Javascript must be enabled to continue!
UNGKAPAN DAN EKSPRESI MARAH DALAM KOMIK CRAYON SHINCHAN VOLUME 18 KARYA YOSHITO USUI
View through CrossRef
Abstrak: Emosi marah dalam penelitian ini dideskripsikan dengan pendekatan psikolingustik. Marah yang dilakukan oleh tokoh-tokoh dalam Komik Crayon Shinchan Volume 18 karya Yoshito Usui diungkapkan dengan menggunakan ungkapan atau kata-kata. Adakalanya ungkapan tersebut disertai dengan ekspresi tubuh. Penelitian ini menghasilkan temuan sebagai berikut. (1) kata-kata ungkapan marah ditandai dengan adanya Onomatope bermakna marah, (2) penggunaan akhiran (shujoshi) yo, dan (3) ungkapan bentuk perintah dan larangan. Adapun ekspresi marah ditandai dengan mengepalkan tangan, mata melotot, mengangkat alis, menggertakkan gigi, mulut menganga, berkacak pinggang, menyilangkan tangan, mencakar wajah sendiri, dan mengerutkan dahi.Kata kunci: Psikolinguistik, Ungkapan Marah, Ekspresi Marah, Komik Abstract: An angry emotions in this study are described with a psycholinguistic approach. An angry by the characters in Crayon Shinchan Comic Volume 18 by Yoshito Usui was expressed using expressions or words. Sometimes these expressions are accompanied by bodily expressions. This research produces the following findings. (1) angry expressions are marked by Onomatopoeia meaning angry, (2) use of the suffix (shujoshi) yo, and (3) expressions of commands and prohibitions. The expression of angry is marked by clenching hands, bulging eyes, raising eyebrows, gritting teeth, gaping mouth, rumbling hands, crossing hands, clawing his own face, and frowning. Keywords: Psicolinguistics, The Angry Expressions, Comic
Title: UNGKAPAN DAN EKSPRESI MARAH DALAM KOMIK CRAYON SHINCHAN VOLUME 18 KARYA YOSHITO USUI
Description:
Abstrak: Emosi marah dalam penelitian ini dideskripsikan dengan pendekatan psikolingustik.
Marah yang dilakukan oleh tokoh-tokoh dalam Komik Crayon Shinchan Volume 18 karya Yoshito Usui diungkapkan dengan menggunakan ungkapan atau kata-kata.
Adakalanya ungkapan tersebut disertai dengan ekspresi tubuh.
Penelitian ini menghasilkan temuan sebagai berikut.
(1) kata-kata ungkapan marah ditandai dengan adanya Onomatope bermakna marah, (2) penggunaan akhiran (shujoshi) yo, dan (3) ungkapan bentuk perintah dan larangan.
Adapun ekspresi marah ditandai dengan mengepalkan tangan, mata melotot, mengangkat alis, menggertakkan gigi, mulut menganga, berkacak pinggang, menyilangkan tangan, mencakar wajah sendiri, dan mengerutkan dahi.
Kata kunci: Psikolinguistik, Ungkapan Marah, Ekspresi Marah, Komik Abstract: An angry emotions in this study are described with a psycholinguistic approach.
An angry by the characters in Crayon Shinchan Comic Volume 18 by Yoshito Usui was expressed using expressions or words.
Sometimes these expressions are accompanied by bodily expressions.
This research produces the following findings.
(1) angry expressions are marked by Onomatopoeia meaning angry, (2) use of the suffix (shujoshi) yo, and (3) expressions of commands and prohibitions.
The expression of angry is marked by clenching hands, bulging eyes, raising eyebrows, gritting teeth, gaping mouth, rumbling hands, crossing hands, clawing his own face, and frowning.
Keywords: Psicolinguistics, The Angry Expressions, Comic.
Related Results
ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM SERIAL KOMIK DIGITAL “PUPUS PUTUS SEKOLAH” KARYA KURNIA HARTA WINATA
ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM SERIAL KOMIK DIGITAL “PUPUS PUTUS SEKOLAH” KARYA KURNIA HARTA WINATA
<p>Nilai pendidikan, bukan hanya didapat dari sekolah saja, melainkan juga dapat diperoleh dari berbagai sumber seperti buku, komik dan sebagainya. Komik dapat menjadi salah ...
Menimbang Sandhora: Telaah Komik Teguh Santosa
Menimbang Sandhora: Telaah Komik Teguh Santosa
Komik adalah suatu bentuk karya seni yang menekankan kepada kesinambungan gambar dan tulisan dalam mengemukakan ide atau gagasan. Pengalaman artistik komikus ketika mencipta komik ...
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Rokhmawan,Tristan. 2011. Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas...
EMOSI MARAH DALAM BAHASA MINANGKABAU
EMOSI MARAH DALAM BAHASA MINANGKABAU
<p><em>This paper describes a study of emotional expressions of anger in Minangkabau language (BM) because every language has a different vocabulary for basic emotional...
Analisis Bentuk-Bentuk Pelanggaran Maksim Percakapan pada Manga CRAYON SHINCHAN Volume 01 Karya Yoshito Usui
Analisis Bentuk-Bentuk Pelanggaran Maksim Percakapan pada Manga CRAYON SHINCHAN Volume 01 Karya Yoshito Usui
Abstrak Skripsi ini ditulis untuk meneliti bentuk pelangggaran maksim percakapan pada manga Crayon Shinchan Volume 01 karya Yoshito Usui yang dirilis pertama kali pada tahun 1992 d...
Komik Sebagai Media Edukasi PHBS Dalam Mencegah Penyebaran Covid-19 Di Banjar Oongan Denpasar Timur
Komik Sebagai Media Edukasi PHBS Dalam Mencegah Penyebaran Covid-19 Di Banjar Oongan Denpasar Timur
COVID-19 dapat menyerang anak-anak. Penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan salah satu cara memutus rantai penularan COVID-19 pada anak-anak. Di lain pihak Anak-...
Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
MUSIK GEREJA DAN HYMNE A.Musik GerejaMusik gereja adalah penggunaan musik yang berkembang dan digunakan di gereja musik sangat penting dalam ibadah gereja, karena sebagian besar ke...
ANALISIS TERJEMAHAN KATA-KATA VULGAR DALAM KOMIK CRAYON SHINCHAN VOLUME 1
ANALISIS TERJEMAHAN KATA-KATA VULGAR DALAM KOMIK CRAYON SHINCHAN VOLUME 1
This study is focusing in the analysis of vulgar words from the comic, Crayon Shinchan Volume 1 by Yoshito Usui. The aim of this study is to understand how the translator translati...

