Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Peningkatan Laju Pertumbuhan Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Melalui Penerapan Sistem Irigasi Tetes

View through CrossRef
Fenomena El Nino selama tahun 2023 menyebabkan pasokan air pertanian terganggu. Yang berdampak terhadap petani cabai rawit mengalami gagal panen. sehingga dibutuhkan sistem irigasi yang efisien untuk mengatasi permasalahan pertanian cabai rawit. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi kelembaban tanah dan pertumbuhan tanaman pada bitit tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.) dengan pengapliakasian irigasi tetes. Penelitian dilakukan di greenhouse, dengan menggunakan sampel bibit cabai rawit sebanyak 15 buah dengan rincian 5 bibit ditempatkan dibagian depan sistem P1, 5 bibit di tempatkan dibagian belakang sistem P2, dan 5 bibit sebagai kontrol dengan pemberian penyiraman biasa sebanyak 1 kali di sore hari pukul 16.00 WIB dengan volume 200 ml air. Samapel yang digunakan berumur 4 minggu dengan tinggi tanaman kurang lebih 8 cm dengan jumlah daun 4 -5 buah. Analisis data mengunakan uji Anova dan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada perlakuan P2 meiliki kelembaban lebih tinggi dibandingkan P1 dan kontol yaitu 87,42%. Sedangkan pertambahan bibit tanaman pada perlakuan P1 dan P2 tidak berbeda nyata dengan rata-rata pertambahan tinggi tanaman 12,84 – 13,06 cm, dan berbdeanyata dengan kontrol dengan rata-rata pertambahn tinggi tanaman 10,16 cm. Kesimpulan dari penelitian menunjukkan bahawa sistem irigasi tetes dapat mempengaruhi kelembaban tanah yang kebutuhan tanaman, dan dapat memepengaruhi pertumbuhan tanaman.
Title: Peningkatan Laju Pertumbuhan Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Melalui Penerapan Sistem Irigasi Tetes
Description:
Fenomena El Nino selama tahun 2023 menyebabkan pasokan air pertanian terganggu.
Yang berdampak terhadap petani cabai rawit mengalami gagal panen.
sehingga dibutuhkan sistem irigasi yang efisien untuk mengatasi permasalahan pertanian cabai rawit.
Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi kelembaban tanah dan pertumbuhan tanaman pada bitit tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.
) dengan pengapliakasian irigasi tetes.
Penelitian dilakukan di greenhouse, dengan menggunakan sampel bibit cabai rawit sebanyak 15 buah dengan rincian 5 bibit ditempatkan dibagian depan sistem P1, 5 bibit di tempatkan dibagian belakang sistem P2, dan 5 bibit sebagai kontrol dengan pemberian penyiraman biasa sebanyak 1 kali di sore hari pukul 16.
00 WIB dengan volume 200 ml air.
Samapel yang digunakan berumur 4 minggu dengan tinggi tanaman kurang lebih 8 cm dengan jumlah daun 4 -5 buah.
Analisis data mengunakan uji Anova dan uji Duncan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pada perlakuan P2 meiliki kelembaban lebih tinggi dibandingkan P1 dan kontol yaitu 87,42%.
Sedangkan pertambahan bibit tanaman pada perlakuan P1 dan P2 tidak berbeda nyata dengan rata-rata pertambahan tinggi tanaman 12,84 – 13,06 cm, dan berbdeanyata dengan kontrol dengan rata-rata pertambahn tinggi tanaman 10,16 cm.
Kesimpulan dari penelitian menunjukkan bahawa sistem irigasi tetes dapat mempengaruhi kelembaban tanah yang kebutuhan tanaman, dan dapat memepengaruhi pertumbuhan tanaman.

Related Results

Analisis Usahatani Cabai Rawit (Capsicum frutescens) di Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanah Laut
Analisis Usahatani Cabai Rawit (Capsicum frutescens) di Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanah Laut
Cabai merupakan salah satu komoditas holtikultura yang dibutuhkan dan dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Cabai rawit merupakan jenis cabai yang banyak digunakan dalam masakan se...
APLIKASI IRIGASI TETES BERTINGKAT DENGAN TANAMAN CABE DI PERUMAHAN PADAT PENDUDUK KOTA MATARAM HULU
APLIKASI IRIGASI TETES BERTINGKAT DENGAN TANAMAN CABE DI PERUMAHAN PADAT PENDUDUK KOTA MATARAM HULU
Studi ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemberian irigasi tetes bertingkat yang menggunakan pipa lateral dari pipa Netafim (NTF) 12 mm dan PVC ½”, terhadap media tanah dalam...
Penerapan Metode Simple Additive Weighting Dalam Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Bibit Cabai
Penerapan Metode Simple Additive Weighting Dalam Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Bibit Cabai
Abstract: Cayenne pepper cultivation is a very promising unit of activity because cayenne pepper is one of the most frequently used cooking spices. The era of digital transformatio...
Pengaruh Pupuk Cair Cangkang Telur Ayam dan Air Kelapa Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanam Cabai Rawit Merah (Capsicum frutescens L.)
Pengaruh Pupuk Cair Cangkang Telur Ayam dan Air Kelapa Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanam Cabai Rawit Merah (Capsicum frutescens L.)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk cair dari cangkang telur ayam dan air kelapa terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit merah (C...
Analisis Fluktuasi Harga Cabai Rawit di Desa kabupaten Polewali Mandar
Analisis Fluktuasi Harga Cabai Rawit di Desa kabupaten Polewali Mandar
Cabai rawit (Capsicum frustescens L.) adalah salah satu dari sekitar dua puluh hingga tiga puluh spesies tanaman dalam genus Capsicum yang telah banyak dibudidayakan. Cabai rawit, ...
STRATEGI PEMASARAN CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS L) PADA MASA PANDEMIC COVID-19 DI KABUPATEN KOLAKA
STRATEGI PEMASARAN CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS L) PADA MASA PANDEMIC COVID-19 DI KABUPATEN KOLAKA
Pada masa Pandemic Covid-19 menyebabkan pasokan cabai rawit menjadi terbatas yang berdampak pada kenaikan harga dan pemasaran cabai rawit. Untuk menjaga pasokan dan stabilitas harg...

Back to Top