Javascript must be enabled to continue!
Makna Giongo Dalam Manga Mob Psyco 100 Volume 16
View through CrossRef
Budaya dalam masyarakat dewasa ini berkembang sebagai akibat dari kemudahan-kemudahan reproduksi yang diberikan oleh teknologi seperti percetakan, fotografi, perekaman suara, dan sebagainya (Malthy dalam Tressia: 20: 37). Budaya popular yang paling disukai generasi muda adalah budaya Jepang, salah satunya adalah manga. Menurut Franz & Meier (1994:55), Manga adalah suatu cerita yang bertekanan pada gerak dan tindakan yang ditampilkan lewat urutan gambar yang dibuat secara khas dengan paduan kata-kata. Salah satu manga yang terkenal di Jepang adalah Mob Pyscho 100. Mob Psycho 100 volume 16 karya ONE yang juga pengarang serial manga One-Punch Man yang diterbitkan penerbit Shueisha. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan pendekatan semantik, dan metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif. Makna giongo shizengensou dalam manga ditunjukan dengan giongo (zuzuzu) yaitu tiruan suara gemerisik pohon, mono ga dasu oto dalam manga ditunjukan dengan giongo (bikitt) merupakan tiruan gelas pecah, doubutsu no nakigoe dalam manga ditunjukan dengan (nyaaa) merupakan tiruan hewan kucing, hito no koe dalam manga ditunjukan dengan (ahahaha) merupakan tiruan suara orang tertawa.
Kata Kunci : manga, giongo, semantik, jepang
Culture in today's society develops as a result of the ease of reproduction provided by technology such as printing, photography, sound recording, and so on (Malthy in Tressia: 20: 37). The popular culture that is most liked by the younger generation is Japanese culture, one of which is manga. According to Franz & Meier (1994: 55), Manga is a story that emphasizes movement and action which is displayed through a sequence of images created specifically with a combination of words. One of the famous manga in Japan is Mob Pyscho 100. Mob Psycho 100 volume 16 by ONE who is also the author of the One-Punch Man manga series published by Shueisha. This research is research that uses a semantic approach, and the research method used is descriptive analysis method. The meaning of giongo shizengensou in manga is indicated by giongo (zuzuzu), which is an imitation of the sound of a tree rustling, mono ga dasu oto in manga is indicated by giongo (bikitt), which is an imitation of broken glass, doubutsu no nakigoe in manga is indicated by (nyaaa), which is an imitation of a cat, hito no koe in the manga is indicated by (ahahaha) which is an imitation of the sound of someone laughing.
Keywords: manga, giongo, semantics, japan
Title: Makna Giongo Dalam Manga Mob Psyco 100 Volume 16
Description:
Budaya dalam masyarakat dewasa ini berkembang sebagai akibat dari kemudahan-kemudahan reproduksi yang diberikan oleh teknologi seperti percetakan, fotografi, perekaman suara, dan sebagainya (Malthy dalam Tressia: 20: 37).
Budaya popular yang paling disukai generasi muda adalah budaya Jepang, salah satunya adalah manga.
Menurut Franz & Meier (1994:55), Manga adalah suatu cerita yang bertekanan pada gerak dan tindakan yang ditampilkan lewat urutan gambar yang dibuat secara khas dengan paduan kata-kata.
Salah satu manga yang terkenal di Jepang adalah Mob Pyscho 100.
Mob Psycho 100 volume 16 karya ONE yang juga pengarang serial manga One-Punch Man yang diterbitkan penerbit Shueisha.
Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan pendekatan semantik, dan metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif.
Makna giongo shizengensou dalam manga ditunjukan dengan giongo (zuzuzu) yaitu tiruan suara gemerisik pohon, mono ga dasu oto dalam manga ditunjukan dengan giongo (bikitt) merupakan tiruan gelas pecah, doubutsu no nakigoe dalam manga ditunjukan dengan (nyaaa) merupakan tiruan hewan kucing, hito no koe dalam manga ditunjukan dengan (ahahaha) merupakan tiruan suara orang tertawa.
Kata Kunci : manga, giongo, semantik, jepang
Culture in today's society develops as a result of the ease of reproduction provided by technology such as printing, photography, sound recording, and so on (Malthy in Tressia: 20: 37).
The popular culture that is most liked by the younger generation is Japanese culture, one of which is manga.
