Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pendampingan Pendampingan Penyusunan Modul Ajar dengan Pendekatan TaRL (Teaching at Right Level) di SDN

View through CrossRef
Perubahan kurikulum yang berlaku saat ini dari kurikulum 2013 menjadi kurikulum Merdeka memberikan berbagai tantangan. Baik bagi sekolah maupun guru, perlu melakukan banyak penyesuaian dengan perubahan tersebut. Fakta yang ada di lapangan di salah satu sekolah di kota Malang, guru masih mengalami kesulitan dalam menyusun modul ajar yang sesuai dengan ketentuan kurikulum Merdeka. Selain itu, guru kurang dapat merancang pembelajaran yang dapat mengakomodasi semua jenis kemampuan peserta didik. Upaya mengatasi permasalahan mengenai tingkat atau level peserta didik yang belum sesuai dengan capaian yang diharapkan salah satunya dengan penerapan pendekatan yang dinamakan Teaching at The Right Level. Guru belum mendapatkan pelatihan terkait hal tersebut. Hal ini menyebabkan guru kesulitan dalam mengembangkan modul ajar yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan Pembelajaran . Oleh karena itu diperlukan pendampingan penyusunan modul ajar dengan menggunakan pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL). Tujuan kegiatan ini yaitu adanya peningkatan kemampuan guru dalam menyusun modul ajar yang dapat mengakomodasi semua jenis kemampuan peserta didik. Mitra pengabdian ini yaitu SDN Oro-Oro Dowo Kota Malang. Metode yang digunakan yaitu dengan melakukan pendampingan yang meliputi kegiatan workshop, pendampingan penyusunan modul ajar, implementasi, monitoring dan evaluasi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini yaitu guru lebih memahami bagaimana proses penyusunan modul ajar, guru dapat menerapkan pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) dalam modul ajar yang disusun serta mengimplementasikan di kelas masing-masing.
Title: Pendampingan Pendampingan Penyusunan Modul Ajar dengan Pendekatan TaRL (Teaching at Right Level) di SDN
Description:
Perubahan kurikulum yang berlaku saat ini dari kurikulum 2013 menjadi kurikulum Merdeka memberikan berbagai tantangan.
Baik bagi sekolah maupun guru, perlu melakukan banyak penyesuaian dengan perubahan tersebut.
Fakta yang ada di lapangan di salah satu sekolah di kota Malang, guru masih mengalami kesulitan dalam menyusun modul ajar yang sesuai dengan ketentuan kurikulum Merdeka.
Selain itu, guru kurang dapat merancang pembelajaran yang dapat mengakomodasi semua jenis kemampuan peserta didik.
Upaya mengatasi permasalahan mengenai tingkat atau level peserta didik yang belum sesuai dengan capaian yang diharapkan salah satunya dengan penerapan pendekatan yang dinamakan Teaching at The Right Level.
Guru belum mendapatkan pelatihan terkait hal tersebut.
Hal ini menyebabkan guru kesulitan dalam mengembangkan modul ajar yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan Pembelajaran .
Oleh karena itu diperlukan pendampingan penyusunan modul ajar dengan menggunakan pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL).
Tujuan kegiatan ini yaitu adanya peningkatan kemampuan guru dalam menyusun modul ajar yang dapat mengakomodasi semua jenis kemampuan peserta didik.
Mitra pengabdian ini yaitu SDN Oro-Oro Dowo Kota Malang.
Metode yang digunakan yaitu dengan melakukan pendampingan yang meliputi kegiatan workshop, pendampingan penyusunan modul ajar, implementasi, monitoring dan evaluasi.
Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini yaitu guru lebih memahami bagaimana proses penyusunan modul ajar, guru dapat menerapkan pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) dalam modul ajar yang disusun serta mengimplementasikan di kelas masing-masing.

Related Results

ASSESSING THE IMPACT OF TEACHING AT THE RIGHT LEVEL (TARL) ON FACILITATORS EFFECTIVENESS IN BORNO STATE, NIGERIA
ASSESSING THE IMPACT OF TEACHING AT THE RIGHT LEVEL (TARL) ON FACILITATORS EFFECTIVENESS IN BORNO STATE, NIGERIA
This study examines the understanding, perceptions and impact of the Teaching at the Right Level (TaRL) approach among facilitators in Borno State, Nigeria. Using a survey research...
Keunggulan Modul Ajar Matematika Berdiferensiasi oleh Mahasiswa Kelas Pembelajaran Mikro
Keunggulan Modul Ajar Matematika Berdiferensiasi oleh Mahasiswa Kelas Pembelajaran Mikro
Keunggulan Modul Ajar Matematika Berdiferensiasi oleh Mahasiswa Kelas Pembelajaran Mikro merupakan penelitian kualitatif. Mahasiswa membuat Lembar Kerja Peserta Didik untuk tiga mo...
PENGEMBANGAN MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA MATEMATIKA SMKN WINONGAN
PENGEMBANGAN MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA MATEMATIKA SMKN WINONGAN
Pengembangan modul ajar merupakan salah satu upaya yang penting dalam implementasi Kurikulum MerdekaMatematika di SMKN Winongan. Tujuan dari pengembangan modul ajar ini adalah untu...
Bahan Ajar Modul Berbasis Technopreneurship Pada P5 Untuk Meningkatkan Jiwa Kewirausahaan Siswa Sekolah Dasar
Bahan Ajar Modul Berbasis Technopreneurship Pada P5 Untuk Meningkatkan Jiwa Kewirausahaan Siswa Sekolah Dasar
Pembelajaran akan lebih bermakna apabila guru bisa mengajak siswa untuk praktik langsung terhadap apa yang peserta didik pelajari sebelumnya khususnya pembelajarn P5 di kurikulum m...
SIFAT-SIFAT MODUL SOFT
SIFAT-SIFAT MODUL SOFT
Suatu himpunan tak kosong disebut modul atas suatu ring dengan elemen satuan jika himpunan tersebut merupakan grup komutatif yang tertutup terhadap perkalian skalar yang memenuhi b...
Pendampingan Penyusunan Bahan Ajar Berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) di SDN 004 Sambutan
Pendampingan Penyusunan Bahan Ajar Berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) di SDN 004 Sambutan
Bahan ajar merupakan salah satu unsur dari perangkat ajar yang sangat menentukan keberhasilan dari suatu pembelajaran, terutama pembelajaran di SD. Namun di SDN 004 sambutan yang t...
PENGEMBANGAN MODUL AJAR TEMATIK SD BERBASIS DIGITAL DI PROVINSI ACEH
PENGEMBANGAN MODUL AJAR TEMATIK SD BERBASIS DIGITAL DI PROVINSI ACEH
Penelitian ini memiliki tujuan jangka panjang yaitu: mendukung program pemerintahan Republik Indonesia dalam rangka mendukung program MBKM melalui inovasi yang dilakukan dalam pemb...
Pelatihan Modul Ajar Berbasis STEAM
Pelatihan Modul Ajar Berbasis STEAM
Background: Belum meratanya Sosialisasi pada program Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) terutama pembuatan modul ajar berbasis STEAM bagi Guru Taman Kanak-kanak (TK) di Kabupaten...

Back to Top