Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Strategi Penguatan Ekonomi Lokal Berbahan Baku Ikan Bawis Menggunakan Bauran Pemasaran di Kelurahan Bontang Kuala Kecamatan Bontang Utara Kota Bontang

View through CrossRef
Bontang Kuala, a coastal village in Bontang City, possesses abundant marine resources, particularly bawis fish (Siganus canaliculatus). However, this potential has not been fully optimized to strengthen the local economy. This study aims to examine strategies for strengthening the local economy through the management of bawis fish products using the 4P marketing mix (product, price, place, and promotion). This research employs a qualitative descriptive approach with data collection methods including observation, in-depth interviews with business owners and visitors, and field documentation. The findings indicate that business actors in Bontang Kuala have developed various processed bawis fish products, such as gammi bawis and dried bawis fish, marketed with pricing strategies adjusted to purchasing power. Most businesses are strategically located along the culinary tourism route, although accessibility challenges persist. Promotion strategies remain simple and limited to social media and local community support. Key supporting factors include raw material availability, high market demand, and community institutional support, while constraints include infrastructure limitations, suboptimal promotion, and raw material fluctuations. Overall, the management of bawis fish products has positively impacted community income and strengthened local economic identity. Recommendations include strengthening business infrastructure, enhancing digital promotion capacity, developing community-based business institutions, and expanding strategic partnerships among local actors.
Title: Strategi Penguatan Ekonomi Lokal Berbahan Baku Ikan Bawis Menggunakan Bauran Pemasaran di Kelurahan Bontang Kuala Kecamatan Bontang Utara Kota Bontang
Description:
Bontang Kuala, a coastal village in Bontang City, possesses abundant marine resources, particularly bawis fish (Siganus canaliculatus).
However, this potential has not been fully optimized to strengthen the local economy.
This study aims to examine strategies for strengthening the local economy through the management of bawis fish products using the 4P marketing mix (product, price, place, and promotion).
This research employs a qualitative descriptive approach with data collection methods including observation, in-depth interviews with business owners and visitors, and field documentation.
The findings indicate that business actors in Bontang Kuala have developed various processed bawis fish products, such as gammi bawis and dried bawis fish, marketed with pricing strategies adjusted to purchasing power.
Most businesses are strategically located along the culinary tourism route, although accessibility challenges persist.
Promotion strategies remain simple and limited to social media and local community support.
Key supporting factors include raw material availability, high market demand, and community institutional support, while constraints include infrastructure limitations, suboptimal promotion, and raw material fluctuations.
Overall, the management of bawis fish products has positively impacted community income and strengthened local economic identity.
Recommendations include strengthening business infrastructure, enhancing digital promotion capacity, developing community-based business institutions, and expanding strategic partnerships among local actors.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Margin Pemasaran Ikan di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara
Margin Pemasaran Ikan di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara
Penelitian bertujuan untuk mengetahui 1) fungsi-fungsi pemasaran yang dilakukan nelayan dan pedagang perantara; 2) saluran pemasaran ikan; dan 3) margin pemasaran ikan. Metode anal...
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
UKM Melati dan UKM Sipatujui adalah dua mitra yang bergerak dalam bidang pengolahan ikan di Kabupaten Bantaeng. Kedua mitra selama ini hanya mengembangkan kerupuk amplang dan bakso...
Pemanfaatan Limbah Pelelangan Ikan Jembatan Puri Di Kota Sorong Sebagai Bahan Pembuatan Tepung Ikan
Pemanfaatan Limbah Pelelangan Ikan Jembatan Puri Di Kota Sorong Sebagai Bahan Pembuatan Tepung Ikan
Kegiatan pelelangan ikan di TPI Jembatan Puri atau PPI Klaligi berlangsung setiap hari demikian juga dengan limbah hasil pelelangan ikan sebagai hasil sampingan terbuang ke daerah ...
Pemanfaatan Limbah Pelelangan Ikan Jembatan Puri Kota Sorong Sebagai Bahan Baku Pangan Ikan
Pemanfaatan Limbah Pelelangan Ikan Jembatan Puri Kota Sorong Sebagai Bahan Baku Pangan Ikan
Kegiatan pelelangan ikan di TPI Jembatan Puri berlangsung setiap hari demikian juga dengan limbah hasil pelelangan ikan sebagai hasil sampingan terbuang ke daerah sekitar TPI. Pene...
EKSISTENSI INDUSTRI TEPUNG IKAN DI KOTA TEGAL, JAWA TENGAH
EKSISTENSI INDUSTRI TEPUNG IKAN DI KOTA TEGAL, JAWA TENGAH
Ketergantungan industri pakan ikan terhadap bahan baku impor, termasuk tepung ikan, menyebabkan harga pakan ikan menjadi mahal, sementara produksi tepung ikan lokal belum dapat mem...
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KECAMATAN PAGELARAN PRINGSEWU, SEBAGAI KAWASAN MINAPOLITAN
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KECAMATAN PAGELARAN PRINGSEWU, SEBAGAI KAWASAN MINAPOLITAN
Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu merupakan sentra produksi ikan air tawar di Lampung, dan berpotensi dikembangkan sebagai kawasan minapolitan. Bekerja sama dengan DPRPM Keme...

Back to Top