Javascript must be enabled to continue!
Prediksi Harga Saham NVIDIA Menggunakan Model LSTM dan GARCH
View through CrossRef
Prediksi harga saham merupakan tantangan kompleks dalam dunia keuangan karena tingginya volatilitas dan ketergantungan waktu pada data historis. Saham NVIDIA Corporation menjadi perhatian karena perannya dalam sektor teknologi mutakhir seperti AI dan GPU, yang membuat pergerakan harganya sangat fluktuatif. Untuk mengatasi tantangan tersebut, penelitian ini bertujuan mengembangkan model prediksi harga saham yang akurat dengan menggabungkan dua pendekatan: Long Short-Term Memory (LSTM) dan Generalized Autoregressive Conditional Heteroskedasticity (GARCH). GARCH digunakan untuk menghitung volatilitas harian sebagai fitur tambahan, sementara LSTM digunakan untuk memodelkan pola deret waktu harga saham. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan data historis saham NVIDIA dari tahun 2015 hingga 2024 yang diambil dari Yahoo Finance. Hasil evaluasi model menunjukkan bahwa model hybrid GARCH-LSTM memiliki performa prediksi lebih baik dibandingkan model LSTM murni. Nilai Mean Absolute Error (MAE) yang diperoleh sebesar 1.72 dan Root Mean Squared Error (RMSE) sebesar 2.26, lebih rendah dibandingkan LSTM murni. Dengan demikian, integrasi GARCH dan LSTM terbukti efektif meningkatkan akurasi prediksi harga saham, serta dapat menjadi acuan dalam pengambilan keputusan investasi berbasis data
PT Berkah Tematik Mandiri
Title: Prediksi Harga Saham NVIDIA Menggunakan Model LSTM dan GARCH
Description:
Prediksi harga saham merupakan tantangan kompleks dalam dunia keuangan karena tingginya volatilitas dan ketergantungan waktu pada data historis.
Saham NVIDIA Corporation menjadi perhatian karena perannya dalam sektor teknologi mutakhir seperti AI dan GPU, yang membuat pergerakan harganya sangat fluktuatif.
Untuk mengatasi tantangan tersebut, penelitian ini bertujuan mengembangkan model prediksi harga saham yang akurat dengan menggabungkan dua pendekatan: Long Short-Term Memory (LSTM) dan Generalized Autoregressive Conditional Heteroskedasticity (GARCH).
GARCH digunakan untuk menghitung volatilitas harian sebagai fitur tambahan, sementara LSTM digunakan untuk memodelkan pola deret waktu harga saham.
Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan data historis saham NVIDIA dari tahun 2015 hingga 2024 yang diambil dari Yahoo Finance.
Hasil evaluasi model menunjukkan bahwa model hybrid GARCH-LSTM memiliki performa prediksi lebih baik dibandingkan model LSTM murni.
Nilai Mean Absolute Error (MAE) yang diperoleh sebesar 1.
72 dan Root Mean Squared Error (RMSE) sebesar 2.
26, lebih rendah dibandingkan LSTM murni.
Dengan demikian, integrasi GARCH dan LSTM terbukti efektif meningkatkan akurasi prediksi harga saham, serta dapat menjadi acuan dalam pengambilan keputusan investasi berbasis data.
Related Results
The Impact of the Covid-19 Pandemic and Macroeconomics on the Sharia Stock Indexes in Indonesia
The Impact of the Covid-19 Pandemic and Macroeconomics on the Sharia Stock Indexes in Indonesia
ABSTRACT
The Covid-19 pandemic has changed economic conditions in various countries, including Indonesia. One of the sectors affected is the capital market sector which can also de...
Peramalan Volatilitas Risiko Berinvestasi Saham Menggunakan Metode GARCH–M dan ARIMAX–GARCH
Peramalan Volatilitas Risiko Berinvestasi Saham Menggunakan Metode GARCH–M dan ARIMAX–GARCH
Model GARCH–M merupakan pengembangan model GARCH yang dimasukkan variansi bersyarat ke dalam persamaan mean. Model ARIMAX–GARCH merupakan penggabungan model ARIMAX dan GARCH. Kedua...
Prediksi Harga Saham Twitter Menggunakan Algoritma Support Vector Machine
Prediksi Harga Saham Twitter Menggunakan Algoritma Support Vector Machine
Dalam penelitian ini, sistem algoritma Support Vector Machine (SVM) digunakan untuk memprediksi harga saham Twitter dengan menggunakan dataset yang terdiri dari 1184 record. Fokus ...
Perbandingan Model RNN, Model LSTM, dan Model GRU dalam Memprediksi Harga Saham-Saham LQ45
Perbandingan Model RNN, Model LSTM, dan Model GRU dalam Memprediksi Harga Saham-Saham LQ45
Harga saham selalu mengalami fluktuasi, dapat naik dan dapat turun. Ketidakpastian tersebut dapat menyebabkan kerugian, jika salah dalam memprediksi arah pergerakan harga saham. Pr...
Prediksi Harga Saham Syariah Menggunakan Algoritma Long Short-Term Memory (LSTM)
Prediksi Harga Saham Syariah Menggunakan Algoritma Long Short-Term Memory (LSTM)
Semakin pesatnya perkembangan pasar saham di Indonesia membuat semakin banyak investor yang bergabung di bursa saham. Indonesia pada tahun 2011 meluncurkan saham syariah dimana har...
AnalisisNilai Tukar Rupiah dan Inflasi terhadap Harga Saham
AnalisisNilai Tukar Rupiah dan Inflasi terhadap Harga Saham
Harga saham daari suatu perusahaan bisa menunjukan kualitas kinerja perusahaanntesebut. Dari situlah kemudian harga saham ini menjadi penting daisamping untuk sekedar menilai kiner...
Penerapan Hidden Markov Model Pada Harga Saham
Penerapan Hidden Markov Model Pada Harga Saham
Hidden Markov Model (HMM) adalah perkembangan dari rantai Markov di mana statenya tidak dapat diamati secara langsung (tersembunyi), tetapi hanya dapat diobservasi melalui suatu hi...
Pemanfaatan Analisis Sentimen Youtube untuk Prediksi Harga Saham: Studi pada Investor Retail Indonesia
Pemanfaatan Analisis Sentimen Youtube untuk Prediksi Harga Saham: Studi pada Investor Retail Indonesia
Lonjakan partisipasi investor ritel dalam pasar saham Indonesia seiring dengan meningkatnya jumlah platform media sosial sebagai sumber informasi terkait saham. Khususnya di YouTub...

