Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pelanggan pada PLN ULP Lamongan

View through CrossRef
Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Lamongan. Fenomena monopoli PLN yang kerap dikritik masyarakat—dari pemadaman tanpa pemberitahuan hingga komunikasi yang minim—menjadi latar belakang penting untuk mengetahui dimensi layanan yang benar-benar menentukan kepuasan. Metodologi: Dari 280 responden, 276 kuesioner valid dianalisis. Penentuan jumlah responden mengacu pada rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%, sehingga data dianggap representatif dari populasi 175.702 pelanggan. Analisis dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, dan regresi linier berganda terhadap lima dimensi SERVQUAL: bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati. Temuan: Hasil penelitian menunjukkan seluruh dimensi SERVQUAL berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan kontribusi bersama 83,2% (R² = 0,832). Dimensi dominan adalah bukti fisik (β = 0,375), diikuti keandalan (β = 0,203), empati (β = 0,196), jaminan (β = 0,175), dan daya tanggap (β = 0,116). Artinya, kenyamanan fasilitas dan sarana layanan menjadi faktor utama kepuasan, sementara respon cepat dinilai penting tetapi belum konsisten. Orisinalitas: Studi ini memperluas literatur dengan menguji SERVQUAL pada konteks monopoli layanan publik di tingkat unit operasional. Penelitian menekankan bahwa kepuasan pelanggan PLN bukan semata soal pasokan listrik, melainkan juga pengalaman interaksi yang manusiawi. Keterbatasan Penelitian: Penelitian hanya dilakukan di ULP Lamongan dan menggunakan metode kuantitatif, sehingga hasil belum dapat digeneralisasi ke semua unit PLN. Penelitian mendatang disarankan memperluas lokasi, menambah variabel mediasi seperti kepercayaan, atau menggunakan desain longitudinal. Implikasi Praktis: Hasil ini menunjukkan perlunya PLN meningkatkan aspek fisik layanan dan memperkuat komunikasi. Di ULP Lamongan, langkah sederhana seperti memperbaiki ruang tunggu, memberi notifikasi pemadaman yang jelas, serta memastikan respon cepat dan personal dapat meningkatkan kepuasan dan memperbaiki citra PLN secara nasional
Title: Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pelanggan pada PLN ULP Lamongan
Description:
Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Lamongan.
Fenomena monopoli PLN yang kerap dikritik masyarakat—dari pemadaman tanpa pemberitahuan hingga komunikasi yang minim—menjadi latar belakang penting untuk mengetahui dimensi layanan yang benar-benar menentukan kepuasan.
Metodologi: Dari 280 responden, 276 kuesioner valid dianalisis.
Penentuan jumlah responden mengacu pada rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%, sehingga data dianggap representatif dari populasi 175.
702 pelanggan.
Analisis dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, dan regresi linier berganda terhadap lima dimensi SERVQUAL: bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati.
Temuan: Hasil penelitian menunjukkan seluruh dimensi SERVQUAL berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan kontribusi bersama 83,2% (R² = 0,832).
Dimensi dominan adalah bukti fisik (β = 0,375), diikuti keandalan (β = 0,203), empati (β = 0,196), jaminan (β = 0,175), dan daya tanggap (β = 0,116).
Artinya, kenyamanan fasilitas dan sarana layanan menjadi faktor utama kepuasan, sementara respon cepat dinilai penting tetapi belum konsisten.
Orisinalitas: Studi ini memperluas literatur dengan menguji SERVQUAL pada konteks monopoli layanan publik di tingkat unit operasional.
Penelitian menekankan bahwa kepuasan pelanggan PLN bukan semata soal pasokan listrik, melainkan juga pengalaman interaksi yang manusiawi.
Keterbatasan Penelitian: Penelitian hanya dilakukan di ULP Lamongan dan menggunakan metode kuantitatif, sehingga hasil belum dapat digeneralisasi ke semua unit PLN.
Penelitian mendatang disarankan memperluas lokasi, menambah variabel mediasi seperti kepercayaan, atau menggunakan desain longitudinal.
Implikasi Praktis: Hasil ini menunjukkan perlunya PLN meningkatkan aspek fisik layanan dan memperkuat komunikasi.
Di ULP Lamongan, langkah sederhana seperti memperbaiki ruang tunggu, memberi notifikasi pemadaman yang jelas, serta memastikan respon cepat dan personal dapat meningkatkan kepuasan dan memperbaiki citra PLN secara nasional.

Related Results

Dari Profit ke Konsumen: Paradoks Kepuasan Pelanggan Kapal Laut
Dari Profit ke Konsumen: Paradoks Kepuasan Pelanggan Kapal Laut
Kepuasan pelanggan sangatlah penting dalam mengevaluasi kinerja bisnis. Semakin tinggi tingkat kepuasan pelanggan, semakin besar kemungkinan pelanggan untuk tetap setia dan membeli...
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Pelanggan Terhadap Loyalitas Pelanggan Pada Meubel Kiki Rizky
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Pelanggan Terhadap Loyalitas Pelanggan Pada Meubel Kiki Rizky
Persaingan dalam dunia usaha tengah mengalami perkembangan yang diikuti dengan persaingan yang semakin kompetitif. Perkembangan tersebut membuat pelaku usaha harus memperhatikan lo...
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, PRODUK SERTA HARGA TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA PT. FIRST MEDIA KARAWACI TANGERANG
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, PRODUK SERTA HARGA TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA PT. FIRST MEDIA KARAWACI TANGERANG
Abstrak Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh variabel (X1) yaitu kualitas pelayanan terhadap variabel (Y) yaitu kepuasan pelanggan, pengaruh variabel (...
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA PT ABS JAKARTA DI JAKARTA
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA PT ABS JAKARTA DI JAKARTA
Kualitas berkaitan erat dengan kepuasan pelanggan. Kepuasan pelanggan dapat dicapai apabila pelanggan menerima pelayanan sesuai dengan yang dibutuhkan dan diharapkan. PT ABS Jakart...

Back to Top