Javascript must be enabled to continue!
Analisis Kekuatan Frame Trailer menggunakan Finite Element Methode (FEA)
View through CrossRef
Transportasi air merupakan salah satu moda yang krusial dalam mendukung mobilitas manusia maupun logistik, khususnya di wilayah perairan pesisir, kepulauan, dan wisata bahari. Dalam proses distribusi tersebut, trailer menjadi salah satu komponen vital yang digunakan untuk membawa muatan berat dari dan menuju kapal. Oleh karena itu, diperlukan perancangan struktur rangka trailer yang kuat, aman, dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan struktur rangka trailer menggunakan pendekatan numerik berbasis metode elemen hingga (Finite Element Analysis/FEA). Pemodelan dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak SolidWorks untuk membuat geometri rangka trailer, yang kemudian disimulasikan melalui pemberian pembebanan statik dan kondisi batas yang mencerminkan situasi kerja aktual. Tiga jenis material dianalisis, yaitu AISI 316 Stainless Steel, AISI 444 Stainless Steel, dan ASTM A653 Type B Galvanized Steel. Parameter utama yang dievaluasi meliputi tegangan von Mises, deformasi total (displacement), dan faktor keamanan (safety factor). Hasil simulasi menunjukkan bahwa seluruh material masih berada pada kondisi elastis, dengan nilai tegangan maksimum tertinggi sebesar 204,970 MPa pada AISI 316 Stainless Steel, yang masih berada di bawah batas yield strength masing-masing material. Nilai deformasi total tertinggi sebesar 5,473 mm juga terjadi pada AISI 316, sedangkan AISI 444 dan ASTM A653 menunjukkan nilai deformasi sebesar 5,280 mm. Dari sisi keamanan struktural, AISI 316 Stainless Steel memiliki nilai safety factor tertinggi sebesar 2,015, diikuti oleh ASTM A653 dengan 1,843, dan AISI 444 sebesar 1,497. Dari hasil analisis AISI 316 Stainless Steel merupakan material paling optimal digunakan untuk struktur rangka trailer, dengan kinerja terbaik dalam menahan beban statik, deformasi rendah, serta tingkat keamanan yang tinggi. Penelitian lanjutan disarankan untuk mempertimbangkan pembebanan dinamis, uji eksperimental secara fisik, serta analisis aspek biaya dan lingkungan untuk pemilihan material yang lebih komprehensif.
Fakultas Sains dan Teknologi, Unira Malang
Title: Analisis Kekuatan Frame Trailer menggunakan Finite Element Methode (FEA)
Description:
Transportasi air merupakan salah satu moda yang krusial dalam mendukung mobilitas manusia maupun logistik, khususnya di wilayah perairan pesisir, kepulauan, dan wisata bahari.
Dalam proses distribusi tersebut, trailer menjadi salah satu komponen vital yang digunakan untuk membawa muatan berat dari dan menuju kapal.
Oleh karena itu, diperlukan perancangan struktur rangka trailer yang kuat, aman, dan efisien.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan struktur rangka trailer menggunakan pendekatan numerik berbasis metode elemen hingga (Finite Element Analysis/FEA).
Pemodelan dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak SolidWorks untuk membuat geometri rangka trailer, yang kemudian disimulasikan melalui pemberian pembebanan statik dan kondisi batas yang mencerminkan situasi kerja aktual.
Tiga jenis material dianalisis, yaitu AISI 316 Stainless Steel, AISI 444 Stainless Steel, dan ASTM A653 Type B Galvanized Steel.
Parameter utama yang dievaluasi meliputi tegangan von Mises, deformasi total (displacement), dan faktor keamanan (safety factor).
Hasil simulasi menunjukkan bahwa seluruh material masih berada pada kondisi elastis, dengan nilai tegangan maksimum tertinggi sebesar 204,970 MPa pada AISI 316 Stainless Steel, yang masih berada di bawah batas yield strength masing-masing material.
Nilai deformasi total tertinggi sebesar 5,473 mm juga terjadi pada AISI 316, sedangkan AISI 444 dan ASTM A653 menunjukkan nilai deformasi sebesar 5,280 mm.
Dari sisi keamanan struktural, AISI 316 Stainless Steel memiliki nilai safety factor tertinggi sebesar 2,015, diikuti oleh ASTM A653 dengan 1,843, dan AISI 444 sebesar 1,497.
Dari hasil analisis AISI 316 Stainless Steel merupakan material paling optimal digunakan untuk struktur rangka trailer, dengan kinerja terbaik dalam menahan beban statik, deformasi rendah, serta tingkat keamanan yang tinggi.
Penelitian lanjutan disarankan untuk mempertimbangkan pembebanan dinamis, uji eksperimental secara fisik, serta analisis aspek biaya dan lingkungan untuk pemilihan material yang lebih komprehensif.
Related Results
The Single Truck and Drone Trailer Routing Problem
The Single Truck and Drone Trailer Routing Problem
The rapid growth of e-commerce has substantially increased last-mile delivery volumes, intensifying the pressure on urban logistics systems with limited vehicle capacity. While tru...
Entwicklung HPLC‐MS/MS‐basierter Methoden zur Multi‐Mykotoxinanalytik in Humanurin
Entwicklung HPLC‐MS/MS‐basierter Methoden zur Multi‐Mykotoxinanalytik in Humanurin
ZusammenfassungMykotoxine sind toxische Sekundärmetaboliten von Schimmelpilzen verschiedener Gattungen. Der Befall von landwirtschaftlichen Nutzpflanzen wie Getreide, Obst, Nüssen ...
Three Axis Modern Trailer
Three Axis Modern Trailer
The transport industry has supported significant advancements in current years, accompanying modern trailers created to meet the demands of efficient haulage. Trailer has innumerab...
Development of Finite Element Analysis Lab Module in the Second Course of Solid Mechanics
Development of Finite Element Analysis Lab Module in the Second Course of Solid Mechanics
Many universities have started introducing Finite Element Analysis (FEA) at an earlier point in the curriculum. However, there is a wide diversity of university backgrounds, course...
PENGARUH TINGKAT AKTIVITAS FISIK TERHADAP KEKUATAN ISOMETRIK OTOT LENGAN BAWAH MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNJANI PENDERITA OBESITAS
PENGARUH TINGKAT AKTIVITAS FISIK TERHADAP KEKUATAN ISOMETRIK OTOT LENGAN BAWAH MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNJANI PENDERITA OBESITAS
Aktivitas mahasiswa kedokteran umumnya menggunakan kekuatan otot lengan bawah seperti menulis, mengetik, memegang, dan menggengam yang membutuhkan kekuatan otot yang baik. Kekuatan...
An Differential Quadrature Finite Element and the Differential Quadrature Hierarchical Finite Element Methods for the Dynamics Analysis of on Board Shaft
An Differential Quadrature Finite Element and the Differential Quadrature Hierarchical Finite Element Methods for the Dynamics Analysis of on Board Shaft
In this paper the dynamic analysis of a shaft rotor whose support is mobile is studied. For the calculation of kinetic energy and stiffness energy, the beam theory of Euler Bernoul...
Analisis Kekuatan Pembebanan Frame Pada Meja Las
Analisis Kekuatan Pembebanan Frame Pada Meja Las
Welding machine is a machine that facilitates human work in joining metals. There are two types that are usually used by humans, namely carbide welding machines and electric weldin...
Shape optimization for beam structural design
Shape optimization for beam structural design
"Optimization is concerned with achieving the best outcome of a given objective while satisfying certain restrictions. The central purpose of structural analysis is to predict the ...

