Javascript must be enabled to continue!
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengembangan Usaha Budidaya Madu Trigona untuk Membentuk Kampong Madu Desa Saribaye Kecamatan Lingsar
View through CrossRef
Desa Saribaye merupakan desa dengan cakupan wilayah berupa lahan pertanian, perkebunan dan kawasan hutan rakyat yang cukup luas, sehingga memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan budidaya lebah madu trigona. Budidaya lebah madu trigona dan produk-produk turunannya merupakan salah satu upaya untuk memberdayakan masyarakat yang berbasis ekonomi kreatif, yang diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan budidaya madu trigona dengan manajemen usaha yang professional, dengan menginisiasi terbentuknya “Kampung Madu Trigona” untuk mendukung Desa Saribaye sebagai salah satu destinasi agroekowisata di Pulau Lombok. Untuk mencapai tujuan tersebut, model pendekatan yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) yang menekankan keterlibatan masyarakat dalam keseluruhan kegiatan mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program. Kegiatan ini terdiri dari tiga kegiatan yaitu penyuluhan, demplot (demonstration plot), dan pendampingan budidaya madu trigona. Kelompok sasaran dari kegiatan ini yaitu Kelompok Usaha Madu Sakti dan Kelompok Karang Taruna. Hasil dan luaran kegiatan setelah dilaksanakan sosialisasi dan pelatihan adalah masyarakat sasaran mengalami peningkatan pemahaman dan ketrampilan untuk melakukan budidaya madu trigona dan membuat kemasan yang menarik dan hygienis. Melalui budidaya madu trigona ini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sasaran yang diharapkan akan menggerakkan seluruh anggota masyarakat desa, sehingga dapat meningkatkan perekonomian Desa Saribaye. Oleh karena itu, dengan dilaksanakannya kegiatam PKM ini maka terjadi peningkatan dan perbaikan kemampuan dan ketrampilan masyarakat sasaran yang mendukung terjadinya peningkatan kegiatan ekonomis masyarakat. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat menumbuhkan ide-ide kreatif, untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dan lebih bervariasi yang kemudian dapat dijadikan modal awal untuk memulai usaha.
Title: Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengembangan Usaha Budidaya Madu Trigona untuk Membentuk Kampong Madu Desa Saribaye Kecamatan Lingsar
Description:
Desa Saribaye merupakan desa dengan cakupan wilayah berupa lahan pertanian, perkebunan dan kawasan hutan rakyat yang cukup luas, sehingga memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan budidaya lebah madu trigona.
Budidaya lebah madu trigona dan produk-produk turunannya merupakan salah satu upaya untuk memberdayakan masyarakat yang berbasis ekonomi kreatif, yang diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan masyarakat.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan budidaya madu trigona dengan manajemen usaha yang professional, dengan menginisiasi terbentuknya “Kampung Madu Trigona” untuk mendukung Desa Saribaye sebagai salah satu destinasi agroekowisata di Pulau Lombok.
Untuk mencapai tujuan tersebut, model pendekatan yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) yang menekankan keterlibatan masyarakat dalam keseluruhan kegiatan mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program.
Kegiatan ini terdiri dari tiga kegiatan yaitu penyuluhan, demplot (demonstration plot), dan pendampingan budidaya madu trigona.
Kelompok sasaran dari kegiatan ini yaitu Kelompok Usaha Madu Sakti dan Kelompok Karang Taruna.
Hasil dan luaran kegiatan setelah dilaksanakan sosialisasi dan pelatihan adalah masyarakat sasaran mengalami peningkatan pemahaman dan ketrampilan untuk melakukan budidaya madu trigona dan membuat kemasan yang menarik dan hygienis.
Melalui budidaya madu trigona ini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sasaran yang diharapkan akan menggerakkan seluruh anggota masyarakat desa, sehingga dapat meningkatkan perekonomian Desa Saribaye.
Oleh karena itu, dengan dilaksanakannya kegiatam PKM ini maka terjadi peningkatan dan perbaikan kemampuan dan ketrampilan masyarakat sasaran yang mendukung terjadinya peningkatan kegiatan ekonomis masyarakat.
