Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

SEMANGAT AGRARIS DALAM ANTOLOGI GEGURITAN ALAM SAWEGUNG KARYA SUDI YATMANA (AGRARIAN SPIRIT IN ALAM SAWEGUNG GEGURITAN ANTOLOGY WORKS BY SUDI YATMANA)

View through CrossRef
Penelitian ini difokuskan pada geguritan-geguritan di dalam buku antologi berjudul Alam Sawegung (2010) karya Sudi Yatmana. Geguritan-geguritan yang dipilih dari antologi tersebut berupa tiga geguritan berjudul Paman Tani Jawa Purwa (Paman Tani Jawa Kuna), Nandur Pari Jero (Menanam Padi Jero), dan Panen (Panen). Dari hasil kajian pustaka yang relevan dengan penelitian ini, ketiga geguritan itu sama sekali belum pernah dilakukan. Puisi-puisi itu diteliti karena memiliki kekuatan dan keunikan di dalam mengungkapkan masalah kejawaan yang berkaitan dengan budaya dunia pertanian (padi) di Jawa. Dalam realitas kehidupan masa kini, budaya tani tersebut mengalami tantangan berupa pergeseran orientasi akibat perkembangan zaman. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengungkapkan gambaran perubahan orientasi dunia petani Jawa di tengah arus perkembangan zaman melalui tiga geguritan tersebut. Teori yang digunakan adalah teori semitiok dari Riffaterre yang memandang puisi dari makna (signifiacane) dan arti (meaning) dan teori ekokritik ecocriticism yang memandang puisi sebagai representasi dari kesadaran terhadap lingkungan dan budaya. Penelitian sastra adalah riset pustaka. Oleh karena itu, metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini sejajar dengan teori yang dipilih untuk mengungkapkan makna dan arti ketiga geguritan tersebut sehingga diketahui bahwa geguritan-geguritan yang diteliti sebagai ruang mental/kebudayaan. Dengan langkah tersebut, dapat ditemukan jawabahan dari tujuan penelitian ini.This study focuses on geguritans in the anthology titled Alam Sawegung (2010), by Sudi Yatmana. Geguritans are selected from three anthologies titled "Paman Tani Jawa Purwa" (Old Javanese Uncle Farmer), "Nandur Pari Jero" (Planting Rice Jero), and "Panen" (Harvest). The result of relevant literature review to this study shows that a study of three geguritans has not done yet.The poems are studied because they have strength and uniqueness in revealing Javanese issues related to agriculture culture (rice) in Java. In today life reality, the peasant culture faces challenge of orientation shift due to era changing. Therefore, this research aims to reveal the picture of Javanese farmers orientation changing world in the midst of the times in the three geguritans. Riffaterre semiotics theory viewing poetry of significance and meaning is used in this research. Ecocriticism theory of literature viewing poetry as representation of envirionmental and cultural conciosness is also used in this study. The study of literature is a research library. The research method used is parallel to the chosen theory in order to express meaning and significance of the three geguritans. Therefore, it can be found out that geguritans as a mental space / culture. Through these steps, the answer of research aim can be fulfilled.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Title: SEMANGAT AGRARIS DALAM ANTOLOGI GEGURITAN ALAM SAWEGUNG KARYA SUDI YATMANA (AGRARIAN SPIRIT IN ALAM SAWEGUNG GEGURITAN ANTOLOGY WORKS BY SUDI YATMANA)
Description:
Penelitian ini difokuskan pada geguritan-geguritan di dalam buku antologi berjudul Alam Sawegung (2010) karya Sudi Yatmana.
Geguritan-geguritan yang dipilih dari antologi tersebut berupa tiga geguritan berjudul Paman Tani Jawa Purwa (Paman Tani Jawa Kuna), Nandur Pari Jero (Menanam Padi Jero), dan Panen (Panen).
Dari hasil kajian pustaka yang relevan dengan penelitian ini, ketiga geguritan itu sama sekali belum pernah dilakukan.
Puisi-puisi itu diteliti karena memiliki kekuatan dan keunikan di dalam mengungkapkan masalah kejawaan yang berkaitan dengan budaya dunia pertanian (padi) di Jawa.
Dalam realitas kehidupan masa kini, budaya tani tersebut mengalami tantangan berupa pergeseran orientasi akibat perkembangan zaman.
Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengungkapkan gambaran perubahan orientasi dunia petani Jawa di tengah arus perkembangan zaman melalui tiga geguritan tersebut.
Teori yang digunakan adalah teori semitiok dari Riffaterre yang memandang puisi dari makna (signifiacane) dan arti (meaning) dan teori ekokritik ecocriticism yang memandang puisi sebagai representasi dari kesadaran terhadap lingkungan dan budaya.
Penelitian sastra adalah riset pustaka.
Oleh karena itu, metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini sejajar dengan teori yang dipilih untuk mengungkapkan makna dan arti ketiga geguritan tersebut sehingga diketahui bahwa geguritan-geguritan yang diteliti sebagai ruang mental/kebudayaan.
Dengan langkah tersebut, dapat ditemukan jawabahan dari tujuan penelitian ini.
This study focuses on geguritans in the anthology titled Alam Sawegung (2010), by Sudi Yatmana.
Geguritans are selected from three anthologies titled "Paman Tani Jawa Purwa" (Old Javanese Uncle Farmer), "Nandur Pari Jero" (Planting Rice Jero), and "Panen" (Harvest).
The result of relevant literature review to this study shows that a study of three geguritans has not done yet.
The poems are studied because they have strength and uniqueness in revealing Javanese issues related to agriculture culture (rice) in Java.
In today life reality, the peasant culture faces challenge of orientation shift due to era changing.
Therefore, this research aims to reveal the picture of Javanese farmers orientation changing world in the midst of the times in the three geguritans.
Riffaterre semiotics theory viewing poetry of significance and meaning is used in this research.
Ecocriticism theory of literature viewing poetry as representation of envirionmental and cultural conciosness is also used in this study.
The study of literature is a research library.
The research method used is parallel to the chosen theory in order to express meaning and significance of the three geguritans.
Therefore, it can be found out that geguritans as a mental space / culture.
Through these steps, the answer of research aim can be fulfilled.

