Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PELATIHAN KRIYA ULOS BAGI WARGA BINAAN KELAS IIB TARUTUNG

View through CrossRef
ABSTRACT The ulos craft training for inmates at Class IIB Tarutung Detention Center is conducted as a means of fostering self-reliance and developing productive skills necessary for supporting their reintegration into society. This program is designed to support inmates who lack vocational skills aligned with the cultural heritage of the region, with a particular focus on the traditional Tapanuli ulos fabric. The training was implemented using a participatory approach, encompassing needs mapping, demonstration of basic weaving techniques, guided practice, and assessment of outcomes. The findings indicated an improvement in the participants' technical skills in using ulos craft tools, understanding basic patterns, and producing initial works such as tandok. This training has had a positive impact on the enthusiasm, motivation, and self-confidence of the inmates. This training makes an important contribution to fostering independence and opens up potential employment opportunities after the completion of the incarceration period. Kata Kunci : Training, Ulos Craft, Inmates ABSTRAKPelatihan kriya ulos bagi warga binaan di Rutan Kelas IIB Tarutung dilakukan sebagai bentuk pembinaan kemandirian sekaligus pengembangan keterampilan produktif yang diperlukan untuk mendukung proses kembali mereka ke masyarakat. Kegiatan ini bertujuan membantu warga binaan yang tidak memiliki kemampuan kerja sesuai dengan kekayaan budaya daerah, khususnya warisan kain ulos Tapanuli. Pelatihan diterapkan melalui pendekatan partisipatif, mencakup pemetaan kebutuhan, demonstrasi teknik dasar menenun, praktik terarah, serta penilaian hasil. Temuan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan teknis peserta dalam menggunakan alat kriya ulos, memahami pola dasar, dan menghasilkan karya awal seperti, tandok. Pelatihan ini memberikan dampak positif terhadap semangat, motivasi dan rasa percaya diri warga binaan. Pelatihan ini memberikan kontribusi penting bagi pembinaan kemandirian dan membuka potensi peluang kerja setelah masa tahanan berakhir.Kata Kunci: Pelatihan, Kriya Ulos, Warga Binaan
Title: PELATIHAN KRIYA ULOS BAGI WARGA BINAAN KELAS IIB TARUTUNG
Description:
ABSTRACT The ulos craft training for inmates at Class IIB Tarutung Detention Center is conducted as a means of fostering self-reliance and developing productive skills necessary for supporting their reintegration into society.
This program is designed to support inmates who lack vocational skills aligned with the cultural heritage of the region, with a particular focus on the traditional Tapanuli ulos fabric.
The training was implemented using a participatory approach, encompassing needs mapping, demonstration of basic weaving techniques, guided practice, and assessment of outcomes.
The findings indicated an improvement in the participants' technical skills in using ulos craft tools, understanding basic patterns, and producing initial works such as tandok.
This training has had a positive impact on the enthusiasm, motivation, and self-confidence of the inmates.
This training makes an important contribution to fostering independence and opens up potential employment opportunities after the completion of the incarceration period.
Kata Kunci : Training, Ulos Craft, Inmates ABSTRAKPelatihan kriya ulos bagi warga binaan di Rutan Kelas IIB Tarutung dilakukan sebagai bentuk pembinaan kemandirian sekaligus pengembangan keterampilan produktif yang diperlukan untuk mendukung proses kembali mereka ke masyarakat.
Kegiatan ini bertujuan membantu warga binaan yang tidak memiliki kemampuan kerja sesuai dengan kekayaan budaya daerah, khususnya warisan kain ulos Tapanuli.
Pelatihan diterapkan melalui pendekatan partisipatif, mencakup pemetaan kebutuhan, demonstrasi teknik dasar menenun, praktik terarah, serta penilaian hasil.
Temuan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan teknis peserta dalam menggunakan alat kriya ulos, memahami pola dasar, dan menghasilkan karya awal seperti, tandok.
Pelatihan ini memberikan dampak positif terhadap semangat, motivasi dan rasa percaya diri warga binaan.
Pelatihan ini memberikan kontribusi penting bagi pembinaan kemandirian dan membuka potensi peluang kerja setelah masa tahanan berakhir.
Kata Kunci: Pelatihan, Kriya Ulos, Warga Binaan.

Related Results

Peran Kearifan Lokal dalam Melestarikan Kain Ulos Sebagai Warisan dan Budaya Batak Toba
Peran Kearifan Lokal dalam Melestarikan Kain Ulos Sebagai Warisan dan Budaya Batak Toba
This research examines the role of local wisdom in preserving the Batak Toba ulos cloth as heritage and culture. The purpose of this study is to describe the values of local wisdom...
Peran Kearifan Lokal dalam Melestarikan Kain Ulos Sebagai Warisan dan Budaya Batak Toba
Peran Kearifan Lokal dalam Melestarikan Kain Ulos Sebagai Warisan dan Budaya Batak Toba
This research examines the role of local wisdom in preserving the Batak Toba ulos cloth as heritage and culture. The purpose of this study is to describe the values of local wisdom...
TENUN TRADISIONAL SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN SUMBER EKONOMI LOKAL DI DESA HUTA RAJA KAMPUNG ULOS
TENUN TRADISIONAL SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN SUMBER EKONOMI LOKAL DI DESA HUTA RAJA KAMPUNG ULOS
Ulos cloth has long been used by the Batak people and has become a cultural heritage. Ulos cloth is used in various gatherings and also traditional events such as weddings, funeral...
Pengaruh Orientasi Kewirausahaan dan Inovasi Produk terhadap Kinerja UMKM Kain Ulos
Pengaruh Orientasi Kewirausahaan dan Inovasi Produk terhadap Kinerja UMKM Kain Ulos
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah orientasi kewirausahaan, dan inovasi produk memiliki pengaruh terhadap kinerja UMKM kain ulos. Populasi dalam penelitian ini ad...
Ulos Batak Sebagai Warisan Budaya Dalam Upacara Adat Di Desa Wisata Huta Nagodang Kecamatan Muara Kabupaten Tapanuli Utara
Ulos Batak Sebagai Warisan Budaya Dalam Upacara Adat Di Desa Wisata Huta Nagodang Kecamatan Muara Kabupaten Tapanuli Utara
The Huta Nagodang tourist village still inherits the traditional Ulos weaving culture which has been preserved from generation to generation from its ancestors until today, namely ...
Sosialisasi dan Pelatihan Keuangan Wirausaha bagi Para Penenun Ulos di Desa Sigaol Timur, Kecamatan Uluan, Kabupaten Toba, Sumatera Utara
Sosialisasi dan Pelatihan Keuangan Wirausaha bagi Para Penenun Ulos di Desa Sigaol Timur, Kecamatan Uluan, Kabupaten Toba, Sumatera Utara
The purpose of this community service is to provide a better understanding of Ulos weaving business actors in Sigaol in order to make regular business financial administration and ...
PEMBENTUKAN KADER KESEHATAN DALAM MENUNJANG PELAYANAN KESEHATAN BAGI WBP DI RUTAN KELAS IIB BALIGE
PEMBENTUKAN KADER KESEHATAN DALAM MENUNJANG PELAYANAN KESEHATAN BAGI WBP DI RUTAN KELAS IIB BALIGE
Latar Belakang : Pemenuhan hak kesehatan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rutan merupakan kewajiban negara. Rutan Kelas IIB Balige menghadapi tantangan dalam layanan keseh...

Back to Top