Javascript must be enabled to continue!
DIVERSIFIKASI EKSPOR NON MIGAS INDONESIA KE PASAR NON TRADISIONAL
View through CrossRef
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis diversifikasi ekspor non migas Indonesia ke pasar non tradisional. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dengan pendekatan pengelompokan (clustering), Structural Match Index dan Demand Index, serta regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa negara yang diidentifikasikan sebagai negara non tradisional potensial adalah Brazil, Pantai Gading, Mesir, Georgia, Jamaica, Kazakhstan, Kuwait, Myanmar, Nigeria, Norway, Oman, Pakistan, Russian Federation, Trinidad and Tobago, Turkey, United Arab Emirates, dan Uruguay. Hasil regresi data panel menunjukkan bahwa Random Effect Model merupakan model yang terbaik untuk menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi ekspor non migas Indonesia ke negara non tradisional. Hasil regresi menunjukkan bahwa GDP riil negara tujuan, populasi negara tujuan, nilai tukar riil, FDI dan kualitas pelabuhan Indonesia berpengaruh signifikan secara statistik terhadap ekspor non migas Indonesia ke negara non tradisional potensial tersebut. Beberapa rekomendasi kebijakan yang perlu dilakukan untuk meningkatkan ekspor non migas ke negara tujuan non tradisional diantaranya perlu dilakukan intelejen pasar mengenai kebutuhan dan selera dari masing-masing negara non tradisional atas produk Indonesia, peningkatan kualitas pelabuhan Indonesia dan kebijakan tambahan yang memberikan insentif untuk menarik Foreign Direct Investment ke Indonesia.
Kata Kunci: Diversifikasi Ekspor, Demand Index, Non traditional, Random Effect Model, Structural Match Index
Abstract
This study aims to analyze the diversification of Indonesia's non-oil and gas exports to non-traditional markets. The research method used is descriptive statistical analysis with a clustering approach, Structural Match Index and demand index, and panel data regression. The results showed that countries identified as potential non-traditional countries were Brazil, Ivory Coast, Egypt, Georgia, Jamaica, Kazakhstan, Kuwait, Myanmar, Nigeria, Norway, Oman, Pakistan, Russian Federation, Trinidad and Tobago, Turkey, United Arab Emirates, and Uruguay. The panel data regression results show that the random effect model is the best model to explain the factors that influence Indonesia's non-oil exports to non-traditional countries. The results show that the real GDP of the destination country, the population of the destination country, the real exchange rate, FDI and the quality of Indonesia's ports have a statistically significant effect on Indonesia's non-oil exports to these potential non-traditional countries. Then, in this study there are several policy recommendations that need to be done to increase non-oil and gas exports to non-traditional destination countries including market intelligence regarding the needs and tastes of each non-traditional country for Indonesian products, improving the quality of Indonesian ports and additional policies that provide incentives to attract Foreign Direct Investment to Indonesia.
Keywords: Export Diversification, Demand Index, Non-traditional, Random Effect Model, Structural Match Index
JEL Classifications: F13, F15, F18
National Research and Innovation Agency
Title: DIVERSIFIKASI EKSPOR NON MIGAS INDONESIA KE PASAR NON TRADISIONAL
Description:
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis diversifikasi ekspor non migas Indonesia ke pasar non tradisional.
Metode penelitian yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dengan pendekatan pengelompokan (clustering), Structural Match Index dan Demand Index, serta regresi data panel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa negara yang diidentifikasikan sebagai negara non tradisional potensial adalah Brazil, Pantai Gading, Mesir, Georgia, Jamaica, Kazakhstan, Kuwait, Myanmar, Nigeria, Norway, Oman, Pakistan, Russian Federation, Trinidad and Tobago, Turkey, United Arab Emirates, dan Uruguay.
Hasil regresi data panel menunjukkan bahwa Random Effect Model merupakan model yang terbaik untuk menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi ekspor non migas Indonesia ke negara non tradisional.
Hasil regresi menunjukkan bahwa GDP riil negara tujuan, populasi negara tujuan, nilai tukar riil, FDI dan kualitas pelabuhan Indonesia berpengaruh signifikan secara statistik terhadap ekspor non migas Indonesia ke negara non tradisional potensial tersebut.
Beberapa rekomendasi kebijakan yang perlu dilakukan untuk meningkatkan ekspor non migas ke negara tujuan non tradisional diantaranya perlu dilakukan intelejen pasar mengenai kebutuhan dan selera dari masing-masing negara non tradisional atas produk Indonesia, peningkatan kualitas pelabuhan Indonesia dan kebijakan tambahan yang memberikan insentif untuk menarik Foreign Direct Investment ke Indonesia.
Kata Kunci: Diversifikasi Ekspor, Demand Index, Non traditional, Random Effect Model, Structural Match Index
Abstract
This study aims to analyze the diversification of Indonesia's non-oil and gas exports to non-traditional markets.
