Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PROTOTIPE SISTEM PENGOLAH OTOMATIS AIR SUMUR BOR MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ATMEGA 328P

View through CrossRef
Telah dilakukan penelitian mengenai sistem pengolah otomatis air sumur bor menggunakan Mikrokontroler ATmega 328P. Sistem yang dibuat secara garis besar terdiri atas Mikrokontroler ATmega 328P, sensor ultrasonik HC-SR04, sensor pH, sensor kekeruhan, dan modul relay 2 channel. Sistem juga dilengkapi dengan filter air yang terdiri dari pasir halus, pasir kerang, batu kerikil, ijuk, arang, kain, dan spons filter air. Pengujian alat dibagi menjadi dua tahap, yaitu pengujian masing-masing sensor dan pengujian alat keseluruhan. Untuk menguji validitas pengukuran, hasil pengukuran sensor pH buatan dibandingkan dengan senseline plus kit pH/ion/°C meter. Demikian pula untuk sensor kekeruhan buatan, hasil pengukurannya dibandingkan dengan turbidity meter portable 2100Q Hach. Setelah dilakukan pengujian, sensor pH memiliki hasil rata-rata error sebesar 1,781% dan sensor kekeruhan memiliki hasil rata-rata error sebesar 3,379%. Pengujian sistem keseluruhan dilakukan dengan 9 jenis sampel. Sampel utama adalah air sumur bor. Dari hasil pengujian, sistem dapat mengolah air sumur bor menjadi lebih baik dengan nilai pH dari 5,58 berubah menjadi 7,54. Tingkat kekeruhan mengalami perubahan dari 78,46 NTU menjadi 2,77 NTU. Secara keseluruhan sistem yang dirancang dapat bekerja dengan baik dalam melakukan pengolahan air sumur bor secara otomatis.
Title: PROTOTIPE SISTEM PENGOLAH OTOMATIS AIR SUMUR BOR MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ATMEGA 328P
Description:
Telah dilakukan penelitian mengenai sistem pengolah otomatis air sumur bor menggunakan Mikrokontroler ATmega 328P.
Sistem yang dibuat secara garis besar terdiri atas Mikrokontroler ATmega 328P, sensor ultrasonik HC-SR04, sensor pH, sensor kekeruhan, dan modul relay 2 channel.
Sistem juga dilengkapi dengan filter air yang terdiri dari pasir halus, pasir kerang, batu kerikil, ijuk, arang, kain, dan spons filter air.
Pengujian alat dibagi menjadi dua tahap, yaitu pengujian masing-masing sensor dan pengujian alat keseluruhan.
Untuk menguji validitas pengukuran, hasil pengukuran sensor pH buatan dibandingkan dengan senseline plus kit pH/ion/°C meter.
Demikian pula untuk sensor kekeruhan buatan, hasil pengukurannya dibandingkan dengan turbidity meter portable 2100Q Hach.
Setelah dilakukan pengujian, sensor pH memiliki hasil rata-rata error sebesar 1,781% dan sensor kekeruhan memiliki hasil rata-rata error sebesar 3,379%.
Pengujian sistem keseluruhan dilakukan dengan 9 jenis sampel.
Sampel utama adalah air sumur bor.
Dari hasil pengujian, sistem dapat mengolah air sumur bor menjadi lebih baik dengan nilai pH dari 5,58 berubah menjadi 7,54.
Tingkat kekeruhan mengalami perubahan dari 78,46 NTU menjadi 2,77 NTU.
Secara keseluruhan sistem yang dirancang dapat bekerja dengan baik dalam melakukan pengolahan air sumur bor secara otomatis.

Related Results

Hubungan Konstruksi Sumur dengan Kualitas Air Sumur Gali Di Kelurahan Bitowa Kota Makassar
Hubungan Konstruksi Sumur dengan Kualitas Air Sumur Gali Di Kelurahan Bitowa Kota Makassar
Sumur gali adalah sumber mata air yang paling sering digunakan masyarakat perdesaan atau perkotaan. Terlebih pada masyarakat perdesaan air sumur gali memiliki manfaat sebagai keper...
Desain Sistem Pengolahan Air Layak Konsumsi Dengan Aplikasi Membran Ultrafiltrasi Termodifikasi
Desain Sistem Pengolahan Air Layak Konsumsi Dengan Aplikasi Membran Ultrafiltrasi Termodifikasi
Penelitian ini merupakan pengembangan proses dari penelitian sebelumnya dengan capaian evaluasi kualitas air dengan parameter fisika dan kimia dari beberapa sampel sumur bor di Per...
Perencanaan Teknis Pemanenan Air Hujan Terintegrasi dengan Sumur Resapan
Perencanaan Teknis Pemanenan Air Hujan Terintegrasi dengan Sumur Resapan
Hujan merupakan fenomena alam yang terjadi di suatu wilayah. Air hujan sangat bermanfaat untuk mengisi sumber air guna keperluan pertanian, domestik dan industri, namun air hujan y...
Perancangan Sistem Buka Tutup Atap Stadion Otomatis Berbasis Mikrokontroler ATMEGA 328P
Perancangan Sistem Buka Tutup Atap Stadion Otomatis Berbasis Mikrokontroler ATMEGA 328P
Sistem pembukaan atap saat ini masih menggunakan sistem manual, sehingga kurang efisien, dengan memanfaatkan teknologi yang semakin berkembang dibuatlah alat otomatisasi untuk memp...
Hubungan Kondisi Fisik Dan Sanitasi Sumur Gali Terhadap Keberadaan Bakteri Coliform Dalam Air Sumur Gali
Hubungan Kondisi Fisik Dan Sanitasi Sumur Gali Terhadap Keberadaan Bakteri Coliform Dalam Air Sumur Gali
Pendahuluan: Pencemaran air merupakan suatu proses masuk atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energy, dan atau komponen lain kedalam air oleh kegiatan manusia, sehingga kualitas ...
PENERAPAN GEOTEKSTIL SEBAGAI INOVASI SUMUR RESAPAN UNTUK PENANGGULANGAN BANJIR DAN KETERSEDIAAN AIR TANAH
PENERAPAN GEOTEKSTIL SEBAGAI INOVASI SUMUR RESAPAN UNTUK PENANGGULANGAN BANJIR DAN KETERSEDIAAN AIR TANAH
Pemukiman di Kelurahan Beji Timur semakin padat sehingga lahan terbuka hijau semakin sedikit. Akibatnya resapan air ke dalam tanah semakin berkurang. Sehingga pada musim hujan terj...
Prototipe Sistem Pendeteksi Tingkat Kekeruhan dan PH Air Berbasis Mikrokontroler Arduino
Prototipe Sistem Pendeteksi Tingkat Kekeruhan dan PH Air Berbasis Mikrokontroler Arduino
Kualitas air tidak dapat dilihat dari warna air saja, bakteri-bakteri yang terdapat dalam air sangatlah berbahaya. Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Indonesia Nomor 32 Tahun 2017...

Back to Top