Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Edukasi Kesehatan Pada Remaja “Making Right Desicion for a Bright Future” di SMA Negeri 4 Jakarta

View through CrossRef
Masa remaja adalah masa dengan rentang usia berkisar 10 - 24 tahun merupakan suatu fase peralihan dari masa kanak-kanak (dependent) menuju masa dewasa (independent) dan normal terjadi pada kehidupan manusia. Remaja masih labil dalam membuat keputusan untuk dirinya di masa depan. Salah satu faktor yang mempengaruhi proses pengambilan keputusan pada remaja ialah lingkungan pergaulan. Apabila remaja memiliki pergaulan bebas yakni, salah satu bentuk salah satu bentuk perilaku (interpersonal relationship) menyimpang yang mana “bebas” yang dimaksud adalah melewati batas batas norma ketimuran yang ada. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah  Meningkatkan pengetahuan remaja tentang bahaya pergaulan bebas. Meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi dan penerapan personal hygiene. Menumbuhkan sikap tenggang rasa dan kepedulian sosial remaja dalam membatasi pergaulan bebas. Metode pelaksanaan kegiatan dengan memberikan edukasi pada 50 remaja  diawali dengan evaluasi pre test dan post test untuk mengukur pengetahuan remaja. Hasil dari pre test dibandingkan dengan post test menunjukan adanya peningkatan pengetahuan remaja sebelum dilakukan pemberian edukasi dan stelah diberikan edukasi. Dengan demikian penting adanya edukasi bagi remaja sebagai sarana informasi terkait dengan perkembangan remaja menjadi remaja yang bertanggung jawab dalam berperilaku sosial yang terhindar dari pergaulan bebas maupun terhadap perilaku seksual yang telah dilakukannya.
Journal Educational of Nursing based at Akademi Keperawatan RSPAD Gatot Soebroto Jakarta
Title: Edukasi Kesehatan Pada Remaja “Making Right Desicion for a Bright Future” di SMA Negeri 4 Jakarta
Description:
Masa remaja adalah masa dengan rentang usia berkisar 10 - 24 tahun merupakan suatu fase peralihan dari masa kanak-kanak (dependent) menuju masa dewasa (independent) dan normal terjadi pada kehidupan manusia.
Remaja masih labil dalam membuat keputusan untuk dirinya di masa depan.
Salah satu faktor yang mempengaruhi proses pengambilan keputusan pada remaja ialah lingkungan pergaulan.
Apabila remaja memiliki pergaulan bebas yakni, salah satu bentuk salah satu bentuk perilaku (interpersonal relationship) menyimpang yang mana “bebas” yang dimaksud adalah melewati batas batas norma ketimuran yang ada.
Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah  Meningkatkan pengetahuan remaja tentang bahaya pergaulan bebas.
Meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi dan penerapan personal hygiene.
Menumbuhkan sikap tenggang rasa dan kepedulian sosial remaja dalam membatasi pergaulan bebas.
Metode pelaksanaan kegiatan dengan memberikan edukasi pada 50 remaja  diawali dengan evaluasi pre test dan post test untuk mengukur pengetahuan remaja.
Hasil dari pre test dibandingkan dengan post test menunjukan adanya peningkatan pengetahuan remaja sebelum dilakukan pemberian edukasi dan stelah diberikan edukasi.
Dengan demikian penting adanya edukasi bagi remaja sebagai sarana informasi terkait dengan perkembangan remaja menjadi remaja yang bertanggung jawab dalam berperilaku sosial yang terhindar dari pergaulan bebas maupun terhadap perilaku seksual yang telah dilakukannya.

Related Results

Kesehatan Reproduksi Remaja
Kesehatan Reproduksi Remaja
Seksualitas dan kesehatan reproduksi remaja didefinisikan sebagai keadaan sejahtera fisik dan psikis seorang remaja, termasuk keadaan terbebas dari kehamilan yang tak dikehendaki, ...
PENGETAHUAN TENTANG KEPUTIHAN PADA REMAJA PUTRI
PENGETAHUAN TENTANG KEPUTIHAN PADA REMAJA PUTRI
ABSTRACT KNOWLEDGE ABOUT FLUOR ALBUS IN ADOLESCENT   Backgroud Fluor albus is a non-bloody and not ordinary discharge coming out from vaginal passage, either it is smelly or not, d...
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PRAMBONTERGAYANG
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PRAMBONTERGAYANG
ABSTRAKAnemia merupakan penyebab kecacatan tertinggi di seluruh negara-negara dunia. Hal ini menjadikan anemia sebagai masalah yang serius di seluruh dunia pada kesehatan masyaraka...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Menginspirasi Kesehatan Generasi Muda melalui Posyandu Remaja
Menginspirasi Kesehatan Generasi Muda melalui Posyandu Remaja
Masa remaja adalah fase kritis kehidupan yang ditandai dengan perubahan fisik, emosional, dan psikologis yang cepat. Posyandu Remaja merupakan program kesehatan berbasis masyarakat...
EDUKASI KESEHATAN MENTAL DAN KESEHATAN FISIK PADA REMAJA PANTI ASUHAN TUNAS MAHARDIKA
EDUKASI KESEHATAN MENTAL DAN KESEHATAN FISIK PADA REMAJA PANTI ASUHAN TUNAS MAHARDIKA
Remaja panti asuhan memiliki kecenderungan untuk mudah merasakan emosi negatif akibat permasalahan yang mereka alami dan rentan mengalami masalah kesehatan fisik, khususnya masalah...
Peran Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R) Terhadap Pemahaman Kesehatan Reproduksi di SMA Negeri 16 Konawe Selatan
Peran Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R) Terhadap Pemahaman Kesehatan Reproduksi di SMA Negeri 16 Konawe Selatan
Latar Belakang: Kesehatan reproduksi merupakan aspek penting dalam kehidupan remaja, yang sering kali kurang mendapatkan perhatian yang memadai. Kurangnya informasi yang tepat dapa...
Peran Kader Remaja Terhadap Perilaku Konsumsi Gizi Seimbang Dalam Kesehatan Reproduksi
Peran Kader Remaja Terhadap Perilaku Konsumsi Gizi Seimbang Dalam Kesehatan Reproduksi
Permasalahan gizi yang terjadi di Indonesia saat ini telah menjadi permasalahan gizi ganda yaitu gizi kurang dan gizi lebih. Kelompok remaja merupakan salah satu kelompok yang rawa...

Back to Top