Javascript must be enabled to continue!
PENATAAN FISIK PULAU PAHAWANG SEBAGAI AREA PENDUKUNG KEGIATAN WISATA BAHARI
View through CrossRef
The management of coastal areas makes a major contribution to the regional economy. The development of maritime-based tourism in Lampung Province is carried out through tourism activities on Pahawang Island which has abundant natural tourism potential, such as mangrove forests, white sand, and the underwater world. In order to develop the tourism areas, one thing that needs to be considered is maintaining the existing natural ecosystem, especially in Dusun Jeralangan which is starting to run out of innovation in developing the tourism activities. The purpose of this research is to look at the existing condition of the Pahawang Island Tourism Area, to compare and benchmark similar tourism areas and to propose the concept of physical arrangement and facilities that will be conceptualized in the master plan to increase the attractiveness of the area. This study used descriptive analysis to elaborate the results of the analysis carried out. The results of the study indicate that there are still facilities that need to be developed both in terms of supporting aspects of accessibility, public facilities, telecommunications, clean water, and health facilities. This is evidenced by the preferences of visitors seen from the customer satisfaction index value of 43% indicating that visitors and the public are not satisfied with several aspects of Pahawang Island. Based on this, the concept and arrangement plan is carried out by taking into account the projection needs until 2025. The supporting aspects that need to be developed in the Pahawang Island Tourism Area need to be carried out in order to support existing marine tourism activities.
Keywords: Tourism; Marine tourism; Lampung province; Physical Arrangement; Importance Performance Analysis
Abstrak
Pengelolaan wilayah pesisir memberikan kontribusi besar terhadap perkenomian wilayah. Pengembangan pariwisata berbasis bahari di Provinsi Lampung dilakukan melalui kegiatan wisata di Pulau Pahawang yang memiliki potensi wisata alam melimpah yaitu hutan bakau, pasir putih, dan dunia bawah laut. Pengembangannya perlu di perhatikan untuk teteap menjaga ekosistem alam yang ada khususnya pada Dusun Jeralangan yang mulai kehabisan inovasi dalam mengembangkan wisata. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat kondisi eksisting Kawasan Wisata Pulau Pahawang, melakukan perbandingan benchmarking dengan wisata serupa, serta mengusulkan konsep penataan fisik dan sarana yang dituangkan kedalam masterplan guna meningkatkan daya tarik Kawasan. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif untuk mengelaborasi hasil analisis yang dilakukan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat kondisi fasilitas yang perlu dilakukan pengembangan baik dari aspek pendukung aksesibilitas, fasilitas umum, telekomunikasi, air bersih, dan sarana kesehatan. Hal ini dibuktikan dengan preferensi pengunjung dilihat dari nilai costumersatisfaction index sebesar 43% mengindikasi pengunjung dan masyarakat kurang puas pada beberapa aspek di Pulau Pahawang. Berdasarkan hal tersebut, dilakukan konsep dan rencana penataan dengan memperhatikan kebutuhan proyeksi sampai tahun 2025. Aspek pendukung yang perlu di kembangkan di Kawasan Wisata Pulau Pahawang perlu untuk dilakukan dalam rangka menunjang kegiatan wisata bahari yang ada.
Universitas Tarumanagara
Title: PENATAAN FISIK PULAU PAHAWANG SEBAGAI AREA PENDUKUNG KEGIATAN WISATA BAHARI
Description:
The management of coastal areas makes a major contribution to the regional economy.
The development of maritime-based tourism in Lampung Province is carried out through tourism activities on Pahawang Island which has abundant natural tourism potential, such as mangrove forests, white sand, and the underwater world.
In order to develop the tourism areas, one thing that needs to be considered is maintaining the existing natural ecosystem, especially in Dusun Jeralangan which is starting to run out of innovation in developing the tourism activities.
The purpose of this research is to look at the existing condition of the Pahawang Island Tourism Area, to compare and benchmark similar tourism areas and to propose the concept of physical arrangement and facilities that will be conceptualized in the master plan to increase the attractiveness of the area.
This study used descriptive analysis to elaborate the results of the analysis carried out.
The results of the study indicate that there are still facilities that need to be developed both in terms of supporting aspects of accessibility, public facilities, telecommunications, clean water, and health facilities.
This is evidenced by the preferences of visitors seen from the customer satisfaction index value of 43% indicating that visitors and the public are not satisfied with several aspects of Pahawang Island.
Based on this, the concept and arrangement plan is carried out by taking into account the projection needs until 2025.
The supporting aspects that need to be developed in the Pahawang Island Tourism Area need to be carried out in order to support existing marine tourism activities.
Keywords: Tourism; Marine tourism; Lampung province; Physical Arrangement; Importance Performance Analysis
Abstrak
Pengelolaan wilayah pesisir memberikan kontribusi besar terhadap perkenomian wilayah.
