Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

TARI GAJAH MENUNGGANG DALAM PERSPEKTIF SOSIO-KULTURAL MASYARAKAT SUKU SAWANG BELITUNG

View through CrossRef
ABSTRAKSuku Sawang adalah suku asli pulau Belitung, dimana mereka adalah orang-orang nomaden yang hidup di atas perahu dan mengembara di kawasan perairan di wilayah Bangka terutama Belitung. Mereka biasanya hidup dalam kelompok kecil dimana satu perahu ditempati oleh satu keluarga terdiri dari 5-6 orang anggota keluarga. Masyarakat suku Sawang, merupakan  pelaut, perenang, dan penyelam yang handal yang membuat perahunya sendiri serta melengkapinya dengan alat-alat menangkap ikan sederhana seperti panah, tombak, pancing, jala. Mereka mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari dari laut, baik untuk dikonsumsi sendiri maupun untuk ditukar dengan kebutuhan lain (sembako) (Salim Y.A.H. dalam Renaldhi, 2012:32). Sebagai “orang laut”, begitulah suku ini dikenal, suku Sawang mempunyai kedekatan dengan alam laut tempat mereka menyandarkan kehidupannya, mereka mengenal adanya mitos Gaja Mina, sebagai bentuk legitimasi hubungan antara suku Sawang dengan laut itu sendiri. Dari mitos Gaja Mina ini terbentuklah tari Gajah Menunggang, yang merupakan salah satu tari tradisi suku Sawang, sebagai bentuk ekspresi mereka yang berbudaya maritim. Berdasarkan budaya maritim yang dianut oleh suku Sawang, tulisan ini bertujuan untuk mengkaji tari Gajah Menunggang dari perspektif sosio-kultural masyarakatnya (suku Sawang), dengan menggunakan teori Raymond Williams yang menganalisis sosio-kultural masyarakat dari sisi lembaga budaya, isi budaya dan efek budaya (masyarakatnya).Kata kunci: Tari Gajah Menunggang, Sosio-Kultural, Suku Sawang
Universitas PGRI Palembang
Title: TARI GAJAH MENUNGGANG DALAM PERSPEKTIF SOSIO-KULTURAL MASYARAKAT SUKU SAWANG BELITUNG
Description:
ABSTRAKSuku Sawang adalah suku asli pulau Belitung, dimana mereka adalah orang-orang nomaden yang hidup di atas perahu dan mengembara di kawasan perairan di wilayah Bangka terutama Belitung.
Mereka biasanya hidup dalam kelompok kecil dimana satu perahu ditempati oleh satu keluarga terdiri dari 5-6 orang anggota keluarga.
Masyarakat suku Sawang, merupakan  pelaut, perenang, dan penyelam yang handal yang membuat perahunya sendiri serta melengkapinya dengan alat-alat menangkap ikan sederhana seperti panah, tombak, pancing, jala.
Mereka mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari dari laut, baik untuk dikonsumsi sendiri maupun untuk ditukar dengan kebutuhan lain (sembako) (Salim Y.
A.
H.
dalam Renaldhi, 2012:32).
Sebagai “orang laut”, begitulah suku ini dikenal, suku Sawang mempunyai kedekatan dengan alam laut tempat mereka menyandarkan kehidupannya, mereka mengenal adanya mitos Gaja Mina, sebagai bentuk legitimasi hubungan antara suku Sawang dengan laut itu sendiri.
Dari mitos Gaja Mina ini terbentuklah tari Gajah Menunggang, yang merupakan salah satu tari tradisi suku Sawang, sebagai bentuk ekspresi mereka yang berbudaya maritim.
Berdasarkan budaya maritim yang dianut oleh suku Sawang, tulisan ini bertujuan untuk mengkaji tari Gajah Menunggang dari perspektif sosio-kultural masyarakatnya (suku Sawang), dengan menggunakan teori Raymond Williams yang menganalisis sosio-kultural masyarakat dari sisi lembaga budaya, isi budaya dan efek budaya (masyarakatnya).
Kata kunci: Tari Gajah Menunggang, Sosio-Kultural, Suku Sawang.

