Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGGUNAAN GOOGLE TRANSLATE SEBAGAI ALTERNATIF MEDIA PENERJEMAH PADA ABSTRAK JURNAL MAHASISWA

View through CrossRef
AbstractThe aim of this study is to describe the use of google translate as an alternative medium for translating Indonesian to English texts in students’ journals. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. The instruments used in this research are questionnaire, interview and documentation. The results 80% stated the results of the translation using google translate were "accurate", 14.28% said "quite accurate", while 5.72% "inaccurate". The results of the google translate was said accurate because google translate has improved the quality of translation from statistical machine translation method to neural mechanic translation. It was quite accurate because the result of translating one long sentence and many paragraphs, google translate gave fair result. While it was said as inaccurate because the translation results from google translate had many flaws therefore the translation results were referred as pre-translations which needed to be rechecked by users. The problem faced by students were related to differences in the structure or pattern of Indonesian and English as well as exactness of words based on context. Based on the documentation study, it was known that the auxiliary verb –is- should be –was- because the activity had happened in the past, while –method- should be –methods- because it was plural so letter –s at the end of the word. Meanwhile, it was found that there were some discrepancies of words from the source language to the target language, including the younger, which especially, the morality aspect, at and in.AbstrakTujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penggunaan google translate sebagai alternatif media penerjemah teks Bahasa Indonesia ke Bahasa Inggris pada jurnal mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan dekriptif. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh dikategorikan menjadi persepsi mahasiswa terhadap hasil terjemahan menggunakan google translatedan masalah yang ditemui mahasiswa saat menggunakan google translate. Dari hasil analisa data, diketahui 80% menyatakan hasil terjemahan menggunakan google translate “tepat”, 14,28% menyatakan “cukup tepat”, sedangkan 5,72% menyatakan “tidak tepat”. Hasil terjemahan google translate dinilai tepat karena google translate telah mengalami peningkatan kualitas penerjemahandari metode statistical machine translation menjadi neural mechanic translation. Hasil terjemahan google translate dikatakan cukup tepat karena saat menerjemahkan kosakata dalam satu kalimat dan banyak paragraf, google translate akan memberikan hasil yang cukup tepat. Sedangkan tidak tepat karena hasil terjemahan dari google translate masih memiliki banyak kekurangan dan tidak menghasilkan terjemahan yang akurat, sehingga hasil terjemahan disebut sebagai pre-translation atau masih perlu disempurnakan oleh penggunanya. Permasalahan yang ditemui mahasiswa adalah terkait perbedaan struktur atau pola Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris serta kesesuaian kata berdasarkan konteks. Berdasarkan studi dokumentasi diketahui bahwa kata kerja bantu is harusnya menjadi waskarena penggunaannya sudah terjadi di masa lampau, sedangkan method harusnya menjadi methods karena berbentuk jamak sehingga adanya penambahan huruf –s pada kata benda jamak tersebut. Sedangkan untuk kesesuaian kata berdasarkan konteks ditemukan beberapa ketidaksesuaian kata dari bahasa sumber ke bahasa sasaran diantaranya adalah the younger, which especially, aspek morality, at dan in.
Title: PENGGUNAAN GOOGLE TRANSLATE SEBAGAI ALTERNATIF MEDIA PENERJEMAH PADA ABSTRAK JURNAL MAHASISWA
Description:
AbstractThe aim of this study is to describe the use of google translate as an alternative medium for translating Indonesian to English texts in students’ journals.
This study uses a qualitative method with a descriptive approach.
The instruments used in this research are questionnaire, interview and documentation.
The results 80% stated the results of the translation using google translate were "accurate", 14.
28% said "quite accurate", while 5.
72% "inaccurate".
The results of the google translate was said accurate because google translate has improved the quality of translation from statistical machine translation method to neural mechanic translation.
It was quite accurate because the result of translating one long sentence and many paragraphs, google translate gave fair result.
While it was said as inaccurate because the translation results from google translate had many flaws therefore the translation results were referred as pre-translations which needed to be rechecked by users.
The problem faced by students were related to differences in the structure or pattern of Indonesian and English as well as exactness of words based on context.
