Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS SISTEM TAMBAT SIRIH DALAM KINERJA OPERASIONAL DERMAGA PELRA DI PELABUHAN SUNDA KELAPA

View through CrossRef
Pelabuhan Sunda Kelapa keberadaannya sangat dibutuhkan dalam mempermudah distribusi barang dari dan menuju Jakarta. Oleh karena itu diperlukan analisis sistem tambat sirih pada dermaga pelayaran  rakyat pada tahun 2017 terhadap kinerja pelayanan kapal dan barang. Dari hasil analisis didapatkan nilai  Postponed Time 28 Jam 52 Menit, nilai Idle Time 47 Jam 41 Menit. Jumlah rata-rata bongkar muat 5.41 Ton/Regu /Jam. Untuk nilai BOR pada tahun 2017 sebesar 148.91% > 70%, kinerja pelayanan dermaga tidak efektif maka perlu di lakukan penambahan dermaga sepanjang 2020.93 m. Untuk nilai kinerja pelayanan gudang sebesar 5.34% dan nilai kinerja pelayanan lapangan penumpukan sebesar 20.97% maka dapat di simpulkan masih efektif bahkan masih banyak gudang dan lapangan penumpukan yang tidak terisi. Pada hasil perbandingan dapat di simpulkan bahwa sistem tambat sirih yang di gunakan pada dermaga pelayaran rakyat Pelabuhan Sunda Kelapa belum berjalan efektif dan sudah selayaknya dilakukan penambahan dermaga.
Title: ANALISIS SISTEM TAMBAT SIRIH DALAM KINERJA OPERASIONAL DERMAGA PELRA DI PELABUHAN SUNDA KELAPA
Description:
Pelabuhan Sunda Kelapa keberadaannya sangat dibutuhkan dalam mempermudah distribusi barang dari dan menuju Jakarta.
Oleh karena itu diperlukan analisis sistem tambat sirih pada dermaga pelayaran  rakyat pada tahun 2017 terhadap kinerja pelayanan kapal dan barang.
Dari hasil analisis didapatkan nilai  Postponed Time 28 Jam 52 Menit, nilai Idle Time 47 Jam 41 Menit.
Jumlah rata-rata bongkar muat 5.
41 Ton/Regu /Jam.
Untuk nilai BOR pada tahun 2017 sebesar 148.
91% > 70%, kinerja pelayanan dermaga tidak efektif maka perlu di lakukan penambahan dermaga sepanjang 2020.
93 m.
Untuk nilai kinerja pelayanan gudang sebesar 5.
34% dan nilai kinerja pelayanan lapangan penumpukan sebesar 20.
97% maka dapat di simpulkan masih efektif bahkan masih banyak gudang dan lapangan penumpukan yang tidak terisi.
Pada hasil perbandingan dapat di simpulkan bahwa sistem tambat sirih yang di gunakan pada dermaga pelayaran rakyat Pelabuhan Sunda Kelapa belum berjalan efektif dan sudah selayaknya dilakukan penambahan dermaga.

Related Results

KINERJA BONGKAR MUAT PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA AMBON DALAM MENUNJANG PENANGKAPAN IKAN TERUKUR
KINERJA BONGKAR MUAT PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA AMBON DALAM MENUNJANG PENANGKAPAN IKAN TERUKUR
Indonesia dengan produksi perikanan sebesar 6,3 juta ton menempati urutan ke-3 terbesar di dunia (7,95%) dan Provinsi Maluku merupakan kontributor ke-2 (8,53%) terbesar total produ...
Tanggung Jawab Perdata Perusahaan Pelayaran Terhadap Keterlambatan Masa Tambat Kapal di Pelabuhan Panjang
Tanggung Jawab Perdata Perusahaan Pelayaran Terhadap Keterlambatan Masa Tambat Kapal di Pelabuhan Panjang
Masa tambat kapal adalah jangka waktu kapal berada dalam keadaan tertambat atau bersandar di pelabuhan, baik untuk keperluan bongkar muat barang, pengisian bahan bakar, perbaikan, ...
ANALISIS PERBANDINGAN BAHASA SUNDA DIALEK INDRAMAYU DENGAN BAHASA SUNDA DIALEK PRIANGAN
ANALISIS PERBANDINGAN BAHASA SUNDA DIALEK INDRAMAYU DENGAN BAHASA SUNDA DIALEK PRIANGAN
Penelitian ini membahas perbandingan bahasa Sunda Dialek Priangan dengan bahasa Sunda Dialek Indramayu. Metode yang dipakai dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan tekn...
Penggunaan Bahasa Sunda di Lingkungan Keluarga sebagai Upaya Konservasi Budaya
Penggunaan Bahasa Sunda di Lingkungan Keluarga sebagai Upaya Konservasi Budaya
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya indikasi keterancaman punahnya bahasa Sunda di lingkungan keluarga Sunda. Kajian ini bertujuan mendeskripsikan dominansi penggunaan baha...
PENERAPAN E-KINERJA DI DINAS PERDAGANGAN KOTA SURAKARTA
PENERAPAN E-KINERJA DI DINAS PERDAGANGAN KOTA SURAKARTA
<p>Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sistem Elektronik-Kinerja (e-kinerja) di Dinas Perdagangan kota Surakarta serta untuk mengetahui kendala dan solusi dari...
PENINGKATAN LAYAN DAYA TAMPUNG PELABUHAN PERIKANAN WILAYAH I PANTAI CAROCOK TARUSAN
PENINGKATAN LAYAN DAYA TAMPUNG PELABUHAN PERIKANAN WILAYAH I PANTAI CAROCOK TARUSAN
Wilayah Perairan Koto XI Tarusanp Provinsi Sumatera Barat merupakan basis operasi berlabunya kapal-kapal ikan bagi para nelayan. Kondisi perairan Koto XI Tarusan di wilayah Teluk C...

Back to Top