Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Arca Ganeśa dalam Sikap Swastikàsana

View through CrossRef
AbstractGanesha, often depicted as elephant-headed, is a deity worshipped by Ganapatya sect. This Ganapatya sect is known to have left statues as the cultural heritage. Such a heritage indicates Ganapatya’s popularity from its birth until today despite its unification to Ṥiwa Siddhanta sect in Bali. This research generally aims at identifying the Ganesha statue, which was discovered in Subak Bubunan, Sukawati, Gianyar, more specifically its shape, function, and philosophy. Started with library studies, the research continued with field observations for relevant data. The acquired data was then analyzed iconographically, presented through pictorial narrations, and ended with a conclusion. This research came to a conclusion that the Ganesha discovered was the swastikasana Ganesha that functions as a disaster repellent. It is an embodiment of a self harmony with the nature to achieve prosperity.AbstrakDewa Ganesha adalah dewa pujaan Sekte Ganapatya yang digambarkan sebagai manusia berkepala gajah. Sekte ini merupakan salah satu sekte yang banyak meninggalkan tinggalan budaya berupa arca. Hal ini sebagai indikasi bahwa sekte ini adalah salah satu sekte populer sejak kemunculannya sampai sekarang, meskipun telah tergabung ke dalam Sekte Ṥiwa Siddhanta di Bali. Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui identitas arca, dan secara khusus untuk mengetahui bentuk, fungsi, serta makna arca Ganesa di Subak Bubunan, Sukawati, Gianyar. Penelitian ini diawali dengan studi pustaka, kemudian dilanjutkan dengan melaksanakan observasi di lapangan dalam rangka untuk mendapatkan data yang relevan. Data dianalisis secara ikonografi kemudian disajikan secara naratif dilengkapi dengan gambar, kemudian diakhiri dengan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah penggambaran Ganesha dengan sikap swastikasana yang berfungsi untuk menolak malapetaka. Perwujudan Ganesha itu bermakna sebagai harmonisasi diri dengan alam untuk mencapai kesejahteraan.
Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud
Title: Arca Ganeśa dalam Sikap Swastikàsana
Description:
AbstractGanesha, often depicted as elephant-headed, is a deity worshipped by Ganapatya sect.
This Ganapatya sect is known to have left statues as the cultural heritage.
Such a heritage indicates Ganapatya’s popularity from its birth until today despite its unification to Ṥiwa Siddhanta sect in Bali.
This research generally aims at identifying the Ganesha statue, which was discovered in Subak Bubunan, Sukawati, Gianyar, more specifically its shape, function, and philosophy.
Started with library studies, the research continued with field observations for relevant data.
The acquired data was then analyzed iconographically, presented through pictorial narrations, and ended with a conclusion.
This research came to a conclusion that the Ganesha discovered was the swastikasana Ganesha that functions as a disaster repellent.
It is an embodiment of a self harmony with the nature to achieve prosperity.
AbstrakDewa Ganesha adalah dewa pujaan Sekte Ganapatya yang digambarkan sebagai manusia berkepala gajah.
Sekte ini merupakan salah satu sekte yang banyak meninggalkan tinggalan budaya berupa arca.
Hal ini sebagai indikasi bahwa sekte ini adalah salah satu sekte populer sejak kemunculannya sampai sekarang, meskipun telah tergabung ke dalam Sekte Ṥiwa Siddhanta di Bali.
Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui identitas arca, dan secara khusus untuk mengetahui bentuk, fungsi, serta makna arca Ganesa di Subak Bubunan, Sukawati, Gianyar.
Penelitian ini diawali dengan studi pustaka, kemudian dilanjutkan dengan melaksanakan observasi di lapangan dalam rangka untuk mendapatkan data yang relevan.
Data dianalisis secara ikonografi kemudian disajikan secara naratif dilengkapi dengan gambar, kemudian diakhiri dengan menarik kesimpulan.
Hasil penelitian ini adalah penggambaran Ganesha dengan sikap swastikasana yang berfungsi untuk menolak malapetaka.
Perwujudan Ganesha itu bermakna sebagai harmonisasi diri dengan alam untuk mencapai kesejahteraan.

Related Results

GAMBARAN KETERAMPILAN SOSIAL EMOSI ANAK AUTISM SPECTRUM DISORDER (ASD) DI SEKOLAH PAUD INKLUSI BUNDA GANESA
GAMBARAN KETERAMPILAN SOSIAL EMOSI ANAK AUTISM SPECTRUM DISORDER (ASD) DI SEKOLAH PAUD INKLUSI BUNDA GANESA
The Description of Social Emotional Skills Children with Autism Spectrum Disorder (ASD) in Paud Inklusi Bunda Ganesha.  Much research on emotional-social skills has been done; howe...
Arca-Arca dan Candi Sumbernanas di Blitar Sebagai Karya Seni Masa Kadiri
Arca-Arca dan Candi Sumbernanas di Blitar Sebagai Karya Seni Masa Kadiri
Kesenian pada masa Kerajaan Kadiri menempati posisi antara kesenian pada masa Klasik Tua dengan Klasik Muda. Penelitian terhadap tinggalan arkeologi pada masa Kadiri cukup jarang d...
PERSEBARAN ARCA BERCORAK SIWAISTISDI KOTA DENPASAR, BALI
PERSEBARAN ARCA BERCORAK SIWAISTISDI KOTA DENPASAR, BALI
This research aims to reconstruct the history of human culture, and the depiction of alteration process of man’s culture in the past as well as contribute data about development hi...
SIMBOL BUDAYA MASYARAKAT SABAH DALAM KARYA SENI ARCA “WARISAN” OLEH CHEE SING TECK
SIMBOL BUDAYA MASYARAKAT SABAH DALAM KARYA SENI ARCA “WARISAN” OLEH CHEE SING TECK
Seni arca adalah karya seni yang mempunyai fungsi sebagai objek budaya dengan mengetengahkan aktiviti kehidupan masyarakat setempat. Pelbagai media dan teknik diolah bagi membentuk...
ARCA RAMLAN ABDULLAH: PELANCONGAN KESENIAN ARCA AWAM
ARCA RAMLAN ABDULLAH: PELANCONGAN KESENIAN ARCA AWAM
Pelancongan budaya membina hubungan erat antara seni dan masyarakat. Pengurusan yang baik dan mampan mampu merealisasikan sesuatu acara berjalan dengan baik. Pameran arca awam meru...
ARCA DI CANDI CETHO: INTERPRETASI BARU SEBAGAI ARCA PANJI
ARCA DI CANDI CETHO: INTERPRETASI BARU SEBAGAI ARCA PANJI
One of the influence of Indian culture that developed rapidly in the classical Indonesia period is a manufacute of statues. This remind is not rarely associated with contruction of...
Arca Saraswati dari Nganjuk
Arca Saraswati dari Nganjuk
Koleksi foto Oudheidkundige Dienst in Nederlandsch-lndia terdapat foto arca Saraswati dari perunggu yang berasal dari Nganjuk. Arca tersebut digambarkan beratribut alat musik harpa...
Struktur dan Amanat Cerpen Arca Batu Karya IGG Djelantik Santha
Struktur dan Amanat Cerpen Arca Batu Karya IGG Djelantik Santha
Balinese literature is one of the cultural heritages of Bali that still exists and is preserved to this day. Balinese literature consists of two parts: traditional Balinese literat...

Back to Top