Javascript must be enabled to continue!
Tingkat Adopsi Petani pada Sistem Tanam Jajar Legowo
View through CrossRef
Latar belakang: Topik penelitian yang dilakukan adalah tingkat adopsi terhadap sistem tanam padi secara jajar legowo pada budidaya padi sawah. Penelitian ini dilaksanakan di desa Dawuhan kecamatan Padamara kabupaten Purbalingga. Tujuan penlitian adalah, pertama untuk mengetahui seberapa besar tingkat adopsi teknologi tanam jajar legowo yang dikembangkan di desa Dawuhan Kecamatan Padamara. Kedua untuk mengetahui pendapatan yang diperoleh petani dengan adannya adopsi teknologi tanam jajar legowo di desa Dawuhan kecamatan Padamara.
Metode: Penelitian ini dilaksanakan di desa Dawuhan kecamatan Padamara kabupaten Purbalingga selama dua bulan yaitu dari bulan September sampai Desember 2022. Desa Dawuhan kecamatan Padamara kabupaten Purbalingga dipilih secara purposive sampling, dengan pertimbangan bahwa wilayah ini merupakan wilayah binaan peneliti sebagai seorang penyuluh pertanian. Penentuan kelompok tani dipilih secara purposive sampling sebanyak 4 kelompok yaitu Kelompok Tani Karya Utama I, Karya Utama II, Karya Utama III dan Karya Utama IV dengan pertimbangan bahwa kelompok tani tersebut memiliki potensi untuk pengembangan padi dengan sistem jajar legowo. Pengambilan sampel responden dalam anggota kelompok tani menggunakan proportional random sampling
Hasil: Hasil penelitian dari tingkat adopsi petani tahap kesadaran tentang tanam padi jajar legowo mencapai rata- rata skor 2,52 termasuk kategori tinggi, tingkat adopsi petani tahap minat mencapai rata-rata skor 2,26 termasuk kategori sedang, tingkat adopsi petani tahap menilai mencapai rata-rata skor 2,70 termasuk kategori tinggi, tingkat adopsi petani tahap mencoba mencapai rata-rata skor 2,64 termasuk kategori tinggi dan tingkat adopsi petani tahap menerima mencapai rata-rata skor 2,16 termasuk kategori sedang.
Kesimpulan: Berdasarkan hasil yang telah diperoleh dapat disimpulkan bahwa setelah dilaksanakan penyuluhan nilai yang diperoleh mengalami kenaikan tetapi masih termasuk dalam kategori yang sama dengan sebelum dilaksanakan penyuluhan.
Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari
Title: Tingkat Adopsi Petani pada Sistem Tanam Jajar Legowo
Description:
Latar belakang: Topik penelitian yang dilakukan adalah tingkat adopsi terhadap sistem tanam padi secara jajar legowo pada budidaya padi sawah.
Penelitian ini dilaksanakan di desa Dawuhan kecamatan Padamara kabupaten Purbalingga.
Tujuan penlitian adalah, pertama untuk mengetahui seberapa besar tingkat adopsi teknologi tanam jajar legowo yang dikembangkan di desa Dawuhan Kecamatan Padamara.
Kedua untuk mengetahui pendapatan yang diperoleh petani dengan adannya adopsi teknologi tanam jajar legowo di desa Dawuhan kecamatan Padamara.
Metode: Penelitian ini dilaksanakan di desa Dawuhan kecamatan Padamara kabupaten Purbalingga selama dua bulan yaitu dari bulan September sampai Desember 2022.
Desa Dawuhan kecamatan Padamara kabupaten Purbalingga dipilih secara purposive sampling, dengan pertimbangan bahwa wilayah ini merupakan wilayah binaan peneliti sebagai seorang penyuluh pertanian.
Penentuan kelompok tani dipilih secara purposive sampling sebanyak 4 kelompok yaitu Kelompok Tani Karya Utama I, Karya Utama II, Karya Utama III dan Karya Utama IV dengan pertimbangan bahwa kelompok tani tersebut memiliki potensi untuk pengembangan padi dengan sistem jajar legowo.
Pengambilan sampel responden dalam anggota kelompok tani menggunakan proportional random sampling
Hasil: Hasil penelitian dari tingkat adopsi petani tahap kesadaran tentang tanam padi jajar legowo mencapai rata- rata skor 2,52 termasuk kategori tinggi, tingkat adopsi petani tahap minat mencapai rata-rata skor 2,26 termasuk kategori sedang, tingkat adopsi petani tahap menilai mencapai rata-rata skor 2,70 termasuk kategori tinggi, tingkat adopsi petani tahap mencoba mencapai rata-rata skor 2,64 termasuk kategori tinggi dan tingkat adopsi petani tahap menerima mencapai rata-rata skor 2,16 termasuk kategori sedang.
