Javascript must be enabled to continue!
PEMIKIRAN ADIAN HUSAINI TENTANG KESETARAAN GENDER DALAM TINJAUAN HUKUM ISLAM
View through CrossRef
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah yang dijadikan alasan Adian Husaini dalam menolak paham kesetaraan gender dan penolakan tersebut apakah sesuai dengan ketentuan Hukum Islam. Jenis penelitian ini ialah penelitian kualitatif, dengan kajian pustaka. Pendekatan yang digunakan yaitu menggunakan pendekatan historis. Sumber data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini yaitu dari data primer berupa karya tulis Adian sendiri, buku-buku yang telah ditulisnya, artikel, bahkan dari video yang di-upload di internet. Juga menggunakan tulisan lainnya sebagai data skunder untuk memperkuat data primer, dan tulisan lainnya sebagai data tersier yang berkaitan dengan topik penelitian. Metode yang digunakan dalam analisis data yaitu analisis isi, dimana dalam penelitian ini melalui beberapa tahapan berpikir kritis-ilmiah, dimana peneliti memulai berpikir secara induktif, menangkap berbagai fakta atau fenomenafenomena sosial, melalui pengamatan di lapangan, kemudian menganalisanya dan kemudian berupaya melakukan teorisasi berdasarkan apa yang diamati itu. Hasil dari penelitian ini yaitu alasan Adian Husaini menolak paham kesetaraan gender karena tidak sesuai dengan syari?at Islam, bahkan berpotensi merekonstruksi hukum Islam yang telah baku. Kemudian paham tersebut akan menebarkan kebencian kepada kaum laki-laki baik para ahli fiqih maupun para mufassir, karena dituduh membuat penafsiran yang bias gender. Dan alasan penolakan tersebut sesuai dengan ketentuan di dalam syari?at Islam.
Title: PEMIKIRAN ADIAN HUSAINI TENTANG KESETARAAN GENDER DALAM TINJAUAN HUKUM ISLAM
Description:
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah yang dijadikan alasan Adian Husaini dalam menolak paham kesetaraan gender dan penolakan tersebut apakah sesuai dengan ketentuan Hukum Islam.
Jenis penelitian ini ialah penelitian kualitatif, dengan kajian pustaka.
Pendekatan yang digunakan yaitu menggunakan pendekatan historis.
Sumber data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini yaitu dari data primer berupa karya tulis Adian sendiri, buku-buku yang telah ditulisnya, artikel, bahkan dari video yang di-upload di internet.
Juga menggunakan tulisan lainnya sebagai data skunder untuk memperkuat data primer, dan tulisan lainnya sebagai data tersier yang berkaitan dengan topik penelitian.
Metode yang digunakan dalam analisis data yaitu analisis isi, dimana dalam penelitian ini melalui beberapa tahapan berpikir kritis-ilmiah, dimana peneliti memulai berpikir secara induktif, menangkap berbagai fakta atau fenomenafenomena sosial, melalui pengamatan di lapangan, kemudian menganalisanya dan kemudian berupaya melakukan teorisasi berdasarkan apa yang diamati itu.
Hasil dari penelitian ini yaitu alasan Adian Husaini menolak paham kesetaraan gender karena tidak sesuai dengan syari?at Islam, bahkan berpotensi merekonstruksi hukum Islam yang telah baku.
Kemudian paham tersebut akan menebarkan kebencian kepada kaum laki-laki baik para ahli fiqih maupun para mufassir, karena dituduh membuat penafsiran yang bias gender.
Dan alasan penolakan tersebut sesuai dengan ketentuan di dalam syari?at Islam.
Related Results
KRITIK WACANA TAFSIR ATAS TEOLOGI KESETARAAN GENDER RIFFAT HASSAN
KRITIK WACANA TAFSIR ATAS TEOLOGI KESETARAAN GENDER RIFFAT HASSAN
Abstract: This article discuss about how theology construct worked by Riffat Hassan to realize gender equality and how the implication caused from gender equality and how the relat...
Urgensi Pengaturan Artificial Intelligence (AI) Dalam Bidang Hukum Hak Cipta Di Indonesia
Urgensi Pengaturan Artificial Intelligence (AI) Dalam Bidang Hukum Hak Cipta Di Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta memahami urgensi pengaturan AI dalam UU Hak Cipta di Indonesia serta potensi AI sebagai subjek hukum dalam sistem hukum di Indonesia...
Ar-Rasāil Ad-Da’wiyyah fi Riwāyati Kemi : Cinta Kebebasan Yang Tersesat Karya Adian Husaini
Ar-Rasāil Ad-Da’wiyyah fi Riwāyati Kemi : Cinta Kebebasan Yang Tersesat Karya Adian Husaini
All this time, Da'wah has been known identically for oral preaching. Through the development of da'wah media with modern technology, it requires all parties, especially da'wah acti...
Studi Perbandingan Hukum Perkawinan Islam di Indonesia dan Thailand
Studi Perbandingan Hukum Perkawinan Islam di Indonesia dan Thailand
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Memahami bagaimana sistem perkawinan nasional di Indonesia dan Thailand, (2) Latar belakang pemberlakuan hukum perkawinan Islam di Indonesia dan ...
Produk Pemikiran Hukum Islam di Indonesia
Produk Pemikiran Hukum Islam di Indonesia
Produk pemikiran hukum Islam di Indonesia terdiri dari produk pemikiran fikih, produk pemikiran fatwa ulama, produk pemikiran keputusan pengadilan (yurisprudensi), produk pemikiran...
Nilai Nilai Kesetaraan Gender dalam Pengelolaan Pembelajaran PAI di SD 05 Binanga Dua Labuhanbatu Selatan
Nilai Nilai Kesetaraan Gender dalam Pengelolaan Pembelajaran PAI di SD 05 Binanga Dua Labuhanbatu Selatan
Penelitian ini mengkaji penerapan nilai-nilai kesetaraan gender dalam pengelolaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SD 05 Binanga Dua. Pokok masalah yang diangkat adalah...
Sosialisasi kesetaraan gender dalam olahraga bolavoli
Sosialisasi kesetaraan gender dalam olahraga bolavoli
Perjuangan persamaan gender sampai saat ini terus berlanjut, masih menjadi permasalahan yang penting untuk dikampanyekan kepada khalayak dalam hal ini pelatih olahraga bolavoli. Tu...
Tipologi Pemikiran Pendidikan Islam Di Indonesia
Tipologi Pemikiran Pendidikan Islam Di Indonesia
Pemikiran pendidikan adalah serangkaian proses kerja akal dan kalbu yang dilakukan secara bersungguh-sungguh dalam melihat berbagai persoalan yang ada dalam pendidikan Islam. Untuk...