Based on the documentation study, it was known that the auxiliary verb –is- should be –was- because the activity had happened in the past, while –method- should be –methods- because it was plural so letter –s at the end of the word.
Meanwhile, it was found that there were some discrepancies of words from the source language to the target language, including the younger, which especially, the morality aspect, at and in.
AbstrakTujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penggunaan google translate sebagai alternatif media penerjemah teks Bahasa Indonesia ke Bahasa Inggris pada jurnal mahasiswa.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan dekriptif.
Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket, wawancara dan studi dokumentasi.
Hasil penelitian yang diperoleh dikategorikan menjadi persepsi mahasiswa terhadap hasil terjemahan menggunakan google translatedan masalah yang ditemui mahasiswa saat menggunakan google translate.
Dari hasil analisa data, diketahui 80% menyatakan hasil terjemahan menggunakan google translate “tepat”, 14,28% menyatakan “cukup tepat”, sedangkan 5,72% menyatakan “tidak tepat”.
Hasil terjemahan google translate dinilai tepat karena google translate telah mengalami peningkatan kualitas penerjemahandari metode statistical machine translation menjadi neural mechanic translation.
Hasil terjemahan google translate dikatakan cukup tepat karena saat menerjemahkan kosakata dalam satu kalimat dan banyak paragraf, google translate akan memberikan hasil yang cukup tepat.
Sedangkan tidak tepat karena hasil terjemahan dari google translate masih memiliki banyak kekurangan dan tidak menghasilkan terjemahan yang akurat, sehingga hasil terjemahan disebut sebagai pre-translation atau masih perlu disempurnakan oleh penggunanya.
Permasalahan yang ditemui mahasiswa adalah terkait perbedaan struktur atau pola Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris serta kesesuaian kata berdasarkan konteks.
Berdasarkan studi dokumentasi diketahui bahwa kata kerja bantu is harusnya menjadi waskarena penggunaannya sudah terjadi di masa lampau, sedangkan method harusnya menjadi methods karena berbentuk jamak sehingga adanya penambahan huruf –s pada kata benda jamak tersebut.
Sedangkan untuk kesesuaian kata berdasarkan konteks ditemukan beberapa ketidaksesuaian kata dari bahasa sumber ke bahasa sasaran diantaranya adalah the younger, which especially, aspek morality, at dan in.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Kualitas terjemahan itranslate dan Google Translate dari Bahasa Inggris ke dalam Bahasa Indonesia
Kualitas terjemahan itranslate dan Google Translate dari Bahasa Inggris ke dalam Bahasa Indonesia
Penelitian ini berfokus pada hasil terjemahan kesepadanan gramatikal oleh mesin penerjemah Google translate dan Itranslate. Dewasa ini telah banyak perkembangan minat pada terjemah...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Analisa Perbandingan GPS Google Maps Dan GPS Google Earth Dalam Penentuan Titik Koordinat Breeding Place
Analisa Perbandingan GPS Google Maps Dan GPS Google Earth Dalam Penentuan Titik Koordinat Breeding Place
INTISARINyamuk  Aedes  Aegypti menularkan penyakit DBD (Demam Berdarah Dengue) ke manusia dengan gigitannya. Breeding Place  merupakan berkembangbiaknya  jentik nyamuk di tempat pe...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Sosialisasi dan Pelatihan Pemanfaatan Google Meet dan Google Form Pada Pembelajaran di Universitas Panca Marga
Sosialisasi dan Pelatihan Pemanfaatan Google Meet dan Google Form Pada Pembelajaran di Universitas Panca Marga
Google Meet dan Google Form merupakan aplikasi–aplikasi yang bisa digunakan sebagai media untuk pembelajaran secara online. Permasalahan yang timbul adalah mahasiswa program studi ...
ERROR ESTIMATION FOR A PIEZOELECTRIC CONTACT PROBLEM WITH WEAR AND LONG MEMORY
ERROR ESTIMATION FOR A PIEZOELECTRIC CONTACT PROBLEM WITH WEAR AND LONG MEMORY
We study a mathematical model for a quasistatic behavior of electro-viscoelastic materials. The problem is related to highly nonlinear and non-smooth phenomena like contact, fricti...

Back to Top