Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Berat Badan Lahir dengan Kejadian Asfiksia Di RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin

View through CrossRef
Latar Belakang: Kematian bayi terutama pada masa neonatal di Indonesia dengan prevalensi kasus terbanyak disebabkan oleh kondisi berat badan lahir rendah yang mengindikasikan ketidaksempurnaan organ tubuh termasuk paru-paru akibat kurangnya asupan nutrisi untuk pertumbuhan janin selama masa kehamilan. Tujuan: Menganalisis berat badan lahir dengan kejadian asfiksia di RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancangan survei analitik dan pendekatan cohort retrospektif ini dilakukan pada 87 data bayi lahir di rekam medik RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin dengan teknik simple random sampling dan dianalisa dengan uji korelasi chi square. Hasil: Sebagian besar bayi memiliki berat lahir beresiko sebanyak 45 bayi (51,7%) dan menderita asfiksia sebanyak 50 bayi (57,5%). Analisa uji hipotesis secara bivariate menunjukkan nilai p = 0,000. Simpulan: Ada hubungan berat badan lahir dengan kejadian asfiksia di RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin.
Title: Analisis Berat Badan Lahir dengan Kejadian Asfiksia Di RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin
Description:
Latar Belakang: Kematian bayi terutama pada masa neonatal di Indonesia dengan prevalensi kasus terbanyak disebabkan oleh kondisi berat badan lahir rendah yang mengindikasikan ketidaksempurnaan organ tubuh termasuk paru-paru akibat kurangnya asupan nutrisi untuk pertumbuhan janin selama masa kehamilan.
Tujuan: Menganalisis berat badan lahir dengan kejadian asfiksia di RSUD Dr.
H.
Moch.
Ansari Saleh Banjarmasin.
Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancangan survei analitik dan pendekatan cohort retrospektif ini dilakukan pada 87 data bayi lahir di rekam medik RSUD Dr.
H.
Moch.
Ansari Saleh Banjarmasin dengan teknik simple random sampling dan dianalisa dengan uji korelasi chi square.
Hasil: Sebagian besar bayi memiliki berat lahir beresiko sebanyak 45 bayi (51,7%) dan menderita asfiksia sebanyak 50 bayi (57,5%).
Analisa uji hipotesis secara bivariate menunjukkan nilai p = 0,000.
Simpulan: Ada hubungan berat badan lahir dengan kejadian asfiksia di RSUD Dr.
H.
Moch.
Ansari Saleh Banjarmasin.

Related Results

HUBUNGAN KEHAMILAN POST DATE DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR
HUBUNGAN KEHAMILAN POST DATE DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR
Abstrak Asfiksia neonatorum merupakan keadaan dimana bayi tidak dapat bernapas secara spontan dan teratur setelah lahir. Hal ini disebabkan oleh hipoksia janin dalam uterus, dan me...
Analisis Kejadian Penggunaan IUD Pasca Salin di RSUD DR. Moch Ansari Saleh Banjarmasin Tahun 2023
Analisis Kejadian Penggunaan IUD Pasca Salin di RSUD DR. Moch Ansari Saleh Banjarmasin Tahun 2023
Latar Belakang: Setiap penggunaan alat kontrasepsi terdapat efek samping, termasuk penggunaan IUD, salah satu komplikasi IUD adalah terjadinya ekspulsi. Data menunjukkan bahwa peng...
Faktor Risiko Bayi Pada Asfiksia Neonatorum di RSUP PROF. DR. R. D. Kandou
Faktor Risiko Bayi Pada Asfiksia Neonatorum di RSUP PROF. DR. R. D. Kandou
Asfiksia neonatorum adalah keadaan dimana bayi baru lahir tidak mendapatkan sirkulasi darah atau pertukaran udara yang cukup pada masa prenatal dan pascanatal. Keadaan ini ditandai...
HUBUNGAN BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM DI RSUD MALA KABUPATEN TALAUD
HUBUNGAN BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM DI RSUD MALA KABUPATEN TALAUD
Abstrak: BBLR adalah bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2500 gram, yang bisa menyebabkan asfiksia neonatorum. Asfiksia neonatorum merupakan suatu kondisi bayi yang tida...
Hubungan Asfiksia Neonatorum dengan Gangguan Fungsi Ginjal pada Bayi Baru Lahir
Hubungan Asfiksia Neonatorum dengan Gangguan Fungsi Ginjal pada Bayi Baru Lahir
Asfiksia neonatorum merupakan problem kesehatan pada bayi baru lahir yang dapatmenyebabkan gagal ginjal akut jika tidak ditangani dengan baik.Tujuan: untuk mengetahui hubungan anta...
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR
Latar Belakang : Asfiksia neonatorum adalah kegagalan napas secara spontan dan teratur pada saat lahir atau beberapa saat setelah saat lahir yang ditandai dengan hipoksemia, dan as...
IDENTIFIKASI KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM DI RSIA DIAN PERTIWI KABUPATEN KARANGANYAR
IDENTIFIKASI KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM DI RSIA DIAN PERTIWI KABUPATEN KARANGANYAR
Indikator yang digunakan dalam aspek pengukuran tingkat kesehatan suatu negara ialah angka kematian ibu serta anak. Berat badan kurang pada anak (28,2%) serta asfiksia (25,3%) adal...

Back to Top