Javascript must be enabled to continue!
PerjumpaanInjilDanBudayaTorajaDalamKonteksTerjamahanSuraMadatu
View through CrossRef
Dalam budaya toraja masyarakat pada umumnya hanya mengenal aluk todolo atau di kenal dengan agama para leluhur orang toraja. Aluk todolo diterima oleh nenek moyang pertama manusia berupa ketentuan dan aturan hidup yang disebut dengan sukaran aluk.Perjumpaan injil dengan aluk todolo menjadi momentum yang laur biasa karena mampu menbentuk satu karya terjamahan kitab suci ke dalam sura madatu yang menjadikan orang dapat memahami makna injil sehingga karakter dari manusia/masyarakat baru dapat diaktualisasikan dalam kehidupan masyarakat toraja.zaman ini agama kristen kristen sebagai agama yang di anut mayoritas masyarajat toraja yang mempengaruhi eksistensi aluk todolo sehingga keberdayaan masyarakat yang percaya kepada aluk todolo sudah mulai berkurang dengan perjumpaan injil melalui terjamahan kitab suci ke dalam bahasa toraja yang dikenal dengan sura madatu
Title: PerjumpaanInjilDanBudayaTorajaDalamKonteksTerjamahanSuraMadatu
Description:
Dalam budaya toraja masyarakat pada umumnya hanya mengenal aluk todolo atau di kenal dengan agama para leluhur orang toraja.
Aluk todolo diterima oleh nenek moyang pertama manusia berupa ketentuan dan aturan hidup yang disebut dengan sukaran aluk.
Perjumpaan injil dengan aluk todolo menjadi momentum yang laur biasa karena mampu menbentuk satu karya terjamahan kitab suci ke dalam sura madatu yang menjadikan orang dapat memahami makna injil sehingga karakter dari manusia/masyarakat baru dapat diaktualisasikan dalam kehidupan masyarakat toraja.
zaman ini agama kristen kristen sebagai agama yang di anut mayoritas masyarajat toraja yang mempengaruhi eksistensi aluk todolo sehingga keberdayaan masyarakat yang percaya kepada aluk todolo sudah mulai berkurang dengan perjumpaan injil melalui terjamahan kitab suci ke dalam bahasa toraja yang dikenal dengan sura madatu.

