Javascript must be enabled to continue!
PEMBERIAN ASUPAN TIWUL SINGKONG MENINGKATKAN PERFORMA AKTIVITAS AEROBIK ERGOCYCLING DIBANDINGKAN PEMBERIAN ASUPAN ROTI TAWAR PUTIH
View through CrossRef
Latar Bekalang : Energi diperlukan dalam segala jenis aktivitas salah satunya adalah aktivitas aerobik. Aerobik membutuhkan pasokan energi secara terus-menerus untuk menghindari hipoglikemia. Asupan makanan dengan nilai indeks glikemik rendah diduga berpengaruh positif dalam mempertahankan performa aktivitas aerobik. Tiwul singkong yang merupakan makanan asli Indonesia diketahui memiliki nilai indeks glikemik rendah. Tujuan : Membuktikan bahwa pemberian asupan tiwul singkong sebelum aktivitas lebih meningkatkan performa aktivitas aerobik ergocycling pria dewasa yang tidak terlatih daripada pemberian asupan roti tawar putih. Metode Penelitian ini adalah penelitian eksperimental menggunakan Treatment by Subject Design. Sembilan subjek menerima dua intervensi yang berbeda yaitu pemberian asupan tiwul singkong dan pemberian asupan roti tawar putih dengan jeda waktu antar kedua intervensi (wash out period) selama 7 hari. Setelah mengonsumsi asupan makanan, subjek menjalani kegiatan berupa aktivitas aerobik ergocycling hingga subjek menyatakan tidak dapat melanjutkan aktivitas (exhaustion). Hasil : Rerata durasi bersepeda maksimal pada intervensi pemberian asupan tiwul singkong adalah 93,7±30,114 menit sedangkan pada pemberian asupan roti tawar putih hanya 58,09±21,066 menit (ρ=0,001). Rerata jarak bersepeda maksimal yang mampu ditempuh pada intervensi pemberian asupan tiwul singkong adalah 30,85±12,042 km sedangkan pada pemberian asupan roti tawar putih hanya 18,69±6,837 km (ρ=0,001). Simpulan : Mengonsumsi tiwul singkong sebelum aktivitas lebih meningkatkan aktivitas aerobik ergocycling dibandingkan dengan mengonsumsi roti tawar putih baik dari segi durasi maupun jarak yang mampu ditempuh pada pria dewasa yang tidak terlatih.Kata kunci : Performa, Ergocycling, Tiwul Singkong, Roti Tawar Putih.
Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Respati Yogyakarta
Title: PEMBERIAN ASUPAN TIWUL SINGKONG MENINGKATKAN PERFORMA AKTIVITAS AEROBIK ERGOCYCLING DIBANDINGKAN PEMBERIAN ASUPAN ROTI TAWAR PUTIH
Description:
Latar Bekalang : Energi diperlukan dalam segala jenis aktivitas salah satunya adalah aktivitas aerobik.
Aerobik membutuhkan pasokan energi secara terus-menerus untuk menghindari hipoglikemia.
Asupan makanan dengan nilai indeks glikemik rendah diduga berpengaruh positif dalam mempertahankan performa aktivitas aerobik.
Tiwul singkong yang merupakan makanan asli Indonesia diketahui memiliki nilai indeks glikemik rendah.
Tujuan : Membuktikan bahwa pemberian asupan tiwul singkong sebelum aktivitas lebih meningkatkan performa aktivitas aerobik ergocycling pria dewasa yang tidak terlatih daripada pemberian asupan roti tawar putih.
Metode Penelitian ini adalah penelitian eksperimental menggunakan Treatment by Subject Design.
Sembilan subjek menerima dua intervensi yang berbeda yaitu pemberian asupan tiwul singkong dan pemberian asupan roti tawar putih dengan jeda waktu antar kedua intervensi (wash out period) selama 7 hari.
Setelah mengonsumsi asupan makanan, subjek menjalani kegiatan berupa aktivitas aerobik ergocycling hingga subjek menyatakan tidak dapat melanjutkan aktivitas (exhaustion).
Hasil : Rerata durasi bersepeda maksimal pada intervensi pemberian asupan tiwul singkong adalah 93,7±30,114 menit sedangkan pada pemberian asupan roti tawar putih hanya 58,09±21,066 menit (ρ=0,001).
