Javascript must be enabled to continue!
Analisis Performa ModSecurity Core Rule Set Menggunakan GoTestWAF untuk Mengidentifikasi Serangan dan Teknik Bypass pada Aplikasi Web
View through CrossRef
Keamanan aplikasi web menghadapi tantangan yang semakin kompleks dengan meningkatnya serangan siber seperti SQL Injection, Cross-Site Scripting (XSS), Command Injection, serta berbagai teknik evasion yang dirancang khusus untuk menghindari mekanisme deteksi konvensional. ModSecurity sebagai Web Application Firewall (WAF) open-source telah banyak digunakan karena fleksibilitas dan integrasinya dengan OWASP Core Rule Set (CRS). Namun demikian, efektivitas ModSecurity sangat bergantung pada kualitas dan pembaruan rule set yang diimplementasikan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi performa ModSecurity versi 3 dengan CRS 4.19.0 dalam mendeteksi serangan modern menggunakan framework pengujian otomatis GoTestWAF. Pengujian dilaksanakan pada lingkungan terkontrol melalui analisis true-positive, true-negative, dan false-negative terhadap 816 payload berbahaya maupun legitimate. Hasil penelitian menunjukkan ModSecurity hanya mampu memblokir 45,44% dari total payload berbahaya, sementara 54,56% berhasil melewati perlindungan. Selain itu, 17,73% traffic aman salah diblokir (false positive), yang berpotensi mengganggu operasional aplikasi. Kelemahan terutama ditemukan pada payload berukuran besar, teknik obfuscation, encoding kompleks, dan struktur request non-standar. Secara keseluruhan, konfigurasi default CRS 4.19.0 pada paranoia level 1 belum memadai menghadapi serangan kontemporer. Optimalisasi diperlukan melalui peningkatan paranoia level, aktivasi optional rules, tuning aturan, dan penambahan custom rules. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris bagi peningkatan implementasi WAF open-source pada aplikasi web masa kini.
Institut Teknologi dan Bisnis Bina Sarana Global
Title: Analisis Performa ModSecurity Core Rule Set Menggunakan GoTestWAF untuk Mengidentifikasi Serangan dan Teknik Bypass pada Aplikasi Web
Description:
Keamanan aplikasi web menghadapi tantangan yang semakin kompleks dengan meningkatnya serangan siber seperti SQL Injection, Cross-Site Scripting (XSS), Command Injection, serta berbagai teknik evasion yang dirancang khusus untuk menghindari mekanisme deteksi konvensional.
ModSecurity sebagai Web Application Firewall (WAF) open-source telah banyak digunakan karena fleksibilitas dan integrasinya dengan OWASP Core Rule Set (CRS).
Namun demikian, efektivitas ModSecurity sangat bergantung pada kualitas dan pembaruan rule set yang diimplementasikan.
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi performa ModSecurity versi 3 dengan CRS 4.
19.
0 dalam mendeteksi serangan modern menggunakan framework pengujian otomatis GoTestWAF.
Pengujian dilaksanakan pada lingkungan terkontrol melalui analisis true-positive, true-negative, dan false-negative terhadap 816 payload berbahaya maupun legitimate.
Hasil penelitian menunjukkan ModSecurity hanya mampu memblokir 45,44% dari total payload berbahaya, sementara 54,56% berhasil melewati perlindungan.
Selain itu, 17,73% traffic aman salah diblokir (false positive), yang berpotensi mengganggu operasional aplikasi.
Kelemahan terutama ditemukan pada payload berukuran besar, teknik obfuscation, encoding kompleks, dan struktur request non-standar.
Secara keseluruhan, konfigurasi default CRS 4.
19.
0 pada paranoia level 1 belum memadai menghadapi serangan kontemporer.
Optimalisasi diperlukan melalui peningkatan paranoia level, aktivasi optional rules, tuning aturan, dan penambahan custom rules.
Penelitian ini memberikan kontribusi empiris bagi peningkatan implementasi WAF open-source pada aplikasi web masa kini.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
“Memproduksi” Manusia lewat Psikologi
“Memproduksi” Manusia lewat Psikologi
Saat membicarakan mengenai tegangan politik antara Red Shirts dengan Yellow Shirts di Thailand, Benedict Anderson (2016) – seorang ahli Kajian Asia Tenggara – menuliskan bahwa seor...
Analisis Cyber Crime handling pada Aplikasi Web dengan WAF ModSecurity
Analisis Cyber Crime handling pada Aplikasi Web dengan WAF ModSecurity
Pemanfaatan Teknologi terutama internet dalam kehidupan sehari-hari mengambil peranan sangat.Saat ini pengguna internet telah mencapai 5,07 miliar orang atau sekitar 63,45% dari to...
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...
Sosialisasi Ketrampilan Dan Kemampuan Strategi Serangan Peserta Akademi Futsal Di Surakarta
Sosialisasi Ketrampilan Dan Kemampuan Strategi Serangan Peserta Akademi Futsal Di Surakarta
Tujuan kegiatan ini yaitu untuk pengabdian kepada masyarakat terkait dengan sosialisasi ketrampilan dan kemampuan strategi serangan peserta akademi futsal di Surakarta. Kegiatan in...
IMPLEMENTASI METODE NAIVE BAYES UNTUK INTRUSION DETECTION SYSTEM (IDS)
IMPLEMENTASI METODE NAIVE BAYES UNTUK INTRUSION DETECTION SYSTEM (IDS)
IDS berfungsi untuk mengidentifikasi traffic atau lalu-lintas data pada sebuah jaringan komputer dimana IDS dapat menentukan apakah traffic aman, mencurigakan atau bahkan terindika...