According to Franz & Meier (1994: 55), Manga is a story that emphasizes movement and action which is displayed through a sequence of images created specifically with a combination of words.
One of the famous manga in Japan is Mob Pyscho 100.
Mob Psycho 100 volume 16 by ONE who is also the author of the One-Punch Man manga series published by Shueisha.
This research is research that uses a semantic approach, and the research method used is descriptive analysis method.
The meaning of giongo shizengensou in manga is indicated by giongo (zuzuzu), which is an imitation of the sound of a tree rustling, mono ga dasu oto in manga is indicated by giongo (bikitt), which is an imitation of broken glass, doubutsu no nakigoe in manga is indicated by (nyaaa), which is an imitation of a cat, hito no koe in the manga is indicated by (ahahaha) which is an imitation of the sound of someone laughing.
Keywords: manga, giongo, semantics, japan.
Related Results
Evolution of Antimicrobial Resistance in Community vs. Hospital-Acquired Infections
Evolution of Antimicrobial Resistance in Community vs. Hospital-Acquired Infections
Abstract
Introduction
Hospitals are high-risk environments for infections. Despite the global recognition of these pathogens, few studies compare microorganisms from community-acqu...
Attachment to Manga (Japanese Comics)
Attachment to Manga (Japanese Comics)
The purpose of this study is twofold. First, it seeks to conceptualize attachment to manga (Japanese comics) by extrapolating attachment theory’s behavioral markers to manga reader...
KLASIFIKASI MAKNA (Ditinjau dari Ranah Komunikasi)
KLASIFIKASI MAKNA (Ditinjau dari Ranah Komunikasi)
Kajian ini merupakan kajian linguistik yang membahas tentang klasifikasi makna (ditinjau dari ranah komunikasi). Dalam kajian ini di bahas klasifikasi makna atau arti (types of mea...
MAKNA DENOTATIF DAN KONOTATIF <em>HANA</em> (HIDUNG) PADA CERPEN “HANA†KARYA AKUTAGAWA RYUNOSUKE
MAKNA DENOTATIF DAN KONOTATIF <em>HANA</em> (HIDUNG) PADA CERPEN “HANA†KARYA AKUTAGAWA RYUNOSUKE
AbstrakPenelitian ini tentang makna denotatif dan konotatif hana (hidung) dalam cerpen “Hana†karya Akutagawa Ryunosukae. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui makna hidung ya...
ONOMATOPE (GIONGO) DALAM MANGA SPY X FAMILY KARYA TATSUYA ENDO: KAJIAN SEMANTIK
ONOMATOPE (GIONGO) DALAM MANGA SPY X FAMILY KARYA TATSUYA ENDO: KAJIAN SEMANTIK
Artikel ini mendeskripsikan tentang jenis dan makna giongo dalam manga Spy x Family karya Tatsuya Endo. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan jenis dan makna giongo. Me...
Clinical Implications of Cytopenias in the U.S. Immunodeficiency Network Registry
Clinical Implications of Cytopenias in the U.S. Immunodeficiency Network Registry
Rationale
The correlation between cytopenias and infection, malignancy, and mortality has not been systematically characterized in patients with inborn errors of ...
RELIGIUSITAS DALAM KUMPULAN PUISI CAHAYA MAHA CAHAYA KARYA EMHA AINUN NADJIB (RELIGIOSITY IN THE COLLECTION OF CAHAYA MAHA CAHAYA POEMS BY EMHA AINUN NADJIB)
RELIGIUSITAS DALAM KUMPULAN PUISI CAHAYA MAHA CAHAYA KARYA EMHA AINUN NADJIB (RELIGIOSITY IN THE COLLECTION OF CAHAYA MAHA CAHAYA POEMS BY EMHA AINUN NADJIB)
Religiusitas dalam Kumpulan Puisi Cahaya Maha Cahaya karya Emha Ainun Nadjib. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui makna religiusitas dalam kumpulan puisi Cahaya Maha Cahaya ka...
Analisis Perubahan Makna Kata dalam Novel Sisi Tergelap Surga Karya Brian Khrisna
Analisis Perubahan Makna Kata dalam Novel Sisi Tergelap Surga Karya Brian Khrisna
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perubahan makna kata yang terdapat pada novel Sisi Tergelap Surga karya Brian Khrisna. Pada penelitian ini peneliti mengguna...

