Javascript must be enabled to continue!
HUBUNGAN PARITAS DENGAN KEJADIAN PARTUS PREMATURUS IMMINENS PADA IBU HAMIL
View through CrossRef
Latar Belakang: Kelahiran prematur, menurut kriteria WHO, adalah kelahiran yang terjadi pada usia kehamilan 22 sampai 37 minggu dengan berat janin 500 gram. Kelahiran prematur merupakan salah satu faktor penyebab utama morbiditas dan mortalitas perinatal di dunia, dalam perkembangan patologi bayi baru lahir, dan menyebabkan kerusakan serius pada kondisi medis, demografi, ekonomi, dan sosial (Arstanalievna et al., 2022). Jumlah paritas merupakan salah satu faktor predisposisi terjadinya kelahiran kurang bulan, karena jumlah paritas dapat mempengaruhi keadaan kesehatan ibu dalam kehamilan. Wanita primipara angka kejadian kelahiran kurang bulan lebih besar yaitu sekitar 9,5%, sedangkan angka kejadian pada ibu multipara adalah sebesar 7,5% (Herman dan Joewono, 2020).
Tujuan: Untuk Menganalisis Hubungan Paritas dengan Kejadian Partus Prematurus Imminens Pada Ibu Hamil
Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling yang berjumlah 93 ibu hamil. Analisis bivariat yang digunakan adalah uji chi-square.
Hasil: Dari 93 ibu hamil yang mengalami partus prematurus imminens (PPI) didapatkan bahwa paritas terbanyak terjadi pada nulipara yaitu 37 orang (39,8%). Hasil uji analisis statistik chi-square nilai ρ value = 0,011 < α= 0,05 dengan tingkat kepercayaan 95%.
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara paritas dengan kejadian partus prematurus imminens (PPI). Bagi masyarakat, khususnya ibu hamil yang memiliki faktor risiko agar mampu mengenali faktor-faktor kejadian persalinan prematur sehingga dapat melakukan pencegahan sedini mungkin terhadap kejadian persalinan prematur. Bagi petugas kesehatan agar mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat, khususnya dalam kehamilan.
Kata kunci : Partus Prematurus Imminens, Paritas, Ibu Hamil
LPPM Universitas Sari Mulia
Title: HUBUNGAN PARITAS DENGAN KEJADIAN PARTUS PREMATURUS IMMINENS PADA IBU HAMIL
Description:
Latar Belakang: Kelahiran prematur, menurut kriteria WHO, adalah kelahiran yang terjadi pada usia kehamilan 22 sampai 37 minggu dengan berat janin 500 gram.
Kelahiran prematur merupakan salah satu faktor penyebab utama morbiditas dan mortalitas perinatal di dunia, dalam perkembangan patologi bayi baru lahir, dan menyebabkan kerusakan serius pada kondisi medis, demografi, ekonomi, dan sosial (Arstanalievna et al.
, 2022).
Jumlah paritas merupakan salah satu faktor predisposisi terjadinya kelahiran kurang bulan, karena jumlah paritas dapat mempengaruhi keadaan kesehatan ibu dalam kehamilan.
Wanita primipara angka kejadian kelahiran kurang bulan lebih besar yaitu sekitar 9,5%, sedangkan angka kejadian pada ibu multipara adalah sebesar 7,5% (Herman dan Joewono, 2020).
Tujuan: Untuk Menganalisis Hubungan Paritas dengan Kejadian Partus Prematurus Imminens Pada Ibu Hamil
Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling yang berjumlah 93 ibu hamil.
Analisis bivariat yang digunakan adalah uji chi-square.
Hasil: Dari 93 ibu hamil yang mengalami partus prematurus imminens (PPI) didapatkan bahwa paritas terbanyak terjadi pada nulipara yaitu 37 orang (39,8%).
Hasil uji analisis statistik chi-square nilai ρ value = 0,011 < α= 0,05 dengan tingkat kepercayaan 95%.
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara paritas dengan kejadian partus prematurus imminens (PPI).
Bagi masyarakat, khususnya ibu hamil yang memiliki faktor risiko agar mampu mengenali faktor-faktor kejadian persalinan prematur sehingga dapat melakukan pencegahan sedini mungkin terhadap kejadian persalinan prematur.
Bagi petugas kesehatan agar mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat, khususnya dalam kehamilan.
Kata kunci : Partus Prematurus Imminens, Paritas, Ibu Hamil.
Related Results
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Jati Bening Periode Januari – April T...
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PARTUS LAMA DI RSUD JENDERAL AHMAD YANI KOTA METRO TAHUN 2016
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PARTUS LAMA DI RSUD JENDERAL AHMAD YANI KOTA METRO TAHUN 2016
Partus lama adalah persalinan yang berlangsung lebih dari 24 jam digolongkan sebagaipersalinan lama, sebagian besar partus lama menunjukkan pemanjangan kala satu. Berdasarkan datay...
Edukasi Senam Hamil Pada Ibu Hamil Trimester III Sebagai Persiapan Persalinan Di TPMB Lia Maria Bandar Lampung
Edukasi Senam Hamil Pada Ibu Hamil Trimester III Sebagai Persiapan Persalinan Di TPMB Lia Maria Bandar Lampung
Senam hamil merupakan suatu metode penting untuk mempertahankan atau memperbaiki keseimbangan fisik ibu hamil dan merupakan terapi latihan yang diberikan pada ibu hamil. Manfaat se...
Optimalisasi Sosialisasi Dan Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil Di Desa Jambesari
Optimalisasi Sosialisasi Dan Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil Di Desa Jambesari
Kelas ibu hamil termasuk salah satu sarana belajar bersama yang diikuti ibu hamil mulai dari trimester II dan II, yang difasilitasi oleh bidan yang bertujuan membahas materi di buk...
FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGETAHUAN TENTANG BUKU KIA PADA IBU HAMIL
FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGETAHUAN TENTANG BUKU KIA PADA IBU HAMIL
Background. One of the major obstacles to the slow decline in MMR and IMR in Indonesia is the low maternal knowledge associated with pregnancy. Riskesdas 2012 research results nati...
ANALISIS KORELASI PENGETAHUAN TENTANG SENAM HAMIL DENGAN MINAT IBU HAMIL DALAM MELAKUKAN SENAM HAMIL
ANALISIS KORELASI PENGETAHUAN TENTANG SENAM HAMIL DENGAN MINAT IBU HAMIL DALAM MELAKUKAN SENAM HAMIL
Senam hamil merupakan senam yang dilaksanakan saat seorang ibu hamil dimana tujuannya adalah untuk mempersiapkan fisik dan mental ibu hamil sehingga diharapkan proses persalinan da...
Hubungan Kekurangan Energi Kronis (KEK) dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Desa Gunungmalang Kecamatan Sumberjambe Jember
Hubungan Kekurangan Energi Kronis (KEK) dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Desa Gunungmalang Kecamatan Sumberjambe Jember
Kekurangan energi kronis (KEK) merupakan suatu kondisi saat ibu hamil tidak mendapatkan asupan energi yang mencukupi secara berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Ibu hami...
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi Pada Ibu Hamil di RSUD Haji Makassar Tahun 2018
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi Pada Ibu Hamil di RSUD Haji Makassar Tahun 2018
Tujuan dilakukanya penelitian untuk mengetahui hubungan antara Umur ibu, Paritas, dan Obesitas pada kejadian hipertensi di RSUD Haji Makassar 2018.Penelitian ini menggunakan metode...

