Javascript must be enabled to continue!
Optimalilasi Komunikasi Interaksi Edukatif pada Perubahan Psikologis (OK-GIS) Wanita Dengan Perimenopause
View through CrossRef
Masa perimenopause merupakan fase transisiantara premenopause dan pascamenopause pada wanita, umumnya terjadi pada usia 45-50 tahun. Perimenopause, fase transisi menuju menopause, sering kali disertai dengan berbagai ketidaknyamanan fisik dan psikologis yang dapat memengaruhi kualitas hidup wanita. Gejala fisik seperti hot flashes, keringat malam, gangguan tidur, perubahan siklus menstruasi, peningkatan berat badan, nyeri sendi dan otot, serta kekeringan vagina adalah hal yang umum terjadi. Selain itu, perubahan mood, penurunan konsentrasi dan memori, penurunan libido, serta stres dan kecemasan juga dapat terjadi. Untuk mengatasi ketidaknyamanan ini, strategi efektif meliputi perubahan gaya hidup seperti olahraga teratur dan pola makan sehat, manajemen stres dengan teknik relaksasi, penggunaan terapi hormon, dukungan sosial, dan perawatan medis yang sesuai. Wanita yang menghadapi perimenopause tidak semua dapat menerima dan mengetahui cara menghadapinya maka perlu diberikan pemberian informasi melalui konseling, konseling yang baik ialah yang dapat diterima oleh klien dan bisa di terapkan. Dengan metode konseling interaktif dan komunikatif yang memberikan pemberian informasi dengan responden supaya mengerti atas informasi yang diberikan. Konseling pada masa pramenopause, perimenopause dan menopause merupakan pendampingan yang berfokus pada pengetahuan dan ketrampilan untuk memberikan informasi tentang menghadapi perimenopause kepada seluruh wanita yang menjalaninya. Pendampingan ini bertujuan untuk mempersiakan wanita secara mental, psikis, dan biologis sebelum menghadapi masa perimenopause. Hal – hal mendasar seperti kesiapan kesehatan mental dan biologis ditekankan termasuk kesehatan reproduksi agar meningkatnya kulaitas hidup wanita. Optimalisasi Komunikasi, informasi dan edukasi pada perubahan psikologis (OK-GIS) pada masa perimenopause bertujuan umtuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mengenai kesehatan reproduksi dan seksual, serta menyediakan layanan yang tepat bagi wanita yang menghadapi masa perimenopause. Penyelenggaran kriteria KIE perimenopause mencakup dimensi konten,identitas,instruksi, target, dan penyampaian serta memperhatikan latar belakang keluarga, stress, kecemasan,interaksi positif dan persiapan mental menghadapi perubahan psikologis masa perimenopause.
Politeknik Kesehatan Kartini Bali
Title: Optimalilasi Komunikasi Interaksi Edukatif pada Perubahan Psikologis (OK-GIS) Wanita Dengan Perimenopause
Description:
Masa perimenopause merupakan fase transisiantara premenopause dan pascamenopause pada wanita, umumnya terjadi pada usia 45-50 tahun.
Perimenopause, fase transisi menuju menopause, sering kali disertai dengan berbagai ketidaknyamanan fisik dan psikologis yang dapat memengaruhi kualitas hidup wanita.
Gejala fisik seperti hot flashes, keringat malam, gangguan tidur, perubahan siklus menstruasi, peningkatan berat badan, nyeri sendi dan otot, serta kekeringan vagina adalah hal yang umum terjadi.
Selain itu, perubahan mood, penurunan konsentrasi dan memori, penurunan libido, serta stres dan kecemasan juga dapat terjadi.
Untuk mengatasi ketidaknyamanan ini, strategi efektif meliputi perubahan gaya hidup seperti olahraga teratur dan pola makan sehat, manajemen stres dengan teknik relaksasi, penggunaan terapi hormon, dukungan sosial, dan perawatan medis yang sesuai.
Wanita yang menghadapi perimenopause tidak semua dapat menerima dan mengetahui cara menghadapinya maka perlu diberikan pemberian informasi melalui konseling, konseling yang baik ialah yang dapat diterima oleh klien dan bisa di terapkan.
Dengan metode konseling interaktif dan komunikatif yang memberikan pemberian informasi dengan responden supaya mengerti atas informasi yang diberikan.
Konseling pada masa pramenopause, perimenopause dan menopause merupakan pendampingan yang berfokus pada pengetahuan dan ketrampilan untuk memberikan informasi tentang menghadapi perimenopause kepada seluruh wanita yang menjalaninya.
Pendampingan ini bertujuan untuk mempersiakan wanita secara mental, psikis, dan biologis sebelum menghadapi masa perimenopause.
Hal – hal mendasar seperti kesiapan kesehatan mental dan biologis ditekankan termasuk kesehatan reproduksi agar meningkatnya kulaitas hidup wanita.
Optimalisasi Komunikasi, informasi dan edukasi pada perubahan psikologis (OK-GIS) pada masa perimenopause bertujuan umtuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mengenai kesehatan reproduksi dan seksual, serta menyediakan layanan yang tepat bagi wanita yang menghadapi masa perimenopause.
Penyelenggaran kriteria KIE perimenopause mencakup dimensi konten,identitas,instruksi, target, dan penyampaian serta memperhatikan latar belakang keluarga, stress, kecemasan,interaksi positif dan persiapan mental menghadapi perubahan psikologis masa perimenopause.
Related Results
Analysis of the migraine characteristics in the perimenopause
Analysis of the migraine characteristics in the perimenopause
Characteristics of migraine in perimenopause have not been sufficiently analyzed.Objective. To compare the course of migraine in patients of reproductive age (RA) and in perimenopa...
Qualitative GIS
Qualitative GIS
Qualitative geographic information systems (qual-GIS) incorporates nonquantitative data into GIS, integrates qualitative data collection and analysis with quantitative spatial anal...
Komunikasi Wanita Dewasa Yang Belum Menikah Dengan Orang Tua
Komunikasi Wanita Dewasa Yang Belum Menikah Dengan Orang Tua
Rata-rata setiap wanita mempunyai target usia menikah. Namun tidak semuanya sesuai dengan target usia pernikahan yang diinginkan. Antara lain mereka lebih mengutamakan karir diband...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KONTRUKSI KECANTIKAN WANITA INDONESIA PADA MEDIA MASSA
KONTRUKSI KECANTIKAN WANITA INDONESIA PADA MEDIA MASSA
Konsep kecantikan bagi wanita Indonesia mengalami perubahan dari masa ke masa. Hal ini terlihat dari gambaran-gambaran wanita ideal yang muncul di media, baik itu media massa berbe...
Kesadaran Religiusitas Orang Dewasa sebagai Solusi bagi Sindrom Perimenopause Menurut Zakiyah Darajat
Kesadaran Religiusitas Orang Dewasa sebagai Solusi bagi Sindrom Perimenopause Menurut Zakiyah Darajat
This research discusses perimenopause, which is the period leading up to menopause. This period is the final stage of the biological process experienced by women, where at this tim...
Kesejahteraan Psikologis Wanita Lajang di indonesia
Kesejahteraan Psikologis Wanita Lajang di indonesia
Abstract. The number of singlehood increases every year in Indonesia. Stigma is an inherent part of singlehood. People often label singlehood as spinsters or unmarketable. This can...