Related Results

KONSEP KETUHANAN DALAM GEGURITAN SUCITA
KONSEP KETUHANAN DALAM GEGURITAN SUCITA
<p><em>This research is ronducted based on the outhor’s interest in the text of Geguritan Sucita that impotant as a guide for people especially about the concept of div...
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AGAMA HINDU DALAM GEGURITAN BHARATA YUDHA KARANGAN KETUT PUTRU PADA UPACARA PAIBON PANDE
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AGAMA HINDU DALAM GEGURITAN BHARATA YUDHA KARANGAN KETUT PUTRU PADA UPACARA PAIBON PANDE
Abstrak   Geguritan Bharata Yudha, sebuah karya sastra klasik Bali, merupakan sebuah epos yang tidak hanya mengisahkan pertempuran besar antara Pandawa dan Kaurawa, tetapi juga s...
DEGRADASI AGRARIS SEBAGAI IDE PENCIPTAAN FURNITURE CAFE
DEGRADASI AGRARIS SEBAGAI IDE PENCIPTAAN FURNITURE CAFE
The creation of this art work is based on the response to the agrarian degradationphenomenon in Indonesia, in the case of the decrease of the farmer number and the field area,and t...
HEDONISME DALAM NOVEL ANTOLOGI RASA KARYA IKA NATASSA
HEDONISME DALAM NOVEL ANTOLOGI RASA KARYA IKA NATASSA
The problem formulation in this research is how hedonism in novel Antologi Rasa by Ika Natassa is. The purpose of this study were (1) describes the form of behavior of hedonism in ...
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Rokhmawan,Tristan. 2011. Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas...
Workshop Menulis dan Membaca Geguritan di SMP Terpadu Ponorogo
Workshop Menulis dan Membaca Geguritan di SMP Terpadu Ponorogo
Geguritan is a poem composed in Javanese words. The word gurit means composing, geguritan means essay, writing, song, song. The meaning of this lexican expands as geguritan means c...
Geguritan Ni Sumala: Suatu Kajian Filologis
Geguritan Ni Sumala: Suatu Kajian Filologis
This research is entitled “Geguritan Ni Sumala: Philological Studies”. Assessment of Geguritan Ni Sumala uses philological theory. This study aims to obtain the text of Geguritan N...

Back to Top