraf 5%. Hal ini menunjukkan bahwa variabel bebas dalam model secara bersama-sama memiliki pengaruh yang nyata terhadap variabel tak bebas.Dari hasil analisis dengan mengunakan uji t diketahui bahwa jumlah uang beredar mempunyai nilai t sebesar 5.125 dengan tingkat signifikan sebesar 0.004 dibawah 5%. Dan jumlah kantor cabang mempunyai nilai t sebesar 5,777 dengan tingkat signifikan sebesar 0,002 yang signifikannya kurang dari 5%. Sedangkan tingkat suku bunga dan inflasi secara parsial tidak mempunyai pengaruh yang signifikan.Dari hasil analisis diketahui bahwa jumlah kantor cabang mempunyai pengaruh yang dominan terhadap permintaan kredit Cepat Aman (KCA) yang dilakukan oleh PT.  Pegadaian (Persero)Permintaan kredit dari masyarakat merupakan indikasi adanya kebutuhan dana bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kondisi ketidakpastian ekonomi yang melanda Indonesia sejak beberapa tahun terakhir, seperti kenaikkan harga BBM, inflasi yang senantiasa berfluktuasi dan lain sebagainya, diduga turut andil dalam jumlah kredit yang diminta oleh masyarakat.Kata kunci :  KCA. Suku bunga. jumlah uang yang beredar.inflasi dan jumlah kantor cabang
Title: FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN PRODUK JASA KREDIT CEPAT AMAN (KCA) SEBAGAI ALTERNATIF SUMBER PEMBIAYAAN BAGI NASABAH PT. PEGADAIAN (PERSERO)
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi  permintaan  produk jasa Kredit Cepat Aman (KCA) sebagai alternatif sumber pembiayaan bagi nasabah PT.
Pegadaian (Persero) pada tahun.
Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan kredit Cepat Aman (KCA) yang dilakukan oleh PT.
 Pegadaian (Persero).
Variabel bebas yang akan digunakan dalam penelitian inia adalah suku bunga.
Jumlah uang yang beredar, inflasi dan Jumlah kantor cabang PT.
Pegadaian.
Kredit Cepat dan Aman (KCA) adalah salah satu kegiatan utama PT Pegadaian.
KCA ini berupa pinjaman dana yang disalurkan ke masyarakat, dengan harapan masyarakat menggunakannya untuk berbagai kepentingan ekonomi yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Kepentingan ekonomi tersebut misalnya saja digunakan untuk modal usaha ataupun pengeluaran konsumsi yang dapat meningkatkan agregat demand, sehingga dapat meningkatkan pendapatan nasional.
Hasil analisis diketahui persamaan regresi linear berganda adalah  sebagai berikut : LN_KCA = 3.
232 - 0.
2717 X1 + 0.
4271 X2 + 0.
1934 X3 +0.
5282 X4.
Dengan mengunakan uji F secara simultan diketahui bahwa memiliki nilai F Change 50.
129 dengan nilai probabilitas sebesar 0.
000 yang nyata pada taraf 5%.
Hal ini menunjukkan bahwa variabel bebas dalam model secara bersama-sama memiliki pengaruh yang nyata terhadap variabel tak bebas.
Dari hasil analisis dengan mengunakan uji t diketahui bahwa jumlah uang beredar mempunyai nilai t sebesar 5.
125 dengan tingkat signifikan sebesar 0.
004 dibawah 5%.
Dan jumlah kantor cabang mempunyai nilai t sebesar 5,777 dengan tingkat signifikan sebesar 0,002 yang signifikannya kurang dari 5%.
Sedangkan tingkat suku bunga dan inflasi secara parsial tidak mempunyai pengaruh yang signifikan.
Dari hasil analisis diketahui bahwa jumlah kantor cabang mempunyai pengaruh yang dominan terhadap permintaan kredit Cepat Aman (KCA) yang dilakukan oleh PT.
 Pegadaian (Persero)Permintaan kredit dari masyarakat merupakan indikasi adanya kebutuhan dana bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Kondisi ketidakpastian ekonomi yang melanda Indonesia sejak beberapa tahun terakhir, seperti kenaikkan harga BBM, inflasi yang senantiasa berfluktuasi dan lain sebagainya, diduga turut andil dalam jumlah kredit yang diminta oleh masyarakat.
Kata kunci :  KCA.
Suku bunga.
jumlah uang yang beredar.
inflasi dan jumlah kantor cabang.

Related Results

SISTEM AKUNTANSI PEMBERIAN PINJAMAN KREDIT CEPAT AMAN (KCA) PADA PT. PEGADAIAN (PERSERO) UPC SIMALINGKAR
SISTEM AKUNTANSI PEMBERIAN PINJAMAN KREDIT CEPAT AMAN (KCA) PADA PT. PEGADAIAN (PERSERO) UPC SIMALINGKAR
PT.Pegadaian (Persero) UPC Simalingkar merupakan lembaga perkreditan uang yang memiliki tujuan khusus yaitu penyaluran kredit kepada masyarakat luas. Jenis kredit yang diberikan di...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
PENYELESAIAN WANPRESTASI TERHADAP PRODUK AR-RAHN USAHA MIKRO (ARRUM) DI PEGADAIAN SYARIAH BIREUEN
PENYELESAIAN WANPRESTASI TERHADAP PRODUK AR-RAHN USAHA MIKRO (ARRUM) DI PEGADAIAN SYARIAH BIREUEN
ABSTRACKBased on the Fatwa of the National Sharia Council-MUI No. 43 of 2004 concerning Compensation (Ta'widh), it is stated that compensation may only be imposed on parties who in...
Strategi Penanganan Pembiayaan Bermasalah Pada Produk Bank Syariah
Strategi Penanganan Pembiayaan Bermasalah Pada Produk Bank Syariah
This study discusses the strategy for handling problematic financing at Islamic banks, based on field reviews, many problems occur to consumers in terms of financing, especially ce...
ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL ATAS PEMBERIAN KREDIT GADAI PADA PT. PEGADAIAN (PERSERO) CABANG PEGADAIAN KEROBOKAN
ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL ATAS PEMBERIAN KREDIT GADAI PADA PT. PEGADAIAN (PERSERO) CABANG PEGADAIAN KEROBOKAN
PT. Pegadaian (Persero) Cabang Pegadaian Kerobokan merupakan salah satu Badan UsahaMilik Negara (BUMN) yang bergerak dalam bidang jasa keuangan. Salah satu produk yangditawarkan be...
Analisis Sistem Pengendalian Internal atas Pemberian Kredit Gadai pada PT. Pegadaian (Persero) Cabang Pegadaian Kerobokan
Analisis Sistem Pengendalian Internal atas Pemberian Kredit Gadai pada PT. Pegadaian (Persero) Cabang Pegadaian Kerobokan
PT. Pegadaian (Persero) Cabang Pegadaian Kerobokan merupakan salah satu Badan UsahaMilik Negara (BUMN) yang bergerak dalam bidang jasa keuangan. Salah satu produk yangditawarkan be...
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Minat dan Keputusan Nasabah Non-Muslim di Pegadaian Syariah
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Minat dan Keputusan Nasabah Non-Muslim di Pegadaian Syariah
Abstract. The marketing targets for Islamic pawnshops is basically aimed at the lower middle class, micro-enterprises, and relatively small income groups. However, nowadays sharia ...

Back to Top