Javascript must be enabled to continue!
PREVALENSI HIPOKALEMIA DAN HIPONATREMIA PADA PASIEN TUBERKULOSIS MULTIDRUG RESISTANCE DI RS. HASAN SADIKIN BANDUNG
View through CrossRef
Tuberkulosis Multidrug Resistance (TB MDR) adalah infeksi M. tuberculosis yang resisten
rifampisin, isoniazid, atau obat antituberkulosis lainnya. TB MDR dapat menyebabkan
berbagai komplikasi baik lokal ataupun sistemik seperti electrolyte imbalance, termasuk
hiponatremia dan hipokalemia. Hiponatremia dan hipokalemia pada pasien TB MDR
disebabkan oleh berbagai faktor seperti invasi ke organ lain, Syndrome Inappropriate
Antidiuretic Hormone (SIADH), asupan rendah, serta efek samping pengobatan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui prevalensi hiponatremi dan hipokalemi pada penderita TB MDR.
Penelitian adalah deskriptif retrospektif dengan data pasien baru TB MDR. Subjek adalah 115
pasien yang berobat di Poliklinik TB MDR RSHS Bandung yang memeriksakan elektrolitnya
di laboratorium RSHS. Subjek penelitian laki-laki (54,8%) lebih banyak dibanding subjek
penelitian wanita (45,2%), dengan rerata usia pasien 38,06 ± 12,83 tahun. Rerata kadar
natrium adalah 136±4 mEq/L, 67% subjek memiliki kadar natrium normal, dan 33% subjek
memiliki kadar natrium di bawah normal. Rerata kadar kalium adalah 3,9±0,5 mEq/L, sebesar
85,2% subjek memiliki kadar kalium normal, dan 14,8% subjek memiliki kadar kalium di
bawah normal. Hiponatremia pada pasien MDR disebabkan asupan kurang, anoreksia dan
SIADH. Hipokalemia dapat disebabkan efek samping pengobatan TB sebelumnya, dan
peningkatan katabolisme protein yang menyebabkan efluks kalium dari plasma. Hiponatremia
pada pasien memiliki prevalensi sebesar 33%, dan Hipokalemia sebesar 14,8%.
Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Ahmad Yani
Title: PREVALENSI HIPOKALEMIA DAN HIPONATREMIA PADA PASIEN
TUBERKULOSIS MULTIDRUG RESISTANCE DI RS. HASAN SADIKIN BANDUNG
Description:
Tuberkulosis Multidrug Resistance (TB MDR) adalah infeksi M.
tuberculosis yang resisten
rifampisin, isoniazid, atau obat antituberkulosis lainnya.
TB MDR dapat menyebabkan
berbagai komplikasi baik lokal ataupun sistemik seperti electrolyte imbalance, termasuk
hiponatremia dan hipokalemia.
Hiponatremia dan hipokalemia pada pasien TB MDR
disebabkan oleh berbagai faktor seperti invasi ke organ lain, Syndrome Inappropriate
Antidiuretic Hormone (SIADH), asupan rendah, serta efek samping pengobatan.
Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui prevalensi hiponatremi dan hipokalemi pada penderita TB MDR.
Penelitian adalah deskriptif retrospektif dengan data pasien baru TB MDR.
Subjek adalah 115
pasien yang berobat di Poliklinik TB MDR RSHS Bandung yang memeriksakan elektrolitnya
di laboratorium RSHS.
Subjek penelitian laki-laki (54,8%) lebih banyak dibanding subjek
penelitian wanita (45,2%), dengan rerata usia pasien 38,06 ± 12,83 tahun.
Rerata kadar
natrium adalah 136±4 mEq/L, 67% subjek memiliki kadar natrium normal, dan 33% subjek
memiliki kadar natrium di bawah normal.
Rerata kadar kalium adalah 3,9±0,5 mEq/L, sebesar
85,2% subjek memiliki kadar kalium normal, dan 14,8% subjek memiliki kadar kalium di
bawah normal.
Hiponatremia pada pasien MDR disebabkan asupan kurang, anoreksia dan
SIADH.
Hipokalemia dapat disebabkan efek samping pengobatan TB sebelumnya, dan
peningkatan katabolisme protein yang menyebabkan efluks kalium dari plasma.
Hiponatremia
pada pasien memiliki prevalensi sebesar 33%, dan Hipokalemia sebesar 14,8%.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Hubungan Pelayanan Humas Dengan Kepuasan Informasi Stakeholders Internal Dengan Kepuasan Informasi Publik Internal di Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin Bandung
Hubungan Pelayanan Humas Dengan Kepuasan Informasi Stakeholders Internal Dengan Kepuasan Informasi Publik Internal di Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin Bandung
Abstract. Public Relations of Dr. Hasan Sadikin Hospital Bandung is a unit in charge of managing communication and information between the hospital and stakeholders, both internal ...
GAMBARAN KEBERHASILAN PENGOBATAN PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS SEMANDING
GAMBARAN KEBERHASILAN PENGOBATAN PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS SEMANDING
ABSTRAK Tuberkulosis Paru telah menjadi masalah kesehatan yang utama di dunia dan angka keberhasilan pengobatan merupakan indikator yang digunakan untuk mengetahui tingkat...
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasa...
PEMETAAN FAKTOR RISIKO KEJADIAN TUBERKULOSIS DI KOTA PAREPARE
PEMETAAN FAKTOR RISIKO KEJADIAN TUBERKULOSIS DI KOTA PAREPARE
Tuberkulosis adalah penyakit menular yang dapat mengakibatkan kematian yang disebabkan oleh bakteri (Mycobacterium tuberculosis). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peme...
Diabetic Ketoacidosis with Hyponatremia Development
Diabetic Ketoacidosis with Hyponatremia Development
Hiponatremia adalah gangguan elektrolit karena total air tubuh yang berlebih dibandingkan dengan total jumlah natrium. Hiponatremia dapat diklasifikasikan menurut osmolalitas, stat...
Gambaran Status Gizi Pasien Tuberkulosis Anak di RSUP Dr. M. Djamil Padang
Gambaran Status Gizi Pasien Tuberkulosis Anak di RSUP Dr. M. Djamil Padang
AbstrakPrevalensi kejadian tuberkulosis pada anak di Sumatera Barat cukup tinggi, salah satu faktor risikonya adalah status gizi. Anak dengan gizi buruk akan mengakibatkan kekurusa...