Rerata jarak bersepeda maksimal yang mampu ditempuh pada intervensi pemberian asupan tiwul singkong adalah 30,85±12,042 km sedangkan pada pemberian asupan roti tawar putih hanya 18,69±6,837 km (ρ=0,001).
Simpulan : Mengonsumsi tiwul singkong sebelum aktivitas lebih meningkatkan aktivitas aerobik ergocycling dibandingkan dengan mengonsumsi roti tawar putih baik dari segi durasi maupun jarak yang mampu ditempuh pada pria dewasa yang tidak terlatih.
Kata kunci : Performa, Ergocycling, Tiwul Singkong, Roti Tawar Putih.
Related Results
PENGEMBANGAN PRODUK TIWUL INSTAN SEBAGAI MAKANAN MASA KINI
PENGEMBANGAN PRODUK TIWUL INSTAN SEBAGAI MAKANAN MASA KINI
Tiwul adalah makanan khas tradisional yang terbuat dari olahan singkong atau umbi kayu. Seiring perkembangan zaman minat masyarakat berkurang terhadap tiwul. Tiwul instan merupakan...
PENGEMBANGAN PRODUK TIWUL INSTAN SEBAGAI MAKANAN MASA KINI
PENGEMBANGAN PRODUK TIWUL INSTAN SEBAGAI MAKANAN MASA KINI
Tiwul adalah makanan khas tradisional yang terbuat dari olahan singkong atau umbi kayu. Seiring perkembangan zaman minat masyarakat berkurang terhadap tiwul. Tiwul instan merupakan...
Tagmem pada Frasa Keripik Pisang dan Frasa Nasi Tiwul (Kajian Tagmemik)
Tagmem pada Frasa Keripik Pisang dan Frasa Nasi Tiwul (Kajian Tagmemik)
Apart from having an eclectic, universal nature, Tagmemik studies can also be used to analyze language such as the phrases "banana chips" and "tiwul rice". So, the aim of this rese...
PARADIGMA MASYARAKAT TERHADAP PEMANFAATAN TANAMAN SINGKONG SEBAGAI TANAMAN PRODUKTIF DI INDONESIA
PARADIGMA MASYARAKAT TERHADAP PEMANFAATAN TANAMAN SINGKONG SEBAGAI TANAMAN PRODUKTIF DI INDONESIA
Singkong adalah salah satu tumbuhan yang menghasilkan panen dalam bentuk akar.Berdasarkan beberapa penelitian mengungkap bahwa tamanam singkong sebenarnya tidak hanyaproduktif dan ...
DAYA TERIMA ORGANOLEPTIK ROTI TAWAR BERBAHAN DASAR UMBI GARUT DAN AMPAS TAHU
DAYA TERIMA ORGANOLEPTIK ROTI TAWAR BERBAHAN DASAR UMBI GARUT DAN AMPAS TAHU
Saat memasuki usia sekolah aktifitas fisik anak akan meningkat dan perubahan komposisi tubuh yang pesat, sehingga perlunya asupan gizi seimbang pada anak. Anak sekolah umumnya tida...
ANALISIS SIKAP KONSUMEN TERHADAP ATRIBUT PRODUK OLAHAN SINGKONG
ANALISIS SIKAP KONSUMEN TERHADAP ATRIBUT PRODUK OLAHAN SINGKONG
Kandungan karbohidrat singkong yaitu 38 gram per 100 gram singkong atau setara dengan 12%, sehingga singkong cocok dijadikan makanan pengganti beras. Penelitian ini dilakukan di Ka...
Hubungan Kapasitas Aerobik terhadap Performa Atltet Taekwondo: Sebuah Systematic Literature Review (SLR)
Hubungan Kapasitas Aerobik terhadap Performa Atltet Taekwondo: Sebuah Systematic Literature Review (SLR)
Kapasitas aerobik merupakan faktor fisiologis penting dalam performa atlet taekwondo, terutama terkait daya tahan, pemulihan, dan efektivitas serangan. Penelitian ini mengkaji hubu...
Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Masyarakat Desa Rukti Basuki Berbasis Potensi Lokal Melalui Produksi Bubur Singkong
Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Masyarakat Desa Rukti Basuki Berbasis Potensi Lokal Melalui Produksi Bubur Singkong
Bubur singkong merupakan salah satu pemberdayaan masyarakat untuk memaksimalkan potensi-potensi yang dimiliki oleh suatu desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Peneli...

