Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kadar Vitamin C dari Produk Propolis Geniotrigona Thoracica

View through CrossRef
Propolis merupakan suatu hasil produksi stingless bee yang mempunyai sifat lengket dan mempunyai senyawa bioaktif efek terapeutik. Senyawa flavonoid yang dimiliki propolis mempunyai kandungan yang lebih tinggi dibandingkan dengan madu. Kandungan selain senyawa flavonoid, propolis juga mengandung mineral, vitamin C dan fenolik. Tujuan penelitian ini adalah menguji Kadar Vitamin C dari Produk Propolis Geniotrigona Thoracica. Ekstraksi propolis yang dihasilkan lebah Geniotrigona thoracica digunakan dalam penelitian ini untuk mendapatkan perbandingan vitamin C dari berbagai perlakuan. Metode yang digunakan dalam ekstraksi menggunakan maserasi dan bantuan ultrasound dengan pelarut ethanol dan pelarut nabati. Analisis spektrofotometer UV-Vis digunakan untuk mengetahui kadar vitamin C, yaitu ekstraksi propolis metode maserasi ethanol selama 96 jam yang menghasilkan nilai vitamin C paling tinggi sebesar 8,9339 mg/100 gr. Sebaliknya nilai terkecil berasal dari perlakuan ekstraksi VCO bantuan ultrasound 30 menit dengan nilai 0,3062 mg/100 gr. Kadar vitamin C terbesar diperoleh dari proses ekstraksi maserasi pelarut ethanol dibanding dengan pelarut nabati.
ELENA (Elaborium Elevasi Indonesia)
Title: Kadar Vitamin C dari Produk Propolis Geniotrigona Thoracica
Description:
Propolis merupakan suatu hasil produksi stingless bee yang mempunyai sifat lengket dan mempunyai senyawa bioaktif efek terapeutik.
Senyawa flavonoid yang dimiliki propolis mempunyai kandungan yang lebih tinggi dibandingkan dengan madu.
Kandungan selain senyawa flavonoid, propolis juga mengandung mineral, vitamin C dan fenolik.
Tujuan penelitian ini adalah menguji Kadar Vitamin C dari Produk Propolis Geniotrigona Thoracica.
Ekstraksi propolis yang dihasilkan lebah Geniotrigona thoracica digunakan dalam penelitian ini untuk mendapatkan perbandingan vitamin C dari berbagai perlakuan.
Metode yang digunakan dalam ekstraksi menggunakan maserasi dan bantuan ultrasound dengan pelarut ethanol dan pelarut nabati.
Analisis spektrofotometer UV-Vis digunakan untuk mengetahui kadar vitamin C, yaitu ekstraksi propolis metode maserasi ethanol selama 96 jam yang menghasilkan nilai vitamin C paling tinggi sebesar 8,9339 mg/100 gr.
Sebaliknya nilai terkecil berasal dari perlakuan ekstraksi VCO bantuan ultrasound 30 menit dengan nilai 0,3062 mg/100 gr.
Kadar vitamin C terbesar diperoleh dari proses ekstraksi maserasi pelarut ethanol dibanding dengan pelarut nabati.

Related Results

Perbedaan Daya Hambat Bakteri dari Propolis Cair yang Ada di Pasaran Terhadap Escherichia Coli dan Staphylococcus Aureus Secara In Vitro
Perbedaan Daya Hambat Bakteri dari Propolis Cair yang Ada di Pasaran Terhadap Escherichia Coli dan Staphylococcus Aureus Secara In Vitro
Abstrak Propolis adalah zat yang digunakan lebah melindungi sarangnya dari berbagai ancaman. Komponen utama propolis adalah resin yang dikumpulkan lebah dan dicampur dengan air liu...
VITAMIN D INSUFFICIENCY IN FOUR MAJOR HOSPITALS OF PUNJAB
VITAMIN D INSUFFICIENCY IN FOUR MAJOR HOSPITALS OF PUNJAB
Objective: To demonstrate vitamin D deficiency in the general population of Punjab Study Design: Observational, Cross-Sectional Place and Duration: Multicentre study co...
A New Method for Calculating Vitamin B6 Content and Determining Appropriate Vitamin B6 Levels in Foods
A New Method for Calculating Vitamin B6 Content and Determining Appropriate Vitamin B6 Levels in Foods
Calculating the vitamin B6 (pyridoxine and related compounds) content per 100 kcal, 100 g or 100 mL, or the reference amount customarily consumed (RACC) of food shows the vitamin B...
A New Method for Calculating Vitamin B12 Content and Determining Appropriate Vitamin B12 Levels in Foods
A New Method for Calculating Vitamin B12 Content and Determining Appropriate Vitamin B12 Levels in Foods
Calculating the vitamin B12 (also known as cobalamin) content per 100 kcal, 100 g or 100 mL, or the reference amount customarily consumed (RACC) of food shows the vitamin B12 conte...
Vitamin D and periprosthetic infection: Review of literature (Preprint)
Vitamin D and periprosthetic infection: Review of literature (Preprint)
BACKGROUND Infections are rare events in arthroplasty surgeries, occurring in only 0.5% to 2% of procedures. It significantly impacts all involved parts (pa...
A New Method for Calculating Vitamin E Content and Determining Appropriate Vitamin E Levels in Foods
A New Method for Calculating Vitamin E Content and Determining Appropriate Vitamin E Levels in Foods
Calculating the vitamin E content per 100 kcal, 100 g or 100 mL, or the reference amount customarily consumed (RACC) of food shows the vitamin E content of some foods inappropriate...

Back to Top