Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Nasionalisasi Minyak dan Kudeta Iran 1953

View through CrossRef
The writing of the history of the Iranian Revolution in Indonesia has been overwhelming. But there is one story that is often forgotten in an effort to investigate the Iranian Revolution, namely the attempt to nationalize Iranian oil and the Iranian coup in 1953. Revolution is not a single incident that occurs suddenly, revolution is a series of processes after processes that can finally change the status quo. In Iran's efforts to nationalize its oil, it suffered strong opposition from the United Kingdom to mengigat Iranian oil is very important for Britain, especially for its navy. But the insistence on nationalization which finally raised Mossadeqh as Iran's prime minister, Mossadeqh supported nationalization as well as the Iranian people. To prevent Britain and America from carrying out a coup operation to overthrow Mossadeqh and restore Shah Reza Pahlevi to sit back in his power. After Shah Reza Pahlevi rose and Mossadeqh dropped, Iranian oil was dominated by America and Britain. Penulisan sejarah Revolusi Iran dalam Indonesia sudah banyak sekali. Tetapi ada satu kisah yang sering dilupakan dalam usaha menyelidiki Revolusi Iran yaitu upaya nasionalisasi minyak Iran dan kudeta Iran 1953. Revolusi bukanlah kejadian tunggal yang terjadi dengan tiba-tiba, revolusi merupakan rangkaian proses demi proses yang akhirnya dapat merubah keadaan status quo yang ada. Dalam upaya Iran untuk menasionalisai minyaknya mengalami pertentangan keras dari Inggris mengigat minyak Iran sangat penting untuk Inggris terutama untuk angkatan lautnya. Tetapi desakan untuk nasionalisasi yang akhirnya menaikan Mossadeqh sebagai perdana menteri Iran, Mossadeqh mendukung nasionalisasi begitu juga rakyat Iran. Untuk mencegahnya Inggris dan Amerika melakukan operasi kudeta untuk menjatuhkan Mossadeqh dan mengembalikan Shah Reza Pahlevi duduk kembali dikekuasaannya. Setelah Shah Reza Pahlevi naik dan Mossadeqh turun, minyak Iran dikuasai oleh Amerika dan Inggris.
Title: Nasionalisasi Minyak dan Kudeta Iran 1953
Description:
The writing of the history of the Iranian Revolution in Indonesia has been overwhelming.
But there is one story that is often forgotten in an effort to investigate the Iranian Revolution, namely the attempt to nationalize Iranian oil and the Iranian coup in 1953.
Revolution is not a single incident that occurs suddenly, revolution is a series of processes after processes that can finally change the status quo.
In Iran's efforts to nationalize its oil, it suffered strong opposition from the United Kingdom to mengigat Iranian oil is very important for Britain, especially for its navy.
But the insistence on nationalization which finally raised Mossadeqh as Iran's prime minister, Mossadeqh supported nationalization as well as the Iranian people.
To prevent Britain and America from carrying out a coup operation to overthrow Mossadeqh and restore Shah Reza Pahlevi to sit back in his power.
After Shah Reza Pahlevi rose and Mossadeqh dropped, Iranian oil was dominated by America and Britain.
Penulisan sejarah Revolusi Iran dalam Indonesia sudah banyak sekali.
Tetapi ada satu kisah yang sering dilupakan dalam usaha menyelidiki Revolusi Iran yaitu upaya nasionalisasi minyak Iran dan kudeta Iran 1953.
Revolusi bukanlah kejadian tunggal yang terjadi dengan tiba-tiba, revolusi merupakan rangkaian proses demi proses yang akhirnya dapat merubah keadaan status quo yang ada.
Dalam upaya Iran untuk menasionalisai minyaknya mengalami pertentangan keras dari Inggris mengigat minyak Iran sangat penting untuk Inggris terutama untuk angkatan lautnya.
Tetapi desakan untuk nasionalisasi yang akhirnya menaikan Mossadeqh sebagai perdana menteri Iran, Mossadeqh mendukung nasionalisasi begitu juga rakyat Iran.
Untuk mencegahnya Inggris dan Amerika melakukan operasi kudeta untuk menjatuhkan Mossadeqh dan mengembalikan Shah Reza Pahlevi duduk kembali dikekuasaannya.
Setelah Shah Reza Pahlevi naik dan Mossadeqh turun, minyak Iran dikuasai oleh Amerika dan Inggris.

Related Results

Perubahan Mutu Minyak Kelapa dan Minyak Sawit Selama Penggorengan
Perubahan Mutu Minyak Kelapa dan Minyak Sawit Selama Penggorengan
<p>Abstrak</p><p>Proses penggorengan akan menyebabkan perubahan mutu minyak akibat reaksi hidrolisis, oksidasi dan proses termal. Penelitian ini bertujuan untuk m...
Pengembangan Model PCA untuk Uji Kualitatif terhadap Keaslian Minyak Nilam Aceh Menggunakan Teknologi Inframerah
Pengembangan Model PCA untuk Uji Kualitatif terhadap Keaslian Minyak Nilam Aceh Menggunakan Teknologi Inframerah
Abstrak. Salah satu kendala dalam industri minyak nilam adalah pemalsuan seperti penambahan minyak terpentin. Pemalsuan kemurnian pada minyak nilam perlu dilakukan upaya untuk meng...
Pelatihan Penjernihan Minyak Jelantah Menggunakan Bleaching Earth Di Desa Padang Rejo Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu
Pelatihan Penjernihan Minyak Jelantah Menggunakan Bleaching Earth Di Desa Padang Rejo Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu
Minyak goreng merupkan salah satu kebutuhan pokok sehari-hari. Hampir semua makanan dan jajanan membutuhkan minyak goreng dalam proses pembuatannya. Salah satu cara agar dapat meng...
Formulasi Lilin Aromaterapi Kombinasi Minyak Atsiri Sereh Wangi (Cymbopogon nardus) dan Minyak Atsiri Nilam (Pogostemon cablin)
Formulasi Lilin Aromaterapi Kombinasi Minyak Atsiri Sereh Wangi (Cymbopogon nardus) dan Minyak Atsiri Nilam (Pogostemon cablin)
Minyak atsiri adalah minyak yang mudah menguap.  Bahan baku minyak atsiri dapat diperoleh dari berbagai bagian tumbuhan seperti batang, daun, bunga, buah, biji, kulit biji, serta a...
PEMANFAATAN MINYAK BEKAS PAKAI (JELANTAH) UNTUK PENGHARUM RUANGAN
PEMANFAATAN MINYAK BEKAS PAKAI (JELANTAH) UNTUK PENGHARUM RUANGAN
Minyak bekas pakai (jelantah) merupakan minyak tumbuhan yang sudah digunakan untuk menggoreng. Penggunaan minyak bekas pakai mengakibatkan nilai ekonomis minyak tersebut turun diba...
PENGARUH BLENDING MINYAK NABATI PADA PELUMAS DARI MINYAK MINERAL TERHADAP STABILITAS OKSIDASI DAN KETAHANAN KOROSI
PENGARUH BLENDING MINYAK NABATI PADA PELUMAS DARI MINYAK MINERAL TERHADAP STABILITAS OKSIDASI DAN KETAHANAN KOROSI
Pelumas adalah bahan yang dipakai untuk melapisi permukaan sehingga tidak kontak langsung dengan permukaan lain yang bergerak relatif terhadap permukaan lain. Beberapa usaha telah ...

Back to Top