Related Results

Pelestarian Budaya Suku Sawang di Kabupaten Belitung Timur
Pelestarian Budaya Suku Sawang di Kabupaten Belitung Timur
ABSTRACTSawang culture preservation in East Belitung regency faces many obstacles. Less role of local government, lack of regeneration, and the infiltration of other cultures, caus...
TARI GAJA MENUNGGANG MASYARAKAT SUKU SAWANG BELITUNG: ANALISIS TANDA DAN MAKNA
TARI GAJA MENUNGGANG MASYARAKAT SUKU SAWANG BELITUNG: ANALISIS TANDA DAN MAKNA
Tari Gaja Menunggang Masyarakat Suku Sawang Belitung: Analisis Tanda dan Makna. Tulisanini menganalisis tanda dan makna yang terkandung dalam tari Gaja Menunggang sebagai hasil kar...
TARI GAJA MENUNGGANG MASYARAKAT SUKU SAWANG BELITUNG: ANALISIS TANDA DAN MAKNA
TARI GAJA MENUNGGANG MASYARAKAT SUKU SAWANG BELITUNG: ANALISIS TANDA DAN MAKNA
Tari Gaja Menunggang Masyarakat Suku Sawang Belitung: Analisis Tanda dan Makna. Tulisanini menganalisis tanda dan makna yang terkandung dalam tari Gaja Menunggang sebagai hasil kar...
PELESTARIAN TARI GALOMBANG DUO BALEH MELALUI PENCIPTAAN TARI TATAGOK
PELESTARIAN TARI GALOMBANG DUO BALEH MELALUI PENCIPTAAN TARI TATAGOK
The existence of the "Galombang Duo Baleh" Dance among the young generation of cultural heirs in Nagari Pitalah is in an alarming condition. It is clear that the lack of interest o...
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PG PAUD UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PG PAUD UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
Bahasa merupakan aspek terpenting dalam hidup setiap individu. Bahasa adalah sebuah sistem yang digunakan untuk berkomunikasi antara satu individu dengan individu lainnya. Dengan m...
KREATIVITAS WAHYU JATMIKO DALAM TARI BEDHAYA MEDANG KAMULAN DI SANGGAR KRIDHA RASA TUNGGAL KABUPATEN NGANJUK
KREATIVITAS WAHYU JATMIKO DALAM TARI BEDHAYA MEDANG KAMULAN DI SANGGAR KRIDHA RASA TUNGGAL KABUPATEN NGANJUK
Tari Bedhaya Medang Kamulan merupakan tari bedhaya peringatan kemenangan Mpu Sindok. Penelitian ini mengungkap masalah yang berkaitan dengan tari Bedhaya Medang Kamulan karya Wahyu...
Factors Affecting the Decision to Elect Members Representatives of Ban Tha Sawang, Tha Sawang Subdistrict, Mueang District, Surin Province
Factors Affecting the Decision to Elect Members Representatives of Ban Tha Sawang, Tha Sawang Subdistrict, Mueang District, Surin Province
Introduction: The objectives of this research were 1) to study the level of factors affecting the decision to elect the members representatives of Ban Tha Sawang, Tha Sawang subdis...
INOVASI GERAK TARI JAIPONGAN DI KLINIK TARI GONDO ART PRODUCTION MENGGUNAKAN METODE KONSTRUKSI JAQUELINE SMITH
INOVASI GERAK TARI JAIPONGAN DI KLINIK TARI GONDO ART PRODUCTION MENGGUNAKAN METODE KONSTRUKSI JAQUELINE SMITH
Proses Inovasi Gerak Tari Jaipongan yang terjadi dikalangan generasi muda lebih digemari dari pada bentuk tari Jaipongan bentuk ketuk tilu. Hal menjadi permasalahan penting bagi pa...

Back to Top