Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGGUNAAN METODE CRISPING DALAM MEMPERTAHANKAN BEBERAPA MUTU FISIK KESEGARAN SAYUR

View through CrossRef
Produk Pasca penen hortikultura baik sayur dan buah merupakan produk yang sangat bermanfaat bagi keseahtan manusia. Jumlah kandungan gizi yang ada pada buah dan sayuran setelah pasca panen sangat rentan untuk terjadinya kerusakan atau mengalami kehilangan gizi. Hal ini didukung oleh penanganan pasca panen pada buah dan sayuran yang kurang baik. Dalam penggunaan metode crisping dengan menggunakan lama perendaman yaitu 1, 3 dan 5 menit pada suhu 30 0C, 40 0C dan 50 0C dapat memberikan efek terhadap beberapa mutu fisik kesegaran sayur. Untuk nilai warna menunjukkan bahwa tertinggi pada suhu perendaman 30 0C dengan waktu perendaman 1 menit hal ini berbanding terbalik dengan suhu perendaman 40 0C dan 50 0C dengan waktu perendaman 3 dan 5 menit, sebaliknya dengan nilai mutu kesegaran tekstur dan visual menunjukkan hal yang sama dimana waktu perendaman 1 menit dengan suhu perendaman 30 0C menunjukkan nilai tertinggi. Suhu dan waktu perendaman untuk penggunaan crisping pada sayuran dalam mempertahankan beberapa mutu kesegaran sayuran adalah 30 0C dengan waktu perendaman 1 menit.
Center for Open Science
Title: PENGGUNAAN METODE CRISPING DALAM MEMPERTAHANKAN BEBERAPA MUTU FISIK KESEGARAN SAYUR
Description:
Produk Pasca penen hortikultura baik sayur dan buah merupakan produk yang sangat bermanfaat bagi keseahtan manusia.
Jumlah kandungan gizi yang ada pada buah dan sayuran setelah pasca panen sangat rentan untuk terjadinya kerusakan atau mengalami kehilangan gizi.
Hal ini didukung oleh penanganan pasca panen pada buah dan sayuran yang kurang baik.
Dalam penggunaan metode crisping dengan menggunakan lama perendaman yaitu 1, 3 dan 5 menit pada suhu 30 0C, 40 0C dan 50 0C dapat memberikan efek terhadap beberapa mutu fisik kesegaran sayur.
Untuk nilai warna menunjukkan bahwa tertinggi pada suhu perendaman 30 0C dengan waktu perendaman 1 menit hal ini berbanding terbalik dengan suhu perendaman 40 0C dan 50 0C dengan waktu perendaman 3 dan 5 menit, sebaliknya dengan nilai mutu kesegaran tekstur dan visual menunjukkan hal yang sama dimana waktu perendaman 1 menit dengan suhu perendaman 30 0C menunjukkan nilai tertinggi.
Suhu dan waktu perendaman untuk penggunaan crisping pada sayuran dalam mempertahankan beberapa mutu kesegaran sayuran adalah 30 0C dengan waktu perendaman 1 menit.

Related Results

DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP PENDAPATAN PEDAGANG SAYUR DI PASAR MINGGU TELAGA KABUPATEN GORONTALO
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP PENDAPATAN PEDAGANG SAYUR DI PASAR MINGGU TELAGA KABUPATEN GORONTALO
Rahmawati Sahi. Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Pendapatan Pedagang Sayur di Pasar Minggu Telaga Kabupaten Gorontalo. Dibimbing oleh bapak Mahludin H. Baruwadi dan bapak Supriyo I...
PENGETAHUAN SAYUR DAN BUAH PADA ANAK SEKOLAH DI KECAMATAN SAWANGAN KOTA DEPOK
PENGETAHUAN SAYUR DAN BUAH PADA ANAK SEKOLAH DI KECAMATAN SAWANGAN KOTA DEPOK
The average consumption of vegetables and fruit in Indonesia is considerably low, which induces several nutritional problems, especially in children. As a result, school-age childr...
Edukasi Konsumsi Buah dan Sayur Pada Siswa Kelas V SD Negeri 068344 Simalingkar
Edukasi Konsumsi Buah dan Sayur Pada Siswa Kelas V SD Negeri 068344 Simalingkar
Konsumsi pangan merupakan jenis dan dan jumlah pangan yang dimakan oleh seseorang dengan tujuan tertentu. Konsumsi buah dan sayur merupakan faktor yang penting dalam menunjang pros...
Pengalengan Sayur Lilin Makanan Tradisional Maluku Utara Untuk Memperpanjang Masa Simpan
Pengalengan Sayur Lilin Makanan Tradisional Maluku Utara Untuk Memperpanjang Masa Simpan
Sayur lilin merupakan salah satu makanan tradisional Maluku Utara yang terbuat dari sayur lilin (Saccharum edule) yang diberi kuah santan. Sayur lilin memiliki masa simpan yang pen...
Analisis Pendapatan Bersih Wanita Pedagang Sayur di Pasar Tradisional Astambul
Analisis Pendapatan Bersih Wanita Pedagang Sayur di Pasar Tradisional Astambul
Tujuan peneitian adalah mengetahui profil wanita pedagang sayur di Pasar Tradisional Astambul yaitu umur, pedidikan formal, jumlah tanggungan, pekerjaan suami, lama atau pengalaman...
Dukungan Kelembagaan Sistem Agribisnis dalam Pengembangan Usahatani Sayur di Kabupaten Jember
Dukungan Kelembagaan Sistem Agribisnis dalam Pengembangan Usahatani Sayur di Kabupaten Jember
Desa Sukorambi merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi usahatani sayur dapat terlihat dari produksi sayur yang cukup tinggi, mayoritas masyarakat berprofesi sebagai peta...
PENGHEMATAN BIAYA PEMBANGUNAN GEDUNG DIPO CENTER DENGAN MUTU BETON BERBEDA
PENGHEMATAN BIAYA PEMBANGUNAN GEDUNG DIPO CENTER DENGAN MUTU BETON BERBEDA
Pembangunan gedung umum menggunakan beton bertulang, beton memiliki kekuatan yang beragam dari fc’35, fc’ 45, dll. Kuat tekan beton juga memiliki harga yang bervariasi semakin ting...
hubungan kesegaran jasmani terhadap hasil belajar siswa kelas x smk taruna satria pekanbaru
hubungan kesegaran jasmani terhadap hasil belajar siswa kelas x smk taruna satria pekanbaru
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesegaran jasmani dan hasil belajar siswa kelas X SMK Taruna Satria Pekanbaru. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rencana pen...

Back to Top