Javascript must be enabled to continue!
Kinetika Reaksi Karbonatasi Suspensi Seruk Batuan Marmer Dalam Reaktor Kolom Gelembung Bersekat Miring
View through CrossRef
Secara umum kinetika reaksi heterogen ditentukan oleh kecepatan perpindahan massa, atau kecepatan reaksi kimia, atau dapat pula oleh keduanya. Kinetika reaksi karbonatasi suspensi serbuk batuan marmer dalam air yang dicari dalam model persamaan diferensial simultan hasil penjabaran neraca bahan menurut reaksi dalam fase cair.Penelitian dilakukan secara sinambung dalam reaktor kolom berdiameter 2,5 cm terbuat dari kaca dengan sekat miring dan tinggi kolom aktif 50 cm. Suspensi ditempatkan di bagian atas kolom sebagai umpan. Gas karbondioksida dialirkan melalui bagian bawah kolom dengan kecepatan alir yang diinginkan.Hasil penggolongan data menunjukkan bahwa reaksi dapat balik dengan model reaksi terjadi dalam fase cair, yang dikendalikan oleh perpindahan massa dan reaksi kimia bersama-sama. Hubungan kLa dengan G berbentuk :kLa = 4,3509 G0.5276dan hubungan k1 dengan suhu sesuai persamaan Arrhenius, yaitu:k1 = 6,5547 e2886,8/RTKata kunci : kinetika reaksi, karbonatasi, reaktor kolom
Institute of Research and Community Services Diponegoro University (LPPM UNDIP)
Title: Kinetika Reaksi Karbonatasi Suspensi Seruk Batuan Marmer Dalam Reaktor Kolom Gelembung Bersekat Miring
Description:
Secara umum kinetika reaksi heterogen ditentukan oleh kecepatan perpindahan massa, atau kecepatan reaksi kimia, atau dapat pula oleh keduanya.
Kinetika reaksi karbonatasi suspensi serbuk batuan marmer dalam air yang dicari dalam model persamaan diferensial simultan hasil penjabaran neraca bahan menurut reaksi dalam fase cair.
Penelitian dilakukan secara sinambung dalam reaktor kolom berdiameter 2,5 cm terbuat dari kaca dengan sekat miring dan tinggi kolom aktif 50 cm.
Suspensi ditempatkan di bagian atas kolom sebagai umpan.
Gas karbondioksida dialirkan melalui bagian bawah kolom dengan kecepatan alir yang diinginkan.
Hasil penggolongan data menunjukkan bahwa reaksi dapat balik dengan model reaksi terjadi dalam fase cair, yang dikendalikan oleh perpindahan massa dan reaksi kimia bersama-sama.
Hubungan kLa dengan G berbentuk :kLa = 4,3509 G0.
5276dan hubungan k1 dengan suhu sesuai persamaan Arrhenius, yaitu:k1 = 6,5547 e2886,8/RTKata kunci : kinetika reaksi, karbonatasi, reaktor kolom.
Related Results
Simulasi Perilaku Fluks Neutron di Reaktor RSG-GAS dengan Metode RUNGE KUTTA
Simulasi Perilaku Fluks Neutron di Reaktor RSG-GAS dengan Metode RUNGE KUTTA
Pemodelan reaktor sebagai sebuah titik menghasilkan satu set pasangan persamaan diferensial biasa yang disebut sebagai persamaan kinetika reaktor titik (reactor point kinetic). Per...
Analisis Perbandingan Perilaku Struktur Dengan Variasi Bentuk Penampang Kolom Beton Bertulang
Analisis Perbandingan Perilaku Struktur Dengan Variasi Bentuk Penampang Kolom Beton Bertulang
Penampang kolom adalah salah satu elemen penting dalam desain struktur beton bertulang. Berbagai bentuk penampang dapat digunakan, seperti persegi, persegi panjang, lingkaran, atau...
Keselamatan Reaktor Nuklir: Reaktor Serba Guna G.A Siwabesy (RSG-GAS)
Keselamatan Reaktor Nuklir: Reaktor Serba Guna G.A Siwabesy (RSG-GAS)
Keselamatan merupakan faktor utama dan pertama dalam pengoperasian suatu fasilitas atau instalasi, apalagi dalam pengoperasian reaktor nuklir yangmengandung potensi bahaya radioakt...
PEMODELAN MEKANISME UMPAN BALIK REAKTIVITAS PADA SIMULATOR REAKTOR KARTINI
PEMODELAN MEKANISME UMPAN BALIK REAKTIVITAS PADA SIMULATOR REAKTOR KARTINI
PEMODELAN MEKANISME UMPAN BALIK REAKTIVITAS PADA SIMULATOR REAKTOR KARTINI. Pengendalian reaktor dilakukan dengan beberapa tahapan seperti mengubah jumlah atau posisi bahan bakar, ...
Kinetika Reaksi Esterifikasi Asam Lemak Bebas dengan Metanol Menggunakan Katalis Asam Sulfat dan Adsorben Natrium Sulfat
Kinetika Reaksi Esterifikasi Asam Lemak Bebas dengan Metanol Menggunakan Katalis Asam Sulfat dan Adsorben Natrium Sulfat
Air sebagai produk samping harus segera dipisahkan karena akan menggeser kesetimbangan reaksi ke arah reaktan karena sifat reaksi esterifikasi adalah reversibel. Salah satu cara un...
INVESTIGASI KARAKTERISTIK TERMOHIDROLIKA TERAS REAKTOR DAYA KECIL DENGAN PENDINGINAN SIRKULASI ALAM MENGGUNAKAN RELAP5
INVESTIGASI KARAKTERISTIK TERMOHIDROLIKA TERAS REAKTOR DAYA KECIL DENGAN PENDINGINAN SIRKULASI ALAM MENGGUNAKAN RELAP5
ABSTRAK INVESTIGASI KARAKTERISTIK TERMOHIDROLIKA TERAS REAKTOR DAYA KECIL DENGAN PENDINGINAN SIRKULASI ALAM MENGGUNAKAN RELAP5. Reaktor modular daya-kecil (small modular reactor, S...
Prediksi Modulus Elastisitas Batuan Utuh dan Modulus Deformasi Massa Batuan dari Kurva Perilaku Konstitutif
Prediksi Modulus Elastisitas Batuan Utuh dan Modulus Deformasi Massa Batuan dari Kurva Perilaku Konstitutif
Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi nilai modulus elastisitas batuan utuh dan modulus deformasi massa batuan. Pemboran inti pada batulempung di kedalaman 35, 42, dan 60 mete...
Pengaruh Perubahan Dimensi Kolom pada Perhitungan Struktur Tahan Gempa Gedung Beton Bertulang
Pengaruh Perubahan Dimensi Kolom pada Perhitungan Struktur Tahan Gempa Gedung Beton Bertulang
Kolom merupakan salah satu elemen struktur yang berperan penting dalam mendukung kekuatan suatu bangunan, perlu adanya perhitungan dalam menentukan dimensi elemen struktur kolom te...

