Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

MITOS CERITA RAKYAT FOTUNO SANGIA (PENDEKATAN STRUKTURALISME LEVI-STRAUSS)

View through CrossRef
Masalah yang diteliti dalam penelitian ini yaitu bagaimanakah struktur mitos cerita rakyat fotuno sangia  pendekatan strukturalisme Levi-Strauss. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan struktur cerita rakyat fotuno sangia pendekatan stukturalisme Levi-Strauss. Data yang terdapat pada penelitian ini berupa teks cerita rakyat. Sumber data yang terdapat dalam penelitian ini yaitu berupa teks hasil dari rekaman informan atau narasumber. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu berupa wawancara (in-deth nterview), observasi, dokumentasi, transkripsi dan terjemahan. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan strukturalisme Levi-Strauss.Berdasarkan hasil penelitian  dapat disimpulkan bahwa Mitos Cerita Rakyat Fotuno Sangia terbagi menjadi dua, yaitu cerita penjaga mata air dan masyarakat kabangka. Data yang diperoleh dapat dianalisis dengan menggunakan kajian Strukturalisme Levi-Strauss untuk menentukan miteme, persamaan dan perbedaan ceriteme serta oposisinya. Melalui analisis strukturalnya, maka penjaga mata air menghasilakan 5 episode dan 37 unit naratif, dan masyarakat kabangka menghasilkan 3 episode dan 18 unit naratif. Melaui unit naratif dan episode tersebut terdapat miteme, persamaan dan perbedaan ceriteme serta oposisi-oposisinya. Persamaan dan perbedaan dari dua cerita tersebut dapat dilihat melalui unti-unit naratif pada setiap cerita.
Title: MITOS CERITA RAKYAT FOTUNO SANGIA (PENDEKATAN STRUKTURALISME LEVI-STRAUSS)
Description:
Masalah yang diteliti dalam penelitian ini yaitu bagaimanakah struktur mitos cerita rakyat fotuno sangia  pendekatan strukturalisme Levi-Strauss.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan struktur cerita rakyat fotuno sangia pendekatan stukturalisme Levi-Strauss.
Data yang terdapat pada penelitian ini berupa teks cerita rakyat.
Sumber data yang terdapat dalam penelitian ini yaitu berupa teks hasil dari rekaman informan atau narasumber.
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu berupa wawancara (in-deth nterview), observasi, dokumentasi, transkripsi dan terjemahan.
Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan strukturalisme Levi-Strauss.
Berdasarkan hasil penelitian  dapat disimpulkan bahwa Mitos Cerita Rakyat Fotuno Sangia terbagi menjadi dua, yaitu cerita penjaga mata air dan masyarakat kabangka.
Data yang diperoleh dapat dianalisis dengan menggunakan kajian Strukturalisme Levi-Strauss untuk menentukan miteme, persamaan dan perbedaan ceriteme serta oposisinya.
Melalui analisis strukturalnya, maka penjaga mata air menghasilakan 5 episode dan 37 unit naratif, dan masyarakat kabangka menghasilkan 3 episode dan 18 unit naratif.
Melaui unit naratif dan episode tersebut terdapat miteme, persamaan dan perbedaan ceriteme serta oposisi-oposisinya.
Persamaan dan perbedaan dari dua cerita tersebut dapat dilihat melalui unti-unit naratif pada setiap cerita.

Related Results

PEMIKIRAN STRUKTURALISME LEVI-STRAUSS
PEMIKIRAN STRUKTURALISME LEVI-STRAUSS
Strukturalisme Levi-Strauss merupakan salah satu paradigma dalam antropologi yang memudahkan kita mengungkap berbagai fenomena budaya yang terjadi dan diekspresikan oleh berbagai s...
MITOS KECANTIKAN DALAM NOVEL GENDUT? SIAPA TAKUT! KARYA ALNIRA: KAJIAN FEMINISME NAOMI WOLF
MITOS KECANTIKAN DALAM NOVEL GENDUT? SIAPA TAKUT! KARYA ALNIRA: KAJIAN FEMINISME NAOMI WOLF
Penelitian ini berfokus pada aspek bentuk dan pengaruh mitos kecantikan dalam novel Gendut? Siapa Takut! karya Alnira (2019). Analisis dilakukan dengan memanfaatkan teori feminisme...
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM CERITA RAKYAT ACEH BESAR
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM CERITA RAKYAT ACEH BESAR
Penelitian ini membahas tentang analisis gaya bahasa dalam cerita rakyat Aceh Besar. Rumusan masalah penelitian ini adalah apa saja jenis-jenis gaya bahasa yang terdapat dalam ceri...
Pemanfaatan Cerita Rakyat Sumbawa Sebagai Bahan Literasi Siswa Sekolah Dasar
Pemanfaatan Cerita Rakyat Sumbawa Sebagai Bahan Literasi Siswa Sekolah Dasar
Cerita rakyat Kabupaten Sumbawa Nusa Tenggara Barat merupakan cerita rakyat yang tumbuh dan berkembang secara lisan dan menyebar secara turun temurun dari generasi ke generasi beri...
Identifikasi Cerita Rakyat Sumbawa
Identifikasi Cerita Rakyat Sumbawa
Selama ini pemerintah tampaknya hanya berusaha untuk memajukan kebudayaan nasional. Padahal pemerintah diharapkan juga menggali dan memperkenalkan kekayaan khasanah kebudayaan loka...
Fungsi Pelaku dan Lingkungan Tindakan dalam Cerita Rakyat Sarolangun
Fungsi Pelaku dan Lingkungan Tindakan dalam Cerita Rakyat Sarolangun
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta menguraikan kondisi dan keadaan dari identifikasi aspek-aspek fungsi pelaku, dan lingkungan tindakan yang terdapat pada...
Tema Cerita Rakyat ‘Badang Perkasa’ menurut Interpretasi Siswa melalui Pembelajaran Menggunakan Pendekatan Konstruktivisme
Tema Cerita Rakyat ‘Badang Perkasa’ menurut Interpretasi Siswa melalui Pembelajaran Menggunakan Pendekatan Konstruktivisme
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) tema utama cerita rakyat Badang Perkasa menurut interpretasi siswa dalam pembelajaran yang menggunakan pendekatan konstruktivisme...
KEARIFAN EKOLOGIS DALAM CERITA RAKYAT DAYAK BAKUMPAI: KAJIAN EKOKRITIK
KEARIFAN EKOLOGIS DALAM CERITA RAKYAT DAYAK BAKUMPAI: KAJIAN EKOKRITIK
This study aims to describe ecological wisdom in Bakumpai Dayak folklore using the theory of literary eco-criticism. This research method is descriptive qualitative. The source of ...

Back to Top