Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Permasalahan "Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini”

View through CrossRef
Abstrak Kemampuan kognitif ialah kemampuan anak untuk berfikir lebih kompleks serta melakukan penalaran dan pemecahan masalah, berkembangnya kemampuan kognitif ini akan mempermudah anak menguasai pengetahuan umum yang lebih luas, sehingga ia dapat berfungsi secara wajar dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Namun dalam perkembangannya  tidak semua anak dapat berkembang sesuai tahapannya. Sehingga perlu dilakukan analisa.  Adapun Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk menganalisa permasalahan perkembangan kognitif anak usia 4-6 tahun di TK Raisa. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa sebagian besar yakni 39% anak usia 4-6 tahun banyak bermasalah pada perkembangan kognitif, selanjutnya 37% anak berada pada kriteria banyak sekali, dan hanya ada 17% anak yang memiliki sedikit sekali permasalahan pada perkembangan kognitif, sedangkan 7% anak lainnya tidak memiliki permasalahan dalam perkembangan kognitif.  Sehingga pada usia 0-6 tahun anak dalam masa Golden Age (masa keemasan)  harus mendapatkan perhatian yang lebih besar untuk pertumbuhan dan perkembangan kognitifnya.   Kata Kunci: Perkembangan Kognitif, Permasalahan Kognitif, Anak Usia Dini   Abstract Cognitive is the ability of children to think more complex and do reasoning and problem solving, the development of cognitive abilities will make it easier for children to master broader general knowledge, so that it can function normally in people's daily lives. However in its development, not all children can develop suit to the stages. So, it needs to be analyzed the problem. This research is a descriptive  using a quantitative approach that aims to analyze the cognitive development problems of children aged 4-6 years in  TK Raisa Pekanbaru. Based on the results of the research that has been done it can be concluded that 3 most of the children aged 4-6 years, that is 39% have many problems in cognitive development, then 37% of children are on the criteria of a lots, and there are only 17% of children who have very few problems in cognitive development, while 7% of other children do not have problems in cognitive development. So that at the age of 0-6 years, children in the golden age must get greater attention to their growth and cognitive development.   Key words: Cognitive Development, Cognitive Problems, Early Childhood
Title: Analisis Permasalahan "Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini”
Description:
Abstrak Kemampuan kognitif ialah kemampuan anak untuk berfikir lebih kompleks serta melakukan penalaran dan pemecahan masalah, berkembangnya kemampuan kognitif ini akan mempermudah anak menguasai pengetahuan umum yang lebih luas, sehingga ia dapat berfungsi secara wajar dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.
Namun dalam perkembangannya  tidak semua anak dapat berkembang sesuai tahapannya.
Sehingga perlu dilakukan analisa.
  Adapun Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk menganalisa permasalahan perkembangan kognitif anak usia 4-6 tahun di TK Raisa.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa sebagian besar yakni 39% anak usia 4-6 tahun banyak bermasalah pada perkembangan kognitif, selanjutnya 37% anak berada pada kriteria banyak sekali, dan hanya ada 17% anak yang memiliki sedikit sekali permasalahan pada perkembangan kognitif, sedangkan 7% anak lainnya tidak memiliki permasalahan dalam perkembangan kognitif.
  Sehingga pada usia 0-6 tahun anak dalam masa Golden Age (masa keemasan)  harus mendapatkan perhatian yang lebih besar untuk pertumbuhan dan perkembangan kognitifnya.
  Kata Kunci: Perkembangan Kognitif, Permasalahan Kognitif, Anak Usia Dini   Abstract Cognitive is the ability of children to think more complex and do reasoning and problem solving, the development of cognitive abilities will make it easier for children to master broader general knowledge, so that it can function normally in people's daily lives.
However in its development, not all children can develop suit to the stages.
So, it needs to be analyzed the problem.
This research is a descriptive  using a quantitative approach that aims to analyze the cognitive development problems of children aged 4-6 years in  TK Raisa Pekanbaru.
Based on the results of the research that has been done it can be concluded that 3 most of the children aged 4-6 years, that is 39% have many problems in cognitive development, then 37% of children are on the criteria of a lots, and there are only 17% of children who have very few problems in cognitive development, while 7% of other children do not have problems in cognitive development.
So that at the age of 0-6 years, children in the golden age must get greater attention to their growth and cognitive development.
  Key words: Cognitive Development, Cognitive Problems, Early Childhood.

Related Results

Asesmen Formatif Pada Pendidikan Anak Usia Dini Di Indonesia
Asesmen Formatif Pada Pendidikan Anak Usia Dini Di Indonesia
Formative assessment in early childhood education in Indonesia does not have been working well. The research aims to prove the problem that the formative assessment (assessment for...
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
Pengembangan Media Pembelajaran Rotary Smart Board Untuk Meningkatkan Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun
Pengembangan Media Pembelajaran Rotary Smart Board Untuk Meningkatkan Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun
Amril Isman Pasaribu, M. N. R. dan R. L. (2021). Analisis Hasil Pembelajaran Matematika Secara Online selama Masa Pandemi COVID-19 Bagi Siswa SMA Kecamatan Sosorgadong. Mathematic ...
REKOGNISI, MINAT, DAN MOTIVASI ORANGTUA TERHADAP EDUKASI PADA ANAK USIA DINI: STUDI MULTISITUS
REKOGNISI, MINAT, DAN MOTIVASI ORANGTUA TERHADAP EDUKASI PADA ANAK USIA DINI: STUDI MULTISITUS
Penelitian ini merupakan penelitian multisitus di dua lokasi penelitian yakni di TK Kartika XXI-17 Kota Gorontalo Dan RA Anajmushagir Kota Gorontalo Tujuan Penelitian ini adalah un...
UPAYA ORANG TUA DALAM MENGATASI PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA DINI
UPAYA ORANG TUA DALAM MENGATASI PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA DINI
Penelitian didasari pada pengenalan dan penggunaan gadget pada anak usia dini tanpa pengawasan dari orang tua. Tujuan penelitian mengetahui penggunaan gadget, bagaimana cara orang ...
Peran Orang Tua dalam Membangun Kesiapan Sekolah Anak Usia Dini
Peran Orang Tua dalam Membangun Kesiapan Sekolah Anak Usia Dini
Kesiapan sekolah pada usia dini merupakan tahap kritis dalam perkembangan anak yang mempengaruhi kemampuan belajar dan adaptasi sosialnya di masa depan. Peran orang tua dalam memba...
The Impact of Father Involvement in the Early Childhood Problematic Behavior
The Impact of Father Involvement in the Early Childhood Problematic Behavior
Father's involvement is something that influences the child's problematic behavior. The purpose of this study is to investigate whether father involvement can influence children's ...
Mengoptimalkan Proses Belajar dengan Memahami Perkembangan Kognitif Anak
Mengoptimalkan Proses Belajar dengan Memahami Perkembangan Kognitif Anak
Perkembangan kognitif berkaitan dengan kesadaran anak sehingga sangat penting dalam membantu anak mengembangkan kemampuannya dalam mengeksplorasi diri. Perkembangan kognitif adalah...

Back to Top