Diharapkan melalui kegiatan ini dapat menumbuhkan ide-ide kreatif, untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dan lebih bervariasi yang kemudian dapat dijadikan modal awal untuk memulai usaha.
Related Results
Pengembangan Atraksi Agrowisata Taman Bunga sekaligus sebagai Sumber pakan Lebah Trigona untuk Meningkatkan Kapasitas Produksi Madu Trigona di Desa Lingsar Kecamatan Lingsar
Pengembangan Atraksi Agrowisata Taman Bunga sekaligus sebagai Sumber pakan Lebah Trigona untuk Meningkatkan Kapasitas Produksi Madu Trigona di Desa Lingsar Kecamatan Lingsar
Desa Lingsar merupakan salah satu desa di Kabupaten Lombok Barat yang terdampak bencana gempa bumi tahun 2018. Daerah ini berpotensi untuk mengembangkan agrowisata karena 53% wilay...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
UPAYA PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT
UPAYA PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT
Abstrak
UU No. 19 Tahun 2023 tentang APBN dan Permendes No. 7 Tahun 2023 tentang Rincian Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2024 mencakup Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 202...
PENGEMBANGAN BUDIDAYA LEBAH MADU LOKAL “KELE-KELE” (Trigona Spp) PADA MASYARAKAT PINGGIRAN HUTAN DI KECAMATAN PUPUAN KABUPATEN TABANAN
PENGEMBANGAN BUDIDAYA LEBAH MADU LOKAL “KELE-KELE” (Trigona Spp) PADA MASYARAKAT PINGGIRAN HUTAN DI KECAMATAN PUPUAN KABUPATEN TABANAN
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat yang dilakukan di Desa Kebon Padangan, Kecamatan Pupuan, Kabupaten T...
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI BUDIDAYA MADU GALO GALO (TRIGONA SP) DAN PENDIRIAN TAMAN TANAMAN OBAT KELUARGA DI NAGARI TIUMANG KABUPATEN DHARMASRAYA
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI BUDIDAYA MADU GALO GALO (TRIGONA SP) DAN PENDIRIAN TAMAN TANAMAN OBAT KELUARGA DI NAGARI TIUMANG KABUPATEN DHARMASRAYA
Tujuan kegiatan adalah untuk mengedukasi Kelompok Wanita Tani (KWT) agar memiliki pengetahuan dan keterampilan tentang budidaya madu galo galo (Trigona sp) dan pendirian taman Tana...
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA PERSPEKTIF SOSIOLOGI HUKUM ISLAM
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA PERSPEKTIF SOSIOLOGI HUKUM ISLAM
Pemberdayaan masyarakat desa dilakukan bertujuan untuk membentuk individu dan masyarakat yang mandiri. Pemerintah desa sangat berperan dalam pelaksanaan pemberdayaan masyarakat, se...
KONTRIBUSI PENDAPATAN MASYARAKAT KELOMPOK TANI LEBAH DALAM PEMBUDIDAYAAN LEBAH MADU TRIGONA SP DI DESA ABENGGI KECAMATAN LANDONO
KONTRIBUSI PENDAPATAN MASYARAKAT KELOMPOK TANI LEBAH DALAM PEMBUDIDAYAAN LEBAH MADU TRIGONA SP DI DESA ABENGGI KECAMATAN LANDONO
Madu merupakan salah satu hasil hutan non kayu yang sudah lama dimanfaatkan di Indonesia. Salah satu jenis lebah penghasil madu yang ada di Indonesia adalah lebah trigona. Madu mer...
Ketertarikan masyarakat Desa Mopolo Kecamatan Ranoyapo terhadap budidaya lebah madu (Apis) sebagai daya dukung ekonomi keluarga
Ketertarikan masyarakat Desa Mopolo Kecamatan Ranoyapo terhadap budidaya lebah madu (Apis) sebagai daya dukung ekonomi keluarga
Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan mempelajari tingkat ketertarikan masyarakat Desa Mopolo Kecamatan Ranoyapo untuk beternak lebah madu serta mempelajari sejauh manatingka...

