Javascript must be enabled to continue!
2. Analisis Numerik Badan Pesawat Sejenis UAV Aerostar pada Fase Terbang
View through CrossRef
Pesawat Terbang Tanpa Awak atau UAV merupakan pesawat udarayang mampu terbang dengan interval waktu tertentu tanpa dikendarai oleh pilot,pengendalian pesawat dilakukan secara otomatis melalui perangkat elektronik yangdiprogram serta mampu melakukan misinya berulang kali. Kebutuhan terhadapUAV merupakan salah satu tuntutan perkembangan teknologi penerbangan.Dalam jurnal ini, penelitian berupa simulasi numerik dilakukan pada struktur badanUAV sejenis Aerostar dengan pembebanan pada fase terbang cruise. Badan UAVdirancang dapat menahan beban sebesar 132 kg pada fase terbang cruise denganload factor 3,8g. Analisis numerik dari pembebanan statik dilakukan dengan finiteelement method menggunakan software Abaqus. Struktur badan UAV dirancangterdiri dari beberapa komponen diantaranya adalah frame, longeron, dan skin ataubiasa disebut juga dengan struktur semi-monocoque. Material yang digunakan padastruktur badan UAV adalah komposit dengan tipe E-Glass EW 185/Epoxy. Terdapatdua kriteria kegagalan yang digunakan untuk menentukan kekuatan materialdengan pembebanan tertentu. Dalam penelitian ini, kriteria kegagalan yangdigunakan diantaranya adalah kriteria kegagalan Tsai-Wu dan kriteria kegagalanTsai-Hill. Berdasarkan hasil simulasi yang dilakukan, diperoleh tegangan maksimumpada fase terbang cruise sebesar 32,25 MPa. Adapun besarnya kriteria kegagalanTsai-Hill maksimum yang terjadi sebesar 0,7558 dan untuk kriteria kegagalan TsaiWu sebesar 0,8032. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa struktur badan UAVmasih aman ketika sedang beroperasi pada fase terbang cruise, namun diperlukanpenelitian lebih lanjut untuk struktur badan UAV pada fase terbang take-off danlanding.
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara
Title: 2. Analisis Numerik Badan Pesawat Sejenis UAV Aerostar pada Fase Terbang
Description:
Pesawat Terbang Tanpa Awak atau UAV merupakan pesawat udarayang mampu terbang dengan interval waktu tertentu tanpa dikendarai oleh pilot,pengendalian pesawat dilakukan secara otomatis melalui perangkat elektronik yangdiprogram serta mampu melakukan misinya berulang kali.
Kebutuhan terhadapUAV merupakan salah satu tuntutan perkembangan teknologi penerbangan.
Dalam jurnal ini, penelitian berupa simulasi numerik dilakukan pada struktur badanUAV sejenis Aerostar dengan pembebanan pada fase terbang cruise.
Badan UAVdirancang dapat menahan beban sebesar 132 kg pada fase terbang cruise denganload factor 3,8g.
Analisis numerik dari pembebanan statik dilakukan dengan finiteelement method menggunakan software Abaqus.
Struktur badan UAV dirancangterdiri dari beberapa komponen diantaranya adalah frame, longeron, dan skin ataubiasa disebut juga dengan struktur semi-monocoque.
Material yang digunakan padastruktur badan UAV adalah komposit dengan tipe E-Glass EW 185/Epoxy.
Terdapatdua kriteria kegagalan yang digunakan untuk menentukan kekuatan materialdengan pembebanan tertentu.
Dalam penelitian ini, kriteria kegagalan yangdigunakan diantaranya adalah kriteria kegagalan Tsai-Wu dan kriteria kegagalanTsai-Hill.
Berdasarkan hasil simulasi yang dilakukan, diperoleh tegangan maksimumpada fase terbang cruise sebesar 32,25 MPa.
Adapun besarnya kriteria kegagalanTsai-Hill maksimum yang terjadi sebesar 0,7558 dan untuk kriteria kegagalan TsaiWu sebesar 0,8032.
Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa struktur badan UAVmasih aman ketika sedang beroperasi pada fase terbang cruise, namun diperlukanpenelitian lebih lanjut untuk struktur badan UAV pada fase terbang take-off danlanding.
Related Results
4. ANALISIS CFD PERFORMA AERODINAMIKA MODEL SAYAP X PADA PESAWAT TERBANG RADIO CONTROLLED UNTUK AEROMODELLING TARUNA AAU
4. ANALISIS CFD PERFORMA AERODINAMIKA MODEL SAYAP X PADA PESAWAT TERBANG RADIO CONTROLLED UNTUK AEROMODELLING TARUNA AAU
Pesawat terbang radio controlled yang digunakan pada kegiatan aeromodellingTaruna AAU sejatinya adalah sebuah model dari pesawat terbang yang sebenarnya. Prosespembuatannya juga me...
Internalisasi Budaya Terbang Bandhung di Kota Pasuruan
Internalisasi Budaya Terbang Bandhung di Kota Pasuruan
Kesenian Terbang Bandung merupakan kesenian yang berasal dari kota pasuruan, kesenian dengan alat music Kedincong, Terbang der, rebana, kontran, jidor, music ini dimainkan dengan 2...
SISTEM PENGEMBANGAN PERIKANAN IKAN TERBANG DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA TUAL
SISTEM PENGEMBANGAN PERIKANAN IKAN TERBANG DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA TUAL
Telur ikan terbang termasuk salah satu komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomis penting di perairan Kota Tual. Berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 69...
Pengembangan Model Mekanika Terbang Pesawat Udara Cessna 182 dengan Menggunakan Scilab Xcos
Pengembangan Model Mekanika Terbang Pesawat Udara Cessna 182 dengan Menggunakan Scilab Xcos
Model mekanika terbang pesawat udara memiliki peran penting untuk melakukan analisis gerak dan sikap pesawat udara terhadap input yang diberikan. Pengembangan model mekanika terban...
Analisis Jangkauan Maksimum Pesawat Airbus A330-300 dan Boeing 777-300 Dari Bandara Dhoho Kediri Untuk Penerbangan Komersial
Analisis Jangkauan Maksimum Pesawat Airbus A330-300 dan Boeing 777-300 Dari Bandara Dhoho Kediri Untuk Penerbangan Komersial
Penerbangan komersial merupakan salah satu elemen vital dalam infrastruktur transportasi modern yang mendukung hubungan dan pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Pesawat komersial sepe...
Analisis Kestabilan Statik Longitudinal dan Lateral-Direksional pada Pesawat Cessna 172N Skyhawk PK-SDQ dengan Menggunakan Aplikasi DATCOM
Analisis Kestabilan Statik Longitudinal dan Lateral-Direksional pada Pesawat Cessna 172N Skyhawk PK-SDQ dengan Menggunakan Aplikasi DATCOM
Politeknik Negeri Bandung memiliki fasilitas unggulan berupa pesawat Cessna 172N Skyhawk. Fasilitas ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami pesawat secara mendalam....
Analisis Performa Micro Turbojet Engine Aero-16 Berbasis Turbocharge Holset
Analisis Performa Micro Turbojet Engine Aero-16 Berbasis Turbocharge Holset
Pesawat terbang adalah kendaraan yang mampu terbang di udara. Pesawat dapat terbang karena memiliki 4 gaya yaitu thrust, drag, weight dan lift. 4 gaya tersebut dapat berkerja di pe...
Identifikasi Sistem Pesawat Udara Tanpa Awak Sayap Tetap
Identifikasi Sistem Pesawat Udara Tanpa Awak Sayap Tetap
Penelitian mengenai pesawat udara tanpa awak berkembang pesat beberapa tahun belakangan. Salah satunya dalam topik identifikasi sistem dan pemodelan sistem, yang merupakan hal pent...

