Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Kelas IX di SMP Negeri 5 Konawe Selatan

View through CrossRef
Remaja putri memiliki resiko tinggi untuk anemia dan kekurangan gizi, kebutuhan zat besi pada remaja putri meningkat karena mengalami pertumbuhan yang pesat pada masa pubertas. Anemia pada remaja putri dapat menurunkan daya tahan tubuh, kebugaran, dan prestasi belajar. Remaja putri merupakan calon ibu yang dapat meningkatkan resiko pertumbuhan janin terhambat, prematur, BBLR, stunting dan gangguan neurokognitif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia pada remaja putri kelas IX di SMP Negeri 5 Konawe Selatan. Jenis penelitian ini analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan tehnik total sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 38 remaja putri kelas IX. Metode analisa yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian yang telah dilakukan yaitu sebagian besar siswi kelas IX patuh dalam konsumsi tablet tambah darah yaitu 20 orang (52,6%). Jumlah remaja putri kelas IX yang anemia sebanyak 21 orang (55,3%) dan yang tidak anemia sebanyak 17 orang (44,7%). Kesimpulannya ialah ada hubungan antara kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia pada remaja putri kelas IX di SMP Negeri 5 Konawe Selatan dengan nilai p value = 0,000 (nilai p < 0,05). Saran khususnya untuk siswi SMP Negeri 5 Konawe Selatan diharapkan dapat lebih patuh dalam mengkonsumsi tablet tambah darah.
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Budi Mulia Sriwijaya
Title: Hubungan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Kelas IX di SMP Negeri 5 Konawe Selatan
Description:
Remaja putri memiliki resiko tinggi untuk anemia dan kekurangan gizi, kebutuhan zat besi pada remaja putri meningkat karena mengalami pertumbuhan yang pesat pada masa pubertas.
Anemia pada remaja putri dapat menurunkan daya tahan tubuh, kebugaran, dan prestasi belajar.
Remaja putri merupakan calon ibu yang dapat meningkatkan resiko pertumbuhan janin terhambat, prematur, BBLR, stunting dan gangguan neurokognitif.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia pada remaja putri kelas IX di SMP Negeri 5 Konawe Selatan.
Jenis penelitian ini analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional.
Teknik pengambilan sampel menggunakan tehnik total sampling.
Sampel dalam penelitian ini sebanyak 38 remaja putri kelas IX.
Metode analisa yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square.
Hasil penelitian yang telah dilakukan yaitu sebagian besar siswi kelas IX patuh dalam konsumsi tablet tambah darah yaitu 20 orang (52,6%).
Jumlah remaja putri kelas IX yang anemia sebanyak 21 orang (55,3%) dan yang tidak anemia sebanyak 17 orang (44,7%).
Kesimpulannya ialah ada hubungan antara kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia pada remaja putri kelas IX di SMP Negeri 5 Konawe Selatan dengan nilai p value = 0,000 (nilai p < 0,05).
Saran khususnya untuk siswi SMP Negeri 5 Konawe Selatan diharapkan dapat lebih patuh dalam mengkonsumsi tablet tambah darah.

Related Results

Gambaran Pengetahuan, Sikap Dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah (Ttd) Pada Remaja Putri Di Wilayah Kerja Puskesmas Prambontergayang
Gambaran Pengetahuan, Sikap Dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah (Ttd) Pada Remaja Putri Di Wilayah Kerja Puskesmas Prambontergayang
ABSTRAK Peningkatan kasus anemia remaja putri tertinggi Kabupaten Tuban berada di wilayah Kerja Puskesmas Prambontergayang. Hal tersebut akan berdampak negatif bagi pertumbuhan dan...
Gambaran Pengetahuan, Sikap Dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah (Ttd) Pada Remaja Putri Di Wilayah Kerja Puskesmas Prambontergayang
Gambaran Pengetahuan, Sikap Dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah (Ttd) Pada Remaja Putri Di Wilayah Kerja Puskesmas Prambontergayang
ABSTRAK Peningkatan kasus anemia remaja putri tertinggi Kabupaten Tuban berada di wilayah Kerja Puskesmas Prambontergayang. Hal tersebut akan berdampak negatif bagi pertumbuhan dan...
HUBUNGAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DAN BAHAN MAKANAN SUMBER ZAT BESI DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI KELAS X DI SMA MUSLIMIN
HUBUNGAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DAN BAHAN MAKANAN SUMBER ZAT BESI DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI KELAS X DI SMA MUSLIMIN
Anemia terjadi ketika kadar hemoglobin (Hb) dalam sel darah merah lebih rendah dari normal. Kekurangan oksigen dalam jaringan otak dan otot menyebabkan gejala anemia, seperti lemah...
Hubungan Konsumsi Zat Besi, Protein, Vitamin C dengan Kejadian Anemia Remaja Putri Kabupaten Majene
Hubungan Konsumsi Zat Besi, Protein, Vitamin C dengan Kejadian Anemia Remaja Putri Kabupaten Majene
Anemia merupakan kelainan gizi yang paling sering ditemukan di dunia dan menjadi masalah kesehatan masyarakat yang bersifat epidemik. Salah satu golongan yang rawan terkena anemia ...
Pendidikan Kesehatan Mengenai Pentingnya Konsumsi Tablet Tambah Darah Sebagai Upaya Pencegahan Anemia pada Remaja
Pendidikan Kesehatan Mengenai Pentingnya Konsumsi Tablet Tambah Darah Sebagai Upaya Pencegahan Anemia pada Remaja
Remaja putri merupakan kelompok yang rentan mengalami anemia defisiensi zat besi. Ketidakpatuhan remaja putri mengkonsumsi Tablet Tambah Darah menjadi penghambat pencapaian program...
Analisis Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Usia 12-18 Tahun Di Kelurahan Sambuli Kota Kendari Tahun 2022
Analisis Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Usia 12-18 Tahun Di Kelurahan Sambuli Kota Kendari Tahun 2022
Kejadian anemia pada remaja menjadi salah satu perhatian pemerintah saat ini terutama remaja putri yang masuk dalam salah satu kelompok rawan menderita anemia. Hal ini dibuktikan d...

Back to Top