Javascript must be enabled to continue!
Etika Komunikasi Dakwah Ustadz Felix di YouTube
View through CrossRef
Abstract. The development of dakwah in the digital era requires a communication approach that not only conveys religious messages but also emphasizes ethical and appropriate delivery. This study aims to examine how Ustadz Felix Siauw applies the principles of qaulan in the Escape program on Raymond Chin’s YouTube channel. The research uses a descriptive qualitative method with data collected through video documentation, literature review, and analysis of viewer comments. The object of this study includes three episodes with varying view counts. Data were analyzed using the SMCR communication model to examine the relationship between the message source, message content, media channel, and audience. The results show that qaulan sadida is the most frequently used principle by Ustadz Felix, while qaulan baligha is the most recognized and appreciated by viewers. His polite, clear, and emotionally resonant communication style has proven effective and well-received, especially by younger audiences. This study concludes that the principles of qaulan in the Qur’an can be practically applied in digital dakwah and may serve as a model for other Islamic preachers on social media platforms.
Abstrak. Perkembangan dakwah di era digital membutuhkan cara komunikasi yang tidak hanya menyampaikan pesan agama, tetapi juga memperhatikan etika dan cara penyampaian yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Ustadz Felix Siauw menerapkan prinsip-prinsip qaulan dalam program Escape di kanal YouTube Raymond Chin. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi tayangan video, studi pustaka, dan analisis komentar warganet. Objek penelitian meliputi tiga episode dengan jumlah penayangan yang berbeda. Data dianalisis menggunakan pendekatan model komunikasi SMCR untuk melihat hubungan antara penyampai pesan, isi pesan, media, dan audiens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa qaulan sadida paling sering digunakan oleh Ustadz Felix, sedangkan qaulan baligha paling banyak dikenali dan diapresiasi oleh audiens. Gaya komunikasi yang santun, jelas, dan menyentuh menjadi kekuatan dakwah yang diterima dengan baik oleh generasi muda. Penelitian ini menyimpulkan bahwa prinsip qaulan dalam Al-Qur’an dapat diterapkan secara nyata dalam dakwah digital dan dapat menjadi contoh bagi para pendakwah lain di media sosial.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Etika Komunikasi Dakwah Ustadz Felix di YouTube
Description:
Abstract.
The development of dakwah in the digital era requires a communication approach that not only conveys religious messages but also emphasizes ethical and appropriate delivery.
This study aims to examine how Ustadz Felix Siauw applies the principles of qaulan in the Escape program on Raymond Chin’s YouTube channel.
The research uses a descriptive qualitative method with data collected through video documentation, literature review, and analysis of viewer comments.
The object of this study includes three episodes with varying view counts.
Data were analyzed using the SMCR communication model to examine the relationship between the message source, message content, media channel, and audience.
The results show that qaulan sadida is the most frequently used principle by Ustadz Felix, while qaulan baligha is the most recognized and appreciated by viewers.
His polite, clear, and emotionally resonant communication style has proven effective and well-received, especially by younger audiences.
This study concludes that the principles of qaulan in the Qur’an can be practically applied in digital dakwah and may serve as a model for other Islamic preachers on social media platforms.
Abstrak.
Perkembangan dakwah di era digital membutuhkan cara komunikasi yang tidak hanya menyampaikan pesan agama, tetapi juga memperhatikan etika dan cara penyampaian yang sesuai.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Ustadz Felix Siauw menerapkan prinsip-prinsip qaulan dalam program Escape di kanal YouTube Raymond Chin.
Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi tayangan video, studi pustaka, dan analisis komentar warganet.
Objek penelitian meliputi tiga episode dengan jumlah penayangan yang berbeda.
Data dianalisis menggunakan pendekatan model komunikasi SMCR untuk melihat hubungan antara penyampai pesan, isi pesan, media, dan audiens.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa qaulan sadida paling sering digunakan oleh Ustadz Felix, sedangkan qaulan baligha paling banyak dikenali dan diapresiasi oleh audiens.
Gaya komunikasi yang santun, jelas, dan menyentuh menjadi kekuatan dakwah yang diterima dengan baik oleh generasi muda.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa prinsip qaulan dalam Al-Qur’an dapat diterapkan secara nyata dalam dakwah digital dan dapat menjadi contoh bagi para pendakwah lain di media sosial.
Related Results
Strategi Dakwah Ustadz Ramdan Fawzi di Masa Pandemi
Strategi Dakwah Ustadz Ramdan Fawzi di Masa Pandemi
Abstrak.Da’i banyak yang mengamalkan dakwah menggunakan media sosial alternatif, salah satunya di platform YouTube. Kegiatan ini juga dilakukan oleh Ustadz Ramdan Fawzi dalam berda...
Komunikasi Ustadz-Santri dalam Meningkatkan Spiritualitas Keagamaan Mahasiswa
Komunikasi Ustadz-Santri dalam Meningkatkan Spiritualitas Keagamaan Mahasiswa
Penelitian ini bertujuan: (1) menemukan kondisi spiritualitas keagamaan ustadz-santri di Ma’had Al-Jami’ah UIN SGD Bandung, (2) menemukan pesan komunikasi Ustadz-Santri dalam...
Analisis SWOT Strategi Dakwah Ustadz Adi Hidayat dalam Menanamkan Nilai-Nilai Islam di Channel Youtube Adi Hidayat Official
Analisis SWOT Strategi Dakwah Ustadz Adi Hidayat dalam Menanamkan Nilai-Nilai Islam di Channel Youtube Adi Hidayat Official
Abstract. Ustadz Adi Hidayat is a favored preacher in Indonesian society. He possesses a communication style that can embrace various segments, especially the youth. This research ...
Riset Komunikasi Dakwah Berbasis Budaya Indonesia
Riset Komunikasi Dakwah Berbasis Budaya Indonesia
Buku ini mengemukakan berbagai topik-topik yang diangkat dari hasil penelitian dimulai konsep ‘riset dakwah’ dan ‘riset komunikasi dakwah’ dengan mengadakan penjelajahan wawasan ...
Ceramah Radikal dan Moderat: Analisis Terhadap Wacana Dakwah Ustadz Abdul Somad di Youtube Ustadz Abdul Somad Official
Ceramah Radikal dan Moderat: Analisis Terhadap Wacana Dakwah Ustadz Abdul Somad di Youtube Ustadz Abdul Somad Official
<p>Perkembangan teknologi yang sangat pesat, membuat dakwah yang dilakukan secara konvensional kini beralih menjadi digital, salah satu tokoh yang berperan melakukan dakwah d...
ANTROPOLOGI DAKWAH: Menimbang Sebuah Pendekatan Baru Studi Ilmu Dakwah
ANTROPOLOGI DAKWAH: Menimbang Sebuah Pendekatan Baru Studi Ilmu Dakwah
Abstrak: Antropologi dakwah adalah terminologi yang terdiri dari dua kata, yaitu antropologi dan dakwah. Seperti juga antropologi, dakwah merupakan salah satu disiplin ilmu. Bedany...
The Rhetoric of Preaching by Ustadz Yusuf Mansur: Inspiring the Spirit of Almsgiving Through YouTube Daqu Channel
The Rhetoric of Preaching by Ustadz Yusuf Mansur: Inspiring the Spirit of Almsgiving Through YouTube Daqu Channel
Ustadz Yusuf Mansur adalah seorang pendakwah yang sempat viral di media sosial karena video ceramahnya yang selalu menekankan keajaiban sedekah. Melalui retorika dakwah, ia berhasi...
ANALISIS PESAN DAKWAH MELALUI CHANNEL YOUTUBE USTADZ UCU NAJMUDIN
ANALISIS PESAN DAKWAH MELALUI CHANNEL YOUTUBE USTADZ UCU NAJMUDIN
Perkembangan teknologi informasi mengalami kemajauan sangat pesat. Kemajuan tersebut telah mengantarkan umat manusia semakin mudah untuk berhubungan satu dengan lainnya. Salah satu...

