Javascript must be enabled to continue!
Analisis Sistem Jaringan Tegangan Rendah di PT. PLN ULP Binjai Timur Dengan Metode Failure Mode and Effect
View through CrossRef
Keandalan sistem jaringan tegangan rendah atau distribusi merupakan kemampuan sistem untuk memberikan suatu pasokan tenaga listrik yang cukup dengan kualitas memuaskan. Peningkatan kebutuhan tenaga listrik, menuntut tingkat keandalan yang lebih tinggi dalam penyediaan dan penyaluran dayanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung tingkat keandalan sistem distribusi 20 kV pada ULP Binjai Timur dengan metode Failure Mode Effect Analysis (FMEA), di mana nilai dari indeks kegagalan dari setiap peralatan utama sistem distribusi diperhitungkan untuk mencari nilai indeks keandalan sistem secara menyeluruh. Studi kasus dilakukan di PT. PLN (persero) ULP Binjai Timur guna melihat pengaruh dari jumlah serta lokasi penempatan sectionalizer di sepanjang jaringan terhadap indeks keandalan sistem. Hasil analisa pada beberapa penyulang 1 JTR ULP Binjai Timur didapatkan nilai SAIFI berdasarkan metode FMEA adalah 3,80237 dan simulasi sebesar 3,8174 sedangkan untuk nilai SAIDI adalah 11,9697 dan 12,1197. Dan untuk penyulang 2 JTR ULP Binjai Timur nilai SAIFI berdasarkan metode FMEA sebesar 6,82974 dan simulasi sebesar 6,4743 sedangkan nilai SAIDI adalah 13,9370443 dan 14,5671. Nilai SAIFI dan SAIDI pada penyulang 1 dan 2 belum mencapai nilai standart yang di tetapkan oleh PT. PLN (persero), maka perlu di tingkatkan guna mencapai keandalan sistem distribusi yang baik.
Universitas Sriwijaya - Pusat Inovasi Pembelajaran Unsri
Title: Analisis Sistem Jaringan Tegangan Rendah di PT. PLN ULP Binjai Timur Dengan Metode Failure Mode and Effect
Description:
Keandalan sistem jaringan tegangan rendah atau distribusi merupakan kemampuan sistem untuk memberikan suatu pasokan tenaga listrik yang cukup dengan kualitas memuaskan.
Peningkatan kebutuhan tenaga listrik, menuntut tingkat keandalan yang lebih tinggi dalam penyediaan dan penyaluran dayanya.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung tingkat keandalan sistem distribusi 20 kV pada ULP Binjai Timur dengan metode Failure Mode Effect Analysis (FMEA), di mana nilai dari indeks kegagalan dari setiap peralatan utama sistem distribusi diperhitungkan untuk mencari nilai indeks keandalan sistem secara menyeluruh.
Studi kasus dilakukan di PT.
PLN (persero) ULP Binjai Timur guna melihat pengaruh dari jumlah serta lokasi penempatan sectionalizer di sepanjang jaringan terhadap indeks keandalan sistem.
Hasil analisa pada beberapa penyulang 1 JTR ULP Binjai Timur didapatkan nilai SAIFI berdasarkan metode FMEA adalah 3,80237 dan simulasi sebesar 3,8174 sedangkan untuk nilai SAIDI adalah 11,9697 dan 12,1197.
Dan untuk penyulang 2 JTR ULP Binjai Timur nilai SAIFI berdasarkan metode FMEA sebesar 6,82974 dan simulasi sebesar 6,4743 sedangkan nilai SAIDI adalah 13,9370443 dan 14,5671.
Nilai SAIFI dan SAIDI pada penyulang 1 dan 2 belum mencapai nilai standart yang di tetapkan oleh PT.
PLN (persero), maka perlu di tingkatkan guna mencapai keandalan sistem distribusi yang baik.
Related Results
Analisa Pengaruh Tegangan Harmonik Terhadap Regulasi Tegangan Eksitasi Generator Satu Fasa
Analisa Pengaruh Tegangan Harmonik Terhadap Regulasi Tegangan Eksitasi Generator Satu Fasa
Esensinya setiap generator listrik satu fasa maupun tiga fasa telah dilengkapi dengan sistem eksitasi. Sistem eksitasi generator ada tiga, yaitu sistem eksitasi statis, dinamis, da...
Analisis Keandalan Jaringan Distribusi 20kV Pada ULP Toili Berdasarkan SAIDI dan SAIFI
Analisis Keandalan Jaringan Distribusi 20kV Pada ULP Toili Berdasarkan SAIDI dan SAIFI
PT. PLN (Persero) ULP Toili berperan sebagai pelayanan pelanggan dan pemeliharaan jaringan distribusi dalam ruang lingkup kawasan yang lebih kecil di bawah UP3 Luwuk. ULP Toili mel...
Frequency of Common Chromosomal Abnormalities in Patients with Idiopathic Acquired Aplastic Anemia
Frequency of Common Chromosomal Abnormalities in Patients with Idiopathic Acquired Aplastic Anemia
Objective: To determine the frequency of common chromosomal aberrations in local population idiopathic determine the frequency of common chromosomal aberrations in local population...
The Effect Of Service Quality On Customer Satisfaction, Attitude, And Loyalty Of Pt Pln (Persero) Up3 Rantauprapat
The Effect Of Service Quality On Customer Satisfaction, Attitude, And Loyalty Of Pt Pln (Persero) Up3 Rantauprapat
PLN stands for PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), which is the largest electricity service provider in Indonesia. PLN is a State-Owned Enterprise (BUMN) that plays an importan...
POTRET KEHIDUPAN MASYARAKAT BINJAI TAHUN 1930-1933
POTRET KEHIDUPAN MASYARAKAT BINJAI TAHUN 1930-1933
Abstrak: Penelitian ini memiliki 3 (tiga) tujuan. Pertama, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kota Binjai saat terjadinya aktivitas perkebunan di Sumatera Timur. Kedua, pen...
Analisis Rugi Tegangan Jaringan Distribusi 20 KV Pada PT. PLN (Persero) Cabang Merauke
Analisis Rugi Tegangan Jaringan Distribusi 20 KV Pada PT. PLN (Persero) Cabang Merauke
Sistem Distribusi merupakan salah satu bagian penting dalam penyaluran energi listrik. Dalam penyalurannya, energi listrik yang disalurkan tidak seluruhnya diterima oleh konsumen. ...
Arester Tegangan rendah pada daya 6,6 KVA / 380V di Akademi Teknik Telekomunikasi Sandhy Putra Jakarta
Arester Tegangan rendah pada daya 6,6 KVA / 380V di Akademi Teknik Telekomunikasi Sandhy Putra Jakarta
Petir adalah gejala alam yang biasa muncul pada musim hujan dan saat langit memunculkan kilatan cahaya sesaat yang menyilaukan. Petir merupakan sumber gangguan eksternal di jaringa...
Analisis Penanganan Gangguan Kedip Tegangan Pada Penyulang Sampoerna 1 Tegangan 20 kV
Analisis Penanganan Gangguan Kedip Tegangan Pada Penyulang Sampoerna 1 Tegangan 20 kV
Berdasarkan kejadian pada tanggal 17 Desember 2017, terjadi gangguan kedip tegangan yang berhasil direkam dengan PQA (Power Quality Analyzer) milik PT. HM Sampoerna dengan nilai pe...