The research method used is descriptive statistical analysis with a clustering approach, Structural Match Index and demand index, and panel data regression.
The results showed that countries identified as potential non-traditional countries were Brazil, Ivory Coast, Egypt, Georgia, Jamaica, Kazakhstan, Kuwait, Myanmar, Nigeria, Norway, Oman, Pakistan, Russian Federation, Trinidad and Tobago, Turkey, United Arab Emirates, and Uruguay.
The panel data regression results show that the random effect model is the best model to explain the factors that influence Indonesia's non-oil exports to non-traditional countries.
The results show that the real GDP of the destination country, the population of the destination country, the real exchange rate, FDI and the quality of Indonesia's ports have a statistically significant effect on Indonesia's non-oil exports to these potential non-traditional countries.
Then, in this study there are several policy recommendations that need to be done to increase non-oil and gas exports to non-traditional destination countries including market intelligence regarding the needs and tastes of each non-traditional country for Indonesian products, improving the quality of Indonesian ports and additional policies that provide incentives to attract Foreign Direct Investment to Indonesia.
Keywords: Export Diversification, Demand Index, Non-traditional, Random Effect Model, Structural Match Index
JEL Classifications: F13, F15, F18.
Related Results
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSPOR NON MIGAS DI INDONESIA
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSPOR NON MIGAS DI INDONESIA
Ekspor non migas memiliki kontribusi yang besar terhadap total ekspor Indonesia keseluruhan. Perkembangan ekspor non migas perlu dilihat agar kinerjanya terus stabil dan dapat teru...
Analisis Struktur Pasar Ekspor Crude Palm Oil (CPO) Indonesia di Pasar Dunia
Analisis Struktur Pasar Ekspor Crude Palm Oil (CPO) Indonesia di Pasar Dunia
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur pasar CPO Indonesia dengan Malaysia sebagai pesaing utama di pasar dunia. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan...
ANALISA DIVERSIFIKASI PASAR EKSPOR KOMODITI UDANG INDONESIA
ANALISA DIVERSIFIKASI PASAR EKSPOR KOMODITI UDANG INDONESIA
Komoditi udang adalah salah satu potensi sumber daya yang memainkan peranan penting dalam memberikan kontribusi di sektor ekspor bagi Indonesia. Setelah krisis keuangan, ada kecend...
Hubungan Nilai Tukar terhadap Kegiatan Ekspor Manufaktur Pertanian Indonesia
Hubungan Nilai Tukar terhadap Kegiatan Ekspor Manufaktur Pertanian Indonesia
The natural resources and advanced technology nowadays have brought the world to international trade in which many countries get involved to another in order to sell or to buy some...
Peramalan Nilai Ekspor di Indonesia Dengan Hierarchical Time Series Menggunakan Fungsi Transfer
Peramalan Nilai Ekspor di Indonesia Dengan Hierarchical Time Series Menggunakan Fungsi Transfer
Abstract. Hierarchical forecasting is a breakdown of forecasting that allows joint forecasting at all levels of the hierarchy. There are two approaches used, namely the top-down an...
Pengaruh Jumlah Produksi Tuna, Harga Ekspor Tuna, dan Nilai Tukar Dolar Terhadap Volume Ekspor Tuna Indonesia
Pengaruh Jumlah Produksi Tuna, Harga Ekspor Tuna, dan Nilai Tukar Dolar Terhadap Volume Ekspor Tuna Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah produksi tuna, harga ekspor tuna, dan nilai tukar dolar terhadap volume ekspor tuna Indonesia. Data yang digunakan merup...
STUDI TRANSFORMASI PASAR TRADISIONAL (OBJEK STUDI : PASAR KEBAYORAN LAMA, KELURAHAN KEBAYORAN LAMA UTARA, KECAMATAN KEBAYORAN LAMA, JAKARTA SELATAN)
STUDI TRANSFORMASI PASAR TRADISIONAL (OBJEK STUDI : PASAR KEBAYORAN LAMA, KELURAHAN KEBAYORAN LAMA UTARA, KECAMATAN KEBAYORAN LAMA, JAKARTA SELATAN)
Kebayoran Lama Market is a market that build in the year 1987, managed by PD. Pasar Jaya and the rights usage life of Pasar Kebayoran Lama will be exhausted in March 2022. During 3...
ANALISIS KONTRIBUSI EKSPOR KOPI TERHADAP PDB SEKTOR PERKEBUNAN DI INDONESIA
ANALISIS KONTRIBUSI EKSPOR KOPI TERHADAP PDB SEKTOR PERKEBUNAN DI INDONESIA
Keberhasilan suatu negara dalam mengembangkan perekonomiannya ditandai dengan nilai dan tingkat pertumbuhan produk domestik bruto (PDB). Ekspor dapat mendorong pertumbuhan PDB suat...