Pengembangan pariwisata berbasis bahari di Provinsi Lampung dilakukan melalui kegiatan wisata di Pulau Pahawang yang memiliki potensi wisata alam melimpah yaitu hutan bakau, pasir putih, dan dunia bawah laut.
Pengembangannya perlu di perhatikan untuk teteap menjaga ekosistem alam yang ada khususnya pada Dusun Jeralangan yang mulai kehabisan inovasi dalam mengembangkan wisata.
Tujuan dari penelitian ini adalah melihat kondisi eksisting Kawasan Wisata Pulau Pahawang, melakukan perbandingan benchmarking dengan wisata serupa, serta mengusulkan konsep penataan fisik dan sarana yang dituangkan kedalam masterplan guna meningkatkan daya tarik Kawasan.
Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif untuk mengelaborasi hasil analisis yang dilakukan.
Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat kondisi fasilitas yang perlu dilakukan pengembangan baik dari aspek pendukung aksesibilitas, fasilitas umum, telekomunikasi, air bersih, dan sarana kesehatan.
Hal ini dibuktikan dengan preferensi pengunjung dilihat dari nilai costumersatisfaction index sebesar 43% mengindikasi pengunjung dan masyarakat kurang puas pada beberapa aspek di Pulau Pahawang.
Berdasarkan hal tersebut, dilakukan konsep dan rencana penataan dengan memperhatikan kebutuhan proyeksi sampai tahun 2025.
Aspek pendukung yang perlu di kembangkan di Kawasan Wisata Pulau Pahawang perlu untuk dilakukan dalam rangka menunjang kegiatan wisata bahari yang ada.
Related Results
STRATEGI PEMERINTAH DALAM MEMPROMOSIKAN WISATA BERSEPEDA DI PULAU AIR RAJA, BATAM
STRATEGI PEMERINTAH DALAM MEMPROMOSIKAN WISATA BERSEPEDA DI PULAU AIR RAJA, BATAM
Sebagai tempat wisata sejarah, Pulau Air Raja juga berpotensi dijadikan sebagai tempat wisata olahraga yakni bersepeda yang dicanangkan dari masyarakat setempat untuk menjadikan Pu...
ARAHAN PENATAAN KAMPUNG TRADISIONAL WISATA BATIK KAUMAN SURAKARTA
ARAHAN PENATAAN KAMPUNG TRADISIONAL WISATA BATIK KAUMAN SURAKARTA
ABSTRACT Kampung Wisata Batik Kauman Surakarta is a village that grows among the villages in Java. The term Pakauman given by Keraton means the dwellings of 'kaum' or ulama. Kampun...
Monitoring Habitat Terumbu Karang Di Pulau Pahawang Kabupaten Pesawaran
Monitoring Habitat Terumbu Karang Di Pulau Pahawang Kabupaten Pesawaran
Provinsi Lampung merupakan bagian minor ekosistem terumbu karang, khususnya Pulau Pahawang yang merupakan destinasi wisata unggulan habitat terumbu karang. Maka dari itu, proses mo...
KAJIAN TENTANG POTENSI DAYA TARIK WISATA SYARIAH DI PULAU LOMBOK
KAJIAN TENTANG POTENSI DAYA TARIK WISATA SYARIAH DI PULAU LOMBOK
Wisata syariah adalah wisata yang mengedepankan nilai islam dalam setiap aktivitasnya, wisata syariah itu sendiri memiliki arti yang lebih luas yaitu pariwisata yang keseluruhannya...
STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA BAHARI DI PULAU KENAWA KABUPATEN SUMBAWA BARAT NUSA TENGGARA BARAT
STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA BAHARI DI PULAU KENAWA KABUPATEN SUMBAWA BARAT NUSA TENGGARA BARAT
Sumbawa Barat merupakan salah satu wilayah kabupaten yang terletak di provinsi Nusa Tenggara Barat yang juga banyak dikunjungi wisatawan sebagai tujuan wisata khususnya wisata baha...
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Abstrak. Urgensi dari Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah menyelesaikan masalah prioritas Kelompok Pemandu Wisata Karst Rammang-Rammang (mitra) yang: (1) masih fokus...
Strategi Pengembangan Gugusan Pulau-Pulau di Kepulauan Spermonde dalam Perencanaan Produk Perjalanan Wisata Berbasis Maritim
Strategi Pengembangan Gugusan Pulau-Pulau di Kepulauan Spermonde dalam Perencanaan Produk Perjalanan Wisata Berbasis Maritim
The Spermonde Islands are a group of islands inhabited by 121 islands that are effective for development. This study aims to formulate a strategy for the development of a group of ...
Strategi Pengembangan Wisata Halal di Pulau Lombok
Strategi Pengembangan Wisata Halal di Pulau Lombok
Abstract. One Thesis Title : Development of Halal Tourism Strategy on Lombok Island Lombok Island is one of the islands in West Nusa Tenggara Province which has a variety of superi...