Kesimpulan: Berdasarkan hasil yang telah diperoleh dapat disimpulkan bahwa setelah dilaksanakan penyuluhan nilai yang diperoleh mengalami kenaikan tetapi masih termasuk dalam kategori yang sama dengan sebelum dilaksanakan penyuluhan.
Related Results
Persepsi Petani Terhadap Inovasi Jajar Legowo 2 : 1 Di Subak Abang, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem
Persepsi Petani Terhadap Inovasi Jajar Legowo 2 : 1 Di Subak Abang, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem
Penelitian tentang persepsi petani terhadap inovasi system Jajar Legowo 2 : 1 di Subak Abang, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem dirancang berbentuk survey dengan penjelasan yai...
PELATIHAN PENANAMAN PADI MENGGUNAKAN METODE JAJAR LEGOWO DI NAGARI SUNGAI DAREH KECAMATAN PULAU PUNJUNG KABUPATEN DHARMASRAYA
PELATIHAN PENANAMAN PADI MENGGUNAKAN METODE JAJAR LEGOWO DI NAGARI SUNGAI DAREH KECAMATAN PULAU PUNJUNG KABUPATEN DHARMASRAYA
Padi merupakan kebutuhan primer bagi masyarakat Indonesia dikarenakan padi sebagai sumber energi dan karbohidrat. Kegiatan budidaya tanaman padi membutuhkan strategi untuk peningka...
Studi Sistem Tanam Jajar Legowo terhadap Peningkatan Produktivitas Padi Sawah
Studi Sistem Tanam Jajar Legowo terhadap Peningkatan Produktivitas Padi Sawah
The studies of row planting system “legowo” to the increased productivity of lowland rice. This research aims to determine the best planting system in order to obtain optimum growt...
ANALISIS PERBANDINGAN EFISIENSI PRODUKSI PADI SAWAH SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO DAN SISTEM TANAM KONENSIONAL DI KABUPATEN KAMPAR
ANALISIS PERBANDINGAN EFISIENSI PRODUKSI PADI SAWAH SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO DAN SISTEM TANAM KONENSIONAL DI KABUPATEN KAMPAR
This study aims to analyze tecnically the cultivation of paddy jajar legowo planting systems and conventional planting systems, to analyze of farming and production efficency and t...
Sosialisasi Paket Teknologi Budidaya Jagung Lahan Kering pada Kelompok Tani Lembah Telaga Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara
Sosialisasi Paket Teknologi Budidaya Jagung Lahan Kering pada Kelompok Tani Lembah Telaga Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara
Kelompok tani Lembah Telaga desa Gumantar belum mengenal paket teknologi budidaya jagung lahan kering; yaitu sistem tanam jajar legowo, pemupukan dengan pupuk organik dan anorganik...
KERAGAAN VARIETAS UNGGUL BARU PADI SAWAH DENGAN SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO 4:1 DI DESA GRENGGENG KECAMATAN KARANGANYAR KABUPATEN KEBUMEN
KERAGAAN VARIETAS UNGGUL BARU PADI SAWAH DENGAN SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO 4:1 DI DESA GRENGGENG KECAMATAN KARANGANYAR KABUPATEN KEBUMEN
The cropping system in rice cultivation is very influential on the components of cultivation and crop production. This influence occurs in light capture for photosynthesis, plant w...
Introduksi Paket Teknologi Budidaya Jagung Lahan Kering Pada Kelompok Tani Lembah Telaga Desa Gumantar Kabupaten Lombok Utara
Introduksi Paket Teknologi Budidaya Jagung Lahan Kering Pada Kelompok Tani Lembah Telaga Desa Gumantar Kabupaten Lombok Utara
Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah kelompok tani Lembah Telaga Desa Gumantar. Kelompok tani ini memiliki masalah kurangnya pengetahuan dan keterampilan teknik budidaya mengguna...
PENGARUH ZPT DAN MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK JAMBU KRISTAL
PENGARUH ZPT DAN MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK JAMBU KRISTAL
Perbanyakan jambu kristal secara vegetatif dapat dilakukan dengan cara setek. Perbanyakan jambu kristal menggunakan setek menemukan beberapa kendala dimana akarnya sulit untuk tumb...

