Javascript must be enabled to continue!
Gambaran Verbal Abuse Orangtua pada Anak Usia Sekolah
View through CrossRef
Pertumbuhan dan perkembangan anak dipengaruhi oleh lingkungan dan keluarga. Peran orang tua dalam merawat anak dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Kekerasan yang dilakukan oleh orang tua baik secara fisik maupun verbal akan berdampak negatif pada anak-anak. Kekerasan pada anak memiliki karakteristik yang berbeda, yaitu tindakan fisik, psikologis, kekerasan seksual dan penelantaran. Kekerasan fisik termasuk pemukulan, pelecehan, menampar, dan menendang, sedangkan kekerasan psikologis, misalnya, pelecehan / kekerasan verbal dengan kata-kata. Pelecehan verbal adalah semua bentuk ucapan yang memiliki sifat menghina, mematahkan, mengutuk, dan menakutkan dengan mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi verbal abuse orang tua pada anak usia sekolah di SD Negeri 1 Ngilir, Kabupaten Kendal. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif. Sampel penelitian ini adalah 61 anak usia sekolah yang menduduki kelas 4, 5, dan 6 di SD Negeri 1 Ngilir di Kota Kendal yang dipilih secara purposive sampling. Uji statistik dalam penelitian ini menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami pelecehan verbal sebanyak 53 anak (86,9%). Peneliti lebih lanjut diharapkan untuk menambahkan variabel atau intervensi keperawatan yang mempengaruhi pemahaman orang tua tentang pengetahuan, dampak, dan pencegahan pelecehan verbal, sehingga orang tua dapat menjalin komunikasi yang lebih baik dengan anak-anak dan jumlah peristiwa pelecehan verbal dapat diminimalkan.Kata Kunci: kekerasan anak, usia sekolah, verbal abuseDescription of Verbal Abuse of Parents in School-Age ChildrenAbstractChild growth and development is influenced by the environment and family. The role of parents in caring for children can affect the growth and development of children. Violence committed by parents both physically and verbally will have a negative impact on children. Violence in children has different characteristics, namely acts of physical, psychological, sexual violence and neglect. Physical violence includes beatings, abuse, slapping, and kicking, while psychological violence, for example, verbal abuse/violence with words. Verbal abuse is all forms of speech that have insulting, snapping, cursing, and frightening qualities by issuing inappropriate words. This study aims to determine the verbal description of the abuse of parents in school-age children in SD Negeri 1 Ngilir, Kendal Regency. This study uses design descriptive research. The sample of this study was 61 school-age children who occupied grades 4, 5, and 6 in SD Negeri 1 Ngilir in Kendal City who were selected by purposive sampling. The statistical test in this study used univariate analysis with a frequency distribution. The results showed that the majority of respondents experienced verbal abuse as many as 53 children (86.9%). Further researchers are expected to add variables or nursing interventions that affect parents' understanding of knowledge, impact, and prevention of verbal abuse, so that parents can establish better communication with children and the number of verbal abuse events can be minimized.Keyword: child abuse, school age, children, verbal abuse
Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah
Title: Gambaran Verbal Abuse Orangtua pada Anak Usia Sekolah
Description:
Pertumbuhan dan perkembangan anak dipengaruhi oleh lingkungan dan keluarga.
Peran orang tua dalam merawat anak dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak.
Kekerasan yang dilakukan oleh orang tua baik secara fisik maupun verbal akan berdampak negatif pada anak-anak.
Kekerasan pada anak memiliki karakteristik yang berbeda, yaitu tindakan fisik, psikologis, kekerasan seksual dan penelantaran.
Kekerasan fisik termasuk pemukulan, pelecehan, menampar, dan menendang, sedangkan kekerasan psikologis, misalnya, pelecehan / kekerasan verbal dengan kata-kata.
Pelecehan verbal adalah semua bentuk ucapan yang memiliki sifat menghina, mematahkan, mengutuk, dan menakutkan dengan mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi verbal abuse orang tua pada anak usia sekolah di SD Negeri 1 Ngilir, Kabupaten Kendal.
Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif.
Sampel penelitian ini adalah 61 anak usia sekolah yang menduduki kelas 4, 5, dan 6 di SD Negeri 1 Ngilir di Kota Kendal yang dipilih secara purposive sampling.
Uji statistik dalam penelitian ini menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami pelecehan verbal sebanyak 53 anak (86,9%).
Peneliti lebih lanjut diharapkan untuk menambahkan variabel atau intervensi keperawatan yang mempengaruhi pemahaman orang tua tentang pengetahuan, dampak, dan pencegahan pelecehan verbal, sehingga orang tua dapat menjalin komunikasi yang lebih baik dengan anak-anak dan jumlah peristiwa pelecehan verbal dapat diminimalkan.
Kata Kunci: kekerasan anak, usia sekolah, verbal abuseDescription of Verbal Abuse of Parents in School-Age ChildrenAbstractChild growth and development is influenced by the environment and family.
The role of parents in caring for children can affect the growth and development of children.
Violence committed by parents both physically and verbally will have a negative impact on children.
Violence in children has different characteristics, namely acts of physical, psychological, sexual violence and neglect.
Physical violence includes beatings, abuse, slapping, and kicking, while psychological violence, for example, verbal abuse/violence with words.
Verbal abuse is all forms of speech that have insulting, snapping, cursing, and frightening qualities by issuing inappropriate words.
This study aims to determine the verbal description of the abuse of parents in school-age children in SD Negeri 1 Ngilir, Kendal Regency.
This study uses design descriptive research.
The sample of this study was 61 school-age children who occupied grades 4, 5, and 6 in SD Negeri 1 Ngilir in Kendal City who were selected by purposive sampling.
The statistical test in this study used univariate analysis with a frequency distribution.
The results showed that the majority of respondents experienced verbal abuse as many as 53 children (86.
9%).
Further researchers are expected to add variables or nursing interventions that affect parents' understanding of knowledge, impact, and prevention of verbal abuse, so that parents can establish better communication with children and the number of verbal abuse events can be minimized.
Keyword: child abuse, school age, children, verbal abuse.
Related Results
How to better tackle Elder Abuse in Belgium?
How to better tackle Elder Abuse in Belgium?
SCIENTIFIC REPORT 30 -- CHAPTER 1: INTRODUCTION 30 -- 1 CONTEXT AND PROBLEM DESCRIPTION 30 -- 2 SCOPE, OBJECTIVES AND RESEARCH QUESTIONS 32 -- 3 METHODOLOGY 33 -- 4 DEFINITIONS 33 ...
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
REKOGNISI, MINAT, DAN MOTIVASI ORANGTUA TERHADAP EDUKASI PADA ANAK USIA DINI: STUDI MULTISITUS
REKOGNISI, MINAT, DAN MOTIVASI ORANGTUA TERHADAP EDUKASI PADA ANAK USIA DINI: STUDI MULTISITUS
Penelitian ini merupakan penelitian multisitus di dua lokasi penelitian yakni di TK Kartika XXI-17 Kota Gorontalo Dan RA Anajmushagir Kota Gorontalo Tujuan Penelitian ini adalah un...
Pengembangan Program Pelibatan Orangtua dalam Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini
Pengembangan Program Pelibatan Orangtua dalam Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini
Keluarga merupakan lingkungan pertama anak tumbuh dan berkembang. Keluarga secara khusus adalah orang tua yang memiliki peran penting dalam penyelenggaraan pendidikan, baik sebagai...
Kerjasama antara Sekolah dan Orangtua Siswa di TK At-Tiin Pekanbaru
Kerjasama antara Sekolah dan Orangtua Siswa di TK At-Tiin Pekanbaru
Anak merupakan anugerah yang diberikan oleh Tuhan kepada setiap orangtua. Orangtuamemberikan bekal berupa pendidikan dengan memasukkan anak sejak usia dini ke sekolahdengan harapan...
Pendampingan Orangtua Untuk Mengembangkan Kreatifitas Dan Bakat Anak Berkarya Seni Rupa (Mewarnai)
Pendampingan Orangtua Untuk Mengembangkan Kreatifitas Dan Bakat Anak Berkarya Seni Rupa (Mewarnai)
Orang tua sebagai penentu dalam mengembangkan kreatifitas anak, pendampingan orangtua yang sangat dekat dan akrab dengan anak nya dapat berpengaruh terhadap kreatifitas dan bakat a...
PENGARUH POLA PERMISIF ORANGTUA TERHADAP KEPRIBADIAN ANAK
PENGARUH POLA PERMISIF ORANGTUA TERHADAP KEPRIBADIAN ANAK
Anak adalah titipan Allah. Orangtua wajib memperlakukan anak sejalan dengan kehendak Tuhan yang menitipkan, bukan kemauan orangtua. Maksud Allah menitipkan anak yaitu agar orangtua